Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tipe Orang Paling Rentan Mengalami Sunday Scaries, Kamu Termasuk?
ilustrasi mengalami sunday scaries (pexels.com/www.kaboompics.com)
  • Sunday scaries adalah rasa cemas dan gelisah yang muncul menjelang hari Senin, sering dialami oleh orang yang merasa terbebani pekerjaan atau rutinitas harian.

  • Ada lima tipe orang paling rentan mengalaminya: mereka yang burnout, overthinker, tidak suka pekerjaannya, perfeksionis, serta sulit memisahkan waktu kerja dan pribadi.

  • Kondisi ini bukan sekadar rasa malas, tapi tanda tubuh dan pikiran lelah sehingga penting mengenali penyebabnya demi menjaga kesehatan mental di tengah tekanan kerja.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Minggu malam seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat sebelum memulai minggu yang baru. Namun, bagi sebagian orang, waktu tersebut justru dipenuhi rasa cemas, gelisah, dan pikiran tentang pekerjaan atau aktivitas esok hari. Kondisi ini dikenal dengan istilah Sunday scaries, yaitu perasaan tidak nyaman yang muncul menjelang hari Senin.

Fenomena ini bisa dialami siapa saja, tetapi ada beberapa tipe orang yang biasanya lebih rentan mengalaminya. Mulai dari pekerja yang sedang burnout hingga mereka yang sulit memisahkan waktu kerja dan waktu pribadi. Kira-kira, apakah kamu termasuk salah satunya?

1. Si burnout yang sudah kelelahan mental

ilustrasi seorang pria mengalami burnout (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Orang yang sedang mengalami burnout biasanya paling mudah terkena Sunday scaries. Setelah menjalani minggu kerja yang melelahkan, tubuh mungkin sudah beristirahat saat akhir pekan, tetapi pikiran mereka masih dipenuhi rasa capek dan tekanan pekerjaan yang belum selesai.

Akibatnya, Minggu malam terasa menegangkan karena mereka mulai membayangkan rutinitas melelahkan yang akan kembali dijalani keesokan harinya. Bahkan, ada yang merasa cemas hanya karena mendengar alarm atau melihat notifikasi pekerjaan muncul di ponsel.

2. Si overthinker yang sulit mematikan pikiran

ilustrasi seorang perempuan overthinking (pexels.com/Ron Lach)

Tipe ini cenderung terus memikirkan berbagai hal terkait pekerjaan meski akhir pekan belum selesai. Mulai dari tugas yang belum selesai, rapat hari Senin, hingga kemungkinan masalah yang bahkan belum tentu terjadi sering muncul di kepala mereka saat Minggu malam.

Karena pikirannya terus aktif, orang seperti ini biasanya sulit benar-benar rileks saat akhir pekan. Tidak sedikit yang akhirnya jadi susah tidur atau merasa gelisah tanpa alasan yang jelas hanya karena terlalu banyak memikirkan minggu kerja yang akan dimulai.

3. Si yang tidak suka pekerjaannya

ilustrasi seorang pria tidak suka pekerjaannya (magnific.com/jcomp)

Orang yang sebenarnya sudah tidak nyaman dengan pekerjaannya juga lebih rentan mengalami Sunday scaries. Ketika pekerjaan terasa membebani atau lingkungan kerja tidak sehat, Minggu malam sering menjadi pengingat bahwa mereka harus kembali menghadapi situasi yang tidak disukai.

Akibatnya, akhir pekan pun terasa cepat berlalu dan tidak benar-benar menyenangkan. Bahkan, ada yang mulai merasa sedih atau kehilangan semangat sejak Minggu sore karena membayangkan harus kembali bekerja keesokan paginya.

4. Si perfeksionis yang selalu ingin produktif

ilustrasi seorang perempuan perfeksionis (pexels.com/Hanna Pad)

Perfeksionis biasanya sulit benar-benar menikmati waktu istirahat karena merasa harus terus produktif setiap saat. Saat akhir pekan belum digunakan secara "maksimal", mereka justru merasa bersalah atau cemas memikirkan pekerjaan yang belum sempurna.

Kebiasaan tersebut membuat Minggu malam terasa lebih berat karena mereka mulai menyusun berbagai target untuk minggu berikutnya. Bukannya merasa siap menghadapi hari Senin, mereka justru semakin tertekan oleh ekspektasi yang dibuat sendiri.

5. Si yang sulit memisahkan kerja dan kehidupan pribadi

ilustrasi seorang perempuan bekerja (freepik.com/senivpetro)

Beberapa orang terbiasa membawa pekerjaan ke luar jam kerja, termasuk saat akhir pekan. Mereka masih sering membuka email kantor, membalas chat pekerjaan, atau memikirkan tugas meski seharusnya sedang beristirahat.

Karena tidak memiliki batas yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, pikiran mereka sulit benar-benar rileks. Akibatnya, Sunday scaries muncul lebih kuat karena tubuh dan mental tidak pernah benar-benar mendapatkan waktu istirahat yang cukup dari rutinitas kerja.

Itulah beberapa tipe orang yang rentan mengalami Sunday scaries. Sunday scaries bukan sekadar rasa malas menghadapi hari Senin. Kondisi ini sering menjadi tanda bahwa tubuh dan pikiran sedang lelah atau terlalu terbebani oleh rutinitas sehari-hari. Karena itu, penting untuk mulai mengenali penyebabnya agar kesehatan mental tetap terjaga di tengah tekanan pekerjaan maupun aktivitas harian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article