Pernahkah kamu merasa terjebak dalam siklus kekecewaan dan luka emosional yang sulit untuk sembuh? Rasanya seperti ada bagian dalam diri yang hilang atau terluka, dan meskipun mencoba berbagai cara, perasaan itu tetap membekas. Di tengah banyaknya konsep tentang healing, ada satu yang kerap terlupakan: self-reparenting, atau pengasuhan diri sendiri. Teknik ini bukan hanya soal menyembuhkan luka lama, tetapi juga tentang membangun kembali hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri.
Penting untuk menyadari bahwa pemulihan bukanlah perjalanan linear. Terkadang kita harus memulai kembali dari titik yang lebih rendah untuk bisa melangkah lebih tinggi. Self-reparenting adalah salah satu pendekatan yang memberikan kesempatan untuk menyembuhkan dan merawat diri dengan cara yang lebih penuh kasih sayang dan tanggung jawab. Bukan sekadar menghilangkan rasa sakit, tetapi memberi ruang untuk pertumbuhan yang lebih positif.
