Pertemuan pertama sering menjadi momen yang menentukan arah sebuah hubungan sosial. Dalam hitungan detik, seseorang dapat membentuk penilaian awal berdasarkan cara berbicara, ekspresi wajah, bahasa tubuh, hingga sikap yang ditunjukkan. Walaupun penilaian tersebut belum tentu sepenuhnya akurat, kesan pertama tetap memiliki pengaruh yang kuat terhadap interaksi berikutnya.
Menariknya, kesan pertama gak hanya berlaku dalam hubungan pertemanan, tetapi juga lingkungan kerja, komunitas, bahkan hubungan asmara. Itulah sebabnya banyak orang berusaha menampilkan versi terbaik dari dirinya ketika bertemu orang baru agar komunikasi dapat berkembang secara positif. Supaya lebih memahami alasan di balik fenomena tersebut, yuk simak pembahasannya sampai selesai.
