Belakangan ini, istilah doom spending semakin sering muncul untuk menggambarkan kebiasaan mengeluarkan uang demi mencari rasa lega atau menyenangkan diri sendiri, meski kondisi keuangan sebenarnya sedang tidak baik-baik saja. Ada yang melakukannya setelah hari yang melelahkan, ada pula yang tiba-tiba belanja karena merasa penat atau bosan. Sekilas memang terasa tidak masalah, tetapi jika terus diulang, pengeluaran kecil bisa berubah menjadi kebiasaan yang menguras isi rekening.
Kabar baiknya, mengurangi doom spending tidak berarti kamu harus berhenti menikmati hidup atau menolak semua keinginan belanja. Justru kebiasaan ini lebih mudah dikendalikan ketika dilakukan secara bertahap tanpa membuat diri sendiri merasa terlalu dibatasi. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.
