Hampir semua orang pernah mengalaminya. Saat berhenti di lampu merah, tiba-tiba seorang anak kecil menghampiri sambil mengulurkan tangan, menjual tisu, mengamen, atau sekadar meminta uang. Di satu sisi, hati terasa terenyuh melihat mereka harus berada di jalanan pada usia yang seharusnya digunakan untuk belajar dan bermain. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan yang tak kalah besar: apakah memberi uang benar-benar membantu?
Dilema ini menjadi perdebatan yang terus muncul di berbagai kalangan. Sebagian orang beranggapan bahwa memberi uang adalah bentuk kepedulian terhadap sesama. Sementara itu, ada pula yang khawatir bahwa tindakan tersebut justru membuat anak-anak tetap berada di jalan dan tidak mendapatkan solusi yang lebih baik. Lalu, bagaimana sebenarnya melihat persoalan ini secara lebih bijak? Berikut lima dilema yang sering muncul ketika berhadapan dengan anak jalanan.
