Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ilustrasi membuat rencana sederhana (magnific.com/magnific)
  • Menyusun rencana harian realistis dengan tiga prioritas utama membantu aktivitas lebih terarah, sambil menyisakan waktu untuk istirahat dan hal tak terduga.
  • Menetapkan batasan dengan menolak permintaan yang tidak sesuai prioritas, serta mencatat pengeluaran dan menyisihkan tabungan, membantu mengelola waktu, energi, dan keuangan.
  • Menjaga tidur, makan, aktivitas fisik, serta melakukan evaluasi singkat sebelum tidur membantu mengenali kebutuhan diri, pola keseharian, dan perbaikan untuk esok hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah merasa kehidupan berjalan begitu cepat sampai kamu kesulitan mengatur semuanya? Pekerjaan datang silih berganti, jadwal semakin padat, dan berbagai tuntutan terkadang membuatmu merasa kewalahan. Dalam situasi seperti ini, kamu mungkin merasa hanya mengikuti keadaan tanpa memiliki cukup waktu untuk menentukan hal-hal yang sebenarnya ingin dilakukan. Hari-hari pun terasa melelahkan karena banyaknya tanggung jawab yang harus diselesaikan.

Perasaan tersebut bisa muncul ketika kamu mulai kehilangan kendali atas rutinitas dan keputusan sehari-hari. Padahal, ada banyak hal sederhana yang masih bisa kamu atur, mulai dari menentukan prioritas, mengelola waktu, hingga memilih cara merespons suatu keadaan. Memberikan perhatian pada hal-hal tersebut bisa membantumu menjalani aktivitas dengan lebih terarah dan mengurangi perasaan kewalahan.

Memiliki kendali atas hidup memang membutuhkan proses dan kebiasaan yang dibangun secara konsisten. Kamu bisa memulainya dengan langkah sederhana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan diri sendiri. Gak perlu terburu-buru mengubah seluruh rutinitas sekaligus. Berikut lima kebiasaan yang bisa kamu terapkan agar kehidupan sehari-hari terasa lebih teratur dan terkendali!

1. Membuat rencana sederhana sebelum memulai hari

Ilustrasi membuat rencana sederhana (magnific.com/magnific)

Membiasakan diri membuat rencana harian bisa membantumu menjalani aktivitas dengan lebih terarah. Kamu jadi punya gambaran mengenai hal-hal yang perlu diselesaikan dan waktu yang bisa digunakan untuk setiap kegiatan. Kebiasaan ini juga membuatmu lebih mudah menentukan mana pekerjaan yang perlu didahulukan.

Kamu bisa memulainya dengan menuliskan tiga prioritas utama setiap pagi. Misalnya, menyelesaikan pekerjaan, membayar tagihan, dan meluangkan waktu untuk berolahraga. Gunakan catatan kecil, aplikasi pengingat, atau kalender digital agar rencana tersebut mudah dipantau. Namun, jangan membuat jadwal yang terlalu padat hingga sulit dijalankan. Sisakan waktu untuk beristirahat dan menghadapi hal-hal tak terduga. Dengan perencanaan yang realistis, kamu bisa menjalani hari dengan lebih tenang.

2. Berani mengatakan tidak pada hal yang gak sesuai prioritas

Ilustrasi berani menyuarakan pendapat (magnific.com/magnific)

Terlalu sering menyetujui permintaan orang lain bisa membuat waktumu habis untuk berbagai urusan. Kamu mungkin menerima ajakan, mengambil tanggung jawab tambahan, atau membantu seseorang meskipun sebenarnya sedang punya banyak pekerjaan. Jika terus dilakukan, kebiasaan ini bisa membuatmu kesulitan mengatur kebutuhan sendiri.

Mulailah membiasakan diri mempertimbangkan setiap permintaan sebelum memberikan jawaban. Kamu bisa menolak dengan sopan ketika memang gak punya waktu atau merasa keberatan. Misalnya, mengatakan, "Maaf, kali ini aku belum bisa ikut karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan." Belajar mengatakan tidak merupakan bagian dari menetapkan batasan pribadi. Kamu bisa menggunakan waktu dan energimu untuk hal-hal yang memang penting. Dengan begitu, keputusan sehari-hari terasa lebih sesuai dengan kebutuhan dan prioritasmu.

