Pernah berhadapan dengan orang yang selalu merasa pendapatnya paling benar? Setiap kali kamu mencoba menjelaskan sudut pandang berbeda, dia justru sibuk membantah atau mencari alasan untuk mempertahankan pendapatnya. Diskusi yang awalnya terasa biasa pun bisa berubah menjadi perdebatan yang melelahkan.
Menghadapi orang seperti ini memang membutuhkan kesabaran ekstra. Kamu mungkin merasa perlu menjelaskan sesuatu berkali-kali agar dia memahami maksudmu. Namun, semakin keras kamu berusaha meyakinkannya, semakin panjang pula perdebatan yang terjadi. Akhirnya, energi dan waktumu habis untuk percakapan yang gak menghasilkan solusi.
Supaya gak terus terjebak dalam situasi tersebut, kamu perlu mengetahui cara merespons dengan tepat. Kamu tetap bisa menyampaikan pendapat, menjaga hubungan, dan mempertahankan batasan pribadi tanpa harus memenangkan setiap perdebatan. Berikut lima cara menghadapi orang yang selalu merasa benar.
