Pernah mengetukkan kaki ketika gugup, memainkan ujung rambut saat sedang berpikir, atau tanpa sadar menggoyangkan kaki ketika duduk? Gerakan-gerakan kecil seperti ini sebenarnya cukup umum dilakukan ketika seseorang sedang tegang, bersemangat, berkonsentrasi, atau membutuhkan cara untuk menyalurkan energi.
Dalam konteks neurodiversitas, perilaku seperti ini sering disebut stimming, singkatan dari self-stimulatory behavior. Stimming dapat berupa gerakan tubuh, suara, atau aktivitas berulang yang memberikan stimulasi sensorik. Bagi sebagian orang, aktivitas tersebut bisa membantu mengatur emosi atau membuat diri terasa lebih nyaman. Berikut beberapa contoh kebiasaan stimming sehat yang bisa membantu meredakan kecemasan. Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!