3. Mengatur keuangan dan mencatat pengeluaran

Ilustrasi mengatur keuangan (magnific.com/pressfoto)

Kondisi keuangan sering kali memengaruhi perasaan aman dalam menjalani kehidupan. Ketika gak mengetahui ke mana uang digunakan, kamu mungkin merasa kesulitan memenuhi kebutuhan atau mempersiapkan rencana ke depan. Karena itu, membiasakan diri mencatat pengeluaran bisa menjadi langkah sederhana untuk mendapatkan gambaran kondisi keuangan.

Kamu bisa mulai dengan mencatat setiap transaksi harian, mulai dari membeli makanan, membayar transportasi, hingga berbelanja kebutuhan rumah. Setelah itu, kelompokkan pengeluaran berdasarkan kebutuhan agar kamu mengetahui bagian mana yang perlu diperhatikan. Cara ini juga membantumu mengenali kebiasaan belanja yang kurang diperlukan.

Selain mencatat pengeluaran, cobalah menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan atau dana darurat sesuai kemampuan. Kamu gak harus langsung menetapkan nominal besar. Mulailah dari jumlah yang realistis agar kebiasaan mengelola uang bisa dilakukan secara konsisten.

4. Menjaga rutinitas yang mendukung kesehatan diri

Ilustrasi menjaga pola waktu tidur (pexels.com/Miriam Alonso)

Merasa punya kendali atas hidup juga berkaitan dengan bagaimana kamu memperlakukan tubuh dan pikiran setiap hari. Rutinitas sederhana seperti menjaga waktu tidur, mengonsumsi makanan bergizi, dan melakukan aktivitas fisik bisa membantu menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar. Ketika kebutuhan dasar tubuh terpenuhi, kamu pun bisa menjalani berbagai aktivitas dengan lebih nyaman dan bersemangat. Perhatian terhadap kesehatan juga menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.

Kamu bisa memulainya dengan menentukan jam tidur yang lebih teratur, menyediakan waktu untuk berjalan kaki, atau membiasakan diri minum air putih yang cukup. Jika memiliki jadwal padat, pilih aktivitas yang mudah disisipkan ke dalam keseharian agar gak terasa membebani. Misalnya, berjalan kaki selama 15–20 menit setelah bekerja, membawa bekal dari rumah, atau menyempatkan diri melakukan peregangan di sela-sela pekerjaan. Pilihan sederhana tersebut bisa menjadi awal untuk membangun pola hidup yang lebih sehat.

Konsistensi dalam menjaga kesehatan bisa memberikan rasa puas karena kamu menyadari telah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri. Seiring waktu, kamu juga akan semakin peka terhadap kebutuhan tubuh dan memahami kapan harus beristirahat ketika mulai merasa lelah. Cobalah menghargai setiap usaha kecil yang sudah kamu lakukan. Dengan begitu, menjaga kesehatan bisa menjadi bagian dari rutinitas yang terasa menyenangkan dan lebih mudah dipertahankan.

5. Mengevaluasi diri sebelum mengakhiri hari

Ilustrasi mengevaluasi diri (pexels.com/cottonbro studio)

Meluangkan waktu untuk mengevaluasi kegiatan harian bisa membantumu memahami perkembangan diri. Kamu dapat melihat berbagai hal yang berhasil dilakukan, keputusan yang perlu diperbaiki, serta pengalaman yang memberikan pelajaran baru. Dari proses tersebut, kamu bisa mengenali kebiasaan yang sudah berjalan baik dan hal-hal yang masih perlu mendapat perhatian. Kebiasaan evaluasi juga membuatmu lebih sadar terhadap arah kehidupan yang sedang dijalani.

Sebelum tidur, cobalah meluangkan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit untuk menuliskan beberapa hal. Misalnya, apa yang berhasil kamu selesaikan hari ini, pengalaman apa yang membuatmu merasa senang, dan hal apa yang ingin diperbaiki keesokan harinya. Kamu juga bisa mencatat kejadian kecil yang memberikan kesan tersendiri. Gak perlu menulis terlalu panjang karena beberapa catatan sederhana sudah cukup untuk membantu proses refleksi.

Melalui kebiasaan tersebut, kamu bisa mengenali pola yang memengaruhi keseharian dan memahami responsmu terhadap berbagai situasi. Catatan harian juga bisa menjadi pengingat ketika kamu merasa kehilangan arah atau kesulitan menentukan langkah berikutnya. Merasa punya kendali atas hidup dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kamu bisa mulai dengan menyusun prioritas, menentukan tujuan kecil, dan belajar mengambil keputusan berdasarkan pengalaman yang sudah dilewati. Perlahan, langkah tersebut dapat membantumu membangun kehidupan yang terasa lebih terarah dan sesuai dengan keinginanmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article