Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Ciri Kamu Telah Menghalangi Dirimu Sendiri Mencapai Impian, Hindari!

5 Ciri Kamu Telah Menghalangi Dirimu Sendiri Mencapai Impian, Hindari!
Ilustrasi wanita sedang merenung (pexels.com/Philip Justin Mamelic)
Share Article

Setiap orang pasti punya impian. Ada kalanya, kamu berada di situasi yang sebenarnya sudah tahu untuk melakukan upaya demi meraih impian itu, tapi gak kamu kerjakan. Dan ini terus berulang. Nah, hal itu bisa jadi karena dalam dirimu sebenarnya meyakini kalau kamu gak cukup baik untuk bisa meraih itu.

Perilaku menyabotase diri sendiri ini memang sering dilakukan, bahkan bisa jadi tanpa sadar. Oleh sebab itu, yuk, kenali ciri-ciri kalau kamu sudah jadi penghalang bagi raihan impianmu sendiri. Ini dia tanda self-sabotage yang mesti kamu waspadai!

1. Sering mengkritik diri sendiri

Ilustrasi pria (pexels.com/Ibraim Leonardo)
Ilustrasi pria (pexels.com/Ibraim Leonardo)

Tanda kalau kamu sudah menyabotase dan menghalangi jalan suksesmu sendiri, adalah dengan seringnya melakukan pembicaraan negatif. Kamu selalu mengkritik dirimu sendiri, misalnya saja kurang pandai, bukan terlahir dari kalangan berada, gak punya privilege, gak ada modal, dan sebagainya.

Citra diri negatif yang berulang-ulang ini, membuat alam bawah sadarmu meyakini kalau kamu memang tak pantas untuk sukses. Jadi, sia-sia saja dengan menetapkan berbagai rencana. Nantinya juga bakal gagal.

2. Menunda-nunda pekerjaan

ilustrasi malas kerja (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi malas kerja (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Sifat menunda-nunda pekerjaan biasanya identik dengan rasa malas. Padahal, rasa malas itu bisa muncul karena dipicu penilaian diri yang rendah.

Karena khawatir gagal atau melakukan kesalahan, akhirnya kamu jadi menunda-nunda tugas yang kamu tahu, harus dikerjakan. Tanpa sadar, penilaian dirimu sendiri yang rendah itu, memunculkan mental block yang menjadikan menunda sebagai mekanisme penghindaran.

3. Kamu lebih menyukai kesenangan sementara

Ilustrasi nonton TV (unsplash.com/Mollie Sivaram)
Ilustrasi nonton TV (unsplash.com/Mollie Sivaram)

Never trade temporary pleasure for permanent regret (Dave Willis, penulis buku The Naked Marriage)

Ciri lain dari self-sabotage yang bisa menghalangi jalan sukses meraih impianmu, adalah kebiasaan untuk memilih kesenangan sementara, dibayar dengan rasa sakit di masa depan. Misalnya saja, kamu tahu kalau pekerjaanmu itu banyak. Tapi alih-alih dikerjakan, malah kamu bela-belain menonton drama favoritmu. Akhirnya, pekerjaanmu jadi diselesaikan dengan terburu-buru, bahkan jadi molor dari jadwal.

4. Sering menyalahkan orang lain

Ilustrasi pria menunjuk (pixabay.com/splitshire)
Ilustrasi pria menunjuk (pixabay.com/splitshire)

Memang benar, terkadang rencanamu itu bisa gagal akibat kesalahan orang lain. Tapi, hati-hati jika sikap sering mencari kambing hitam ini sudah jadi kebiasaan. Karena bisa jadi pertanda sabotase diri sendiri.

Karena dalam diri kamu ada ketakutan untuk mengulik akar masalah dari kegagalan yang kamu temui, makanya, kamu jadi memilih menyalahkan orang lain. Misalnya saja, hingga kini belum juga mendapat kerja, yang disalahkan pemerintah. Padahal, kalau dirimu mau jujur, kesempatan itu pasti ada. Hanya saja, dirimu terlalu enggan untuk berusaha lebih.

5. Gampang menyerah

Ilustrasi wanita merenung (pexels.com/Austin Guevara)
Ilustrasi wanita merenung (pexels.com/Austin Guevara)

Selain menunda-nunda pekerjaan, hal lain yang sering jadi ciri self-sabotage, adalah dengan menghindari masalah. Padahal, yang namanya mencapai impian itu, gak akan pernah mudah. Pastilah akan bertemu dengan hambatan yang menghadang.

Dan di situlah, tekadmu diuji. Seberapa besar keinginanmu untuk meraih impian itu, sehingga apa pun masalah yang kamu temui, bukan bikin kamu mundur, malah membuatmu mendorong diri sendiri sampai mampu melewati hambatan tersebut.

Hal-hal di atas tadi, boleh jadi, adalah faktor yang membuatmu hingga kini belum juga meraih apa yang kamu cita-citakan. Karena itu, yuk, mulai berbenah diri. Kurangi self-talk negatif dan ganti dengan positif. Supaya alam bawah sadarmu yakin, kalau kamu mampu dan bisa!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

5 Cara Menentukan Tujuan Keuangan agar Lebih Mudah Tercapai

10 Jul 2025, 10:07 WIBBusiness
Topics
Editorial Team
L A L A .
EditorL A L A .

Related Articles

See More