Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 MBTI yang Paling Gampang Baper, Padahal Cuma Diajak Bercanda

3 min read
5 MBTI yang Paling Gampang Baper, Padahal Cuma Diajak Bercanda
ilustrasi pria dan wanita (unsplash.com/Gabriel Ponton)
  • Artikel menyoroti INFP, ISFJ, ENFP, INFJ, dan ESFJ sebagai tipe MBTI yang lebih mudah terbawa perasaan oleh candaan atau perhatian kecil dari gebetan.
  • INFP dan ISFJ cenderung menyimpan serta mengingat ucapan sederhana, lalu memikirkan kemungkinan makna dan kedekatan di balik interaksi tersebut.
  • ENFP, INFJ, dan ESFJ mudah merasakan koneksi dari percakapan hangat, energi interaksi, nada bicara, maupun perhatian, sehingga candaan terasa lebih spesial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Obrolan santai dengan gebetan kadang terasa biasa saja bagi sebagian orang. Namun, bagi beberapa orang lain, candaan kecil bisa langsung terasa spesial. Dari satu kalimat sederhana, pikiran sudah mulai membayangkan banyak kemungkinan.

Dalam MBTI, ada tipe-tipe yang dikenal lebih sensitif terhadap perhatian kecil dari orang yang mereka suka. Mereka mudah menangkap makna tersembunyi di balik kata-kata atau sikap sederhana. Bahkan candaan ringan dari gebetan bisa langsung membuat hati mereka ikut terbawa suasana. Penasaran siapa aja mereka? Ini lima MBTI yang paling gampang baper padahal cuma diajak bercanda.

  1. 1. INFP

    ilustrasi dua orang mengobrol
    ilustrasi dua orang mengobrol (unsplash.com/Matheus Câmara da Silva)

    INFP dikenal punya dunia imajinasi yang cukup luas, terutama ketika berkaitan dengan perasaan. Saat gebetan melempar candaan yang terdengar manis atau sedikit menggoda, mereka sering memikirkannya lebih lama dari yang seharusnya. Di kepala mereka, satu kalimat bisa berkembang menjadi berbagai kemungkinan cerita.

    INFP juga tipe yang suka menyimpan perasaan secara diam-diam. Mereka jarang langsung menunjukkan reaksi berlebihan di depan orang yang disukai. Namun setelah percakapan selesai, kalimat sederhana dari gebetan bisa terus terputar di pikiran dan membuat hati mereka ikut berbunga-bunga.

  2. 2. ISFJ

    ilustrasi mengobrol santai
    ilustrasi mengobrol santai (unsplash.com/Getty Images)

    ISFJ termasuk tipe yang peka terhadap sikap orang lain, apalagi kalau sudah menyangkut orang yang mereka sukai. Ketika gebetan bercanda atau memberikan perhatian kecil, mereka mudah merasa tersentuh. Bagi mereka, candaan sederhana bisa terasa seperti bentuk kedekatan.

    ISFJ juga dikenal teliti dalam mengingat detail. Kalimat ringan yang mungkin dianggap biasa oleh orang lain justru bisa mereka ingat cukup lama. Dari situ, perasaan baper sering muncul pelan-pelan karena mereka terus memikirkan momen tersebut.

  3. 3. ENFP

    ilustrasi wanita dan pria berbicara
    ilustrasi wanita dan pria berbicara (unsplash.com/Leslie Jones)

    ENFP biasanya sangat menikmati interaksi yang seru dan penuh energi. Ketika ngobrol dengan gebetan yang nyambung, mereka bisa langsung terbawa suasana dan merasa percakapannya berjalan menyenangkan. Candaan kecil sering membuat mereka merasa hubungan itu terasa lebih dekat.

    ENFP juga suka membayangkan berbagai kemungkinan menarik dari sebuah hubungan. Pikiran mereka bergerak cepat saat merasakan koneksi yang menyenangkan dengan seseorang. Akibatnya, candaan sederhana dari gebetan bisa terasa lebih spesial daripada yang sebenarnya terjadi.

  4. 4. INFJ

    ilustrasi teman mengobrol
    ilustrasi teman mengobrol (unsplash.com/Jose Vazquez)

    INFJ termasuk tipe yang sering memikirkan makna di balik sikap seseorang. Saat gebetan bercanda atau menyampaikan sesuatu dengan nada hangat, mereka cenderung mencoba memahami maksudnya lebih dalam. Hal ini membuat momen kecil terasa cukup berarti bagi mereka.

    INFJ juga sangat peka terhadap suasana emosional dalam percakapan. Mereka bisa menangkap perubahan nada bicara, ekspresi, atau cara seseorang merespons candaan. Dari situ, perasaan baper bisa muncul karena mereka merasa ada kedekatan yang berbeda.

  5. 5. ESFJ

    ilustrasi mengobrol
    ilustrasi mengobrol (unsplash.com/Erick Matahine)

    ESFJ sangat menikmati interaksi yang terasa hangat dan penuh perhatian. Ketika gebetan sering bercanda atau terlihat nyaman saat berbicara dengan mereka, hati ESFJ biasanya langsung ikut senang. Mereka merasa momen seperti itu menunjukkan adanya koneksi yang menyenangkan.

    ESFJ juga suka membangun kedekatan lewat komunikasi yang ringan. Candaan sederhana bisa membuat mereka merasa hubungan berjalan dengan baik. Dari situ, perasaan mudah berkembang karena mereka merasa dihargai dan diperhatikan.

    Perasaan baper sebenarnya hal yang cukup wajar ketika seseorang mulai tertarik pada orang lain. Beberapa MBTI hanya lebih peka terhadap perhatian kecil yang muncul dalam interaksi sehari-hari. Selama tetap santai menjalaninya, momen seperti ini justru bisa membuat proses pendekatan terasa lebih seru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More