Punya teman yang hobi membandingkan pencapaian memang melelahkan. Obrolan santai bisa berubah jadi ajang adu karier, gaji, atau pencapaian pribadi. Belum lagi unggahan media sosial yang terasa seperti papan skor kehidupan. Kalau tidak hati-hati, kamu bisa terjebak iri hati medsos dan mulai meragukan diri sendiri.
Awalnya mungkin cuma merasa tidak nyaman. Lama-lama kamu jadi overthinking dan diam-diam mulai membandingkan diri. Padahal setiap orang punya timeline berbeda yang gak bisa disamakan. Supaya kesehatan mental tetap aman, yuk simak lima cara menghadapi teman yang suka membandingkan pencapaian.
