Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Tetap Positif dan Sabar Selama Puasa

rileks
ilustrasi rileks (freepik.com/freepik)

Puasa Ramadan bukan cuma soal menahan lapar dan haus, tapi juga menahan emosi, menjaga kesabaran, dan tetap positif menghadapi hari. Aktivitas sehari-hari yang tetap harus dijalani, perubahan pola makan, serta kurang tidur sering bikin mood mudah terganggu. Banyak orang merasa cepat tersinggung, stres, atau kehilangan semangat, padahal bulan suci ini seharusnya jadi momen ketenangan dan refleksi diri.

Untungnya, ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu kamu menjaga pikiran tetap tenang, hati lebih sabar, dan semangat beribadah tetap terjaga. Mulai dari mengatur jadwal harian, melakukan teknik pernapasan atau meditasi singkat, hingga menyalurkan emosi dengan cara positif, semuanya bisa diterapkan tanpa ribet. Dengan kebiasaan kecil tapi konsisten, kamu bisa menjalani Ramadan dengan lebih damai, fokus, dan penuh energi. Berikut lima cara praktis yang bisa langsung kamu praktikkan.

1. Mulai hari dengan niat dan doa yang tulus

doa
ilustrasi doa (freepik.com/freepik)

Menjaga hati tetap positif dimulai dari niat yang kuat. Sebelum sahur atau memulai aktivitas, luangkan waktu beberapa menit untuk menenangkan diri, membaca doa, dan mengingat tujuan puasa. Niat yang tulus membantu kamu menghadapi hari dengan fokus dan sabar, meski banyak tantangan.

Selain itu, memulai hari dengan dzikir singkat atau afirmasi positif bisa meningkatkan mood. Pikiran yang tenang akan membuat tubuh lebih rileks dan emosi lebih mudah dikendalikan.

Tips tambahan, jangan lupa syukuri hal kecil setiap pagi, misalnya masih diberi kesempatan sahur atau memiliki waktu luang sebentar. Bersyukur sejak awal hari membuat kamu lebih sabar dan positif sepanjang puasa.

2. Kelola ekspektasi dan jangan terlalu keras pada diri sendiri

ilustrasi mengatur ulang prioritas pekerjaan (freepik.com/freepik)
ilustrasi mengatur ulang prioritas pekerjaan (freepik.com/freepik)

Seringkali stres muncul karena ekspektasi berlebihan, misalnya harus sempurna dalam ibadah atau pekerjaan. Selama Ramadan, penting untuk realistis. Fokus pada hal yang bisa dikontrol, dan jangan terlalu keras pada diri sendiri jika ada yang belum tercapai.

Buat daftar prioritas sederhana. Dengan menyelesaikan hal penting dulu, kamu mengurangi tekanan dan lebih mudah bersabar menghadapi hal-hal lain yang bisa ditunda.

Selain itu, beri diri waktu untuk istirahat atau aktivitas ringan yang menyenangkan. Istirahat cukup membantu tubuh dan pikiran tetap stabil, sehingga emosi lebih mudah dijaga dan mood tetap positif.

3. Tetap aktif secara fisik dan mental

ilustrasi jalan pagi (freepik.com/prostooleh)
ilustrasi jalan pagi (freepik.com/prostooleh)

Olahraga ringan seperti stretching, jalan santai, atau yoga bisa membantu tubuh tetap segar dan pikiran lebih tenang. Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah dan hormon endorfin yang bikin mood lebih positif.

Selain tubuh, latih juga pikiran dengan membaca, menulis jurnal, atau aktivitas kreatif lain. Menulis hal-hal yang kamu syukuri atau mengekspresikan perasaan bisa jadi cara ampuh menenangkan hati.

Tips tambahan, lakukan aktivitas ini di waktu yang nyaman, misalnya sebelum berbuka atau setelah tarawih, agar energi tidak terkuras terlalu banyak selama puasa. Dengan tubuh dan pikiran yang aktif, kesabaran dan positif thinking lebih mudah dijaga.

4. Hindari situasi atau konten yang memicu stres

ilustrasi Batasi waktu bermain media sosial (freepik.com/prostooleh)
ilustrasi Batasi waktu bermain media sosial (freepik.com/prostooleh)

Media sosial dan berita terkadang bikin emosi cepat naik, terutama saat puasa. Batasi waktu men-scroll atau pilih konten yang menenangkan dan inspiratif. Ini bikin hati lebih ringan dan emosi lebih stabil.

Selain itu, hindari konflik yang tidak penting. Jika situasi memicu emosi, tarik napas, beri jarak, atau tunda diskusi sampai suasana lebih tenang. Cara sederhana ini bisa mencegah pertengkaran dan menjaga kesabaran.

Tips tambahan, fokus pada hal-hal positif di sekelilingmu, seperti keluarga, sahabat, atau momen menyenangkan saat puasa. Pikiran yang terjaga dari hal negatif bikin kamu lebih sabar dan hati tetap ringan.

5. Praktikkan kesabaran melalui ibadah dan refleksi diri

ibadah
ilustrasi ibadah (freepik.com/freepik)

Puasa adalah latihan sabar yang terbaik. Manfaatkan waktu untuk ibadah, membaca Al-Qur’an, atau dzikir agar hati lebih tenang dan pikiran lebih positif. Aktivitas spiritual ini membantu kamu mengendalikan emosi dan menghadapi tantangan sehari-hari dengan lapang.

Selain ibadah, luangkan waktu refleksi diri. Catat hal-hal yang berhasil kamu syukuri, atau evaluasi hal-hal yang bisa diperbaiki. Refleksi rutin bikin kamu lebih sadar dan sabar menghadapi diri sendiri serta orang lain.

Tips tambahan, jangan lupa memberi reward kecil untuk diri sendiri, misalnya camilan sehat saat berbuka atau waktu santai sebentar. Cara ini bikin hati tetap senang dan sabar selama puasa.

Menjaga pikiran tetap positif dan hati sabar selama puasa memang menantang, tapi bisa dilakukan dengan kebiasaan sederhana. Mulai dari niat yang tulus, mengelola ekspektasi, aktivitas fisik dan mental, menghindari stres, hingga refleksi diri, semuanya membantu kamu lebih tenang dan bahagia. Terapkan tips di atas, dan rasakan Ramadan lebih bermakna, penuh kesabaran, dan energi positif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Gaya Lamaran Gabriella Larasati, Anggunnya bak Peri!

19 Feb 2026, 18:22 WIBLife