Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Cara Simpel Menjadi Pribadi yang Disenangi Banyak Orang

7 Cara Simpel Menjadi Pribadi yang Disenangi Banyak Orang
ilustrasi persahabatan (pexels.com/Si Luan Pham)

Siapa, sih yang gak mau kehadirannya dinantikan dan punya banyak teman? Tentu saja kamu juga menginginkan hal serupa, dong. Sayangnya, tidak semua orang punya sifat humble, atau mudah bergaul dengan orang yang belum dikenalnya. Apalagi jika kamu tergolong pribadi yang pendiam. Pasti susah ketika ingin membuka obrolan lebih dulu.

Tenang, kamu gak harus memaksakan diri menjadi sosok yang easy going, kok. Sebab ada jalan lain untuk bisa disenangi banyak orang. Seperti tujuh cara di bawah ini. Terlihat simpel memang, tapi jangan salah dampaknya dapat langsung kamu rasakan seketika, lho!

1. Selalu tebarkan senyum ketika berpapasan dengan orang lain

ilustrasi persahabatan (pexels.com/Diva Plavalaguna)
ilustrasi persahabatan (pexels.com/Diva Plavalaguna)

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah selalu tersenyum setiap kali bertemu dengan orang lain. Baik yang sudah kamu kenal akrab atau baru sekadar tahu namanya saja. Nah, terdengar mudah bukan? Awalnya memang kamu bakal merasa malu dan canggung. Maklum, namanya juga belum terbiasa.

Tapi tahukah kamu? Dengan menebar senyuman tulus ke orang lain, bakal membuatmu terlihat memancarkan aura yang positif, lho. Mereka juga akan menilai dirimu sebagai pribadi yang hangat dan baik hati. Lain kali jangan kaget, jika ada yang tersenyum dan menyapamu duluan. 

2. Usahakan untuk berpikir dulu sebelum berbicara dan bertindak

ilustrasi dua sahabat (pexels.com/Zen Chung)
ilustrasi dua sahabat (pexels.com/Zen Chung)

Mulai sekarang pegang prinsip ini. Kamu harus banyak berpikir sebelum bicara dan mengambil sikap. Meskipun hanya dalam konteks bercanda saja, ya. Jangan sampai gara-gara kata-kata 'pedasmu' itu, hati orang yang mendengarnya jadi tersakiti. Begitu pula ketika kamu hendak melakukan sesuatu. Pertimbangkan dulu dampak buruknya seperti apa.

Dengan begitu, kamu tidak hanya terhindar dari konflik, tapi juga membuatmu dianggap sebagai sosok yang bijak serta dewasa. Tidak usah heran kalau setelah itu, semakin banyak teman yang ingin dekat dan bergaul denganmu. Karena bersamamu mereka merasa sangat dihargai.

3. Gak gampang baper sama omongan orang

ilustrasi bercanda sama teman (pexels.com/kat wilcox)
ilustrasi bercanda sama teman (pexels.com/kat wilcox)

Kamu sudah berusaha menjaga sikap serta lisan supaya tidak menyinggung perasaan orang. Tapi bagaimana jadinya jika ada teman yang suka berkata ceplas-ceplos dan bertindak seenaknya? Bolehkah kamu merasa tersinggung? Tentu saja boleh. Asalkan jangan membuat dirimu jadi orang yang gampang baper, ya.

Tetap lihat dulu niat temanmu itu sekadar bercanda atau memang punya maksud jelek. Tilik pula kata-kata serta tindakannya. Jika dirasa sudah berlebihan lebih baik bilang terus terang dengan tegas. Toh, selama ini kamu gak pernah sengaja menyakiti hatinya, kan? Harusnya dia bisa melakukan hal yang sama, dong.

4. Jangan pernah mudah mengumbar janji kalau gak yakin bisa menepati

ilustrasi ngobrol bareng (pexels.com/SHVETS production)
ilustrasi ngobrol bareng (pexels.com/SHVETS production)

Kata orang janji itu seperti utang, harus segera dilunasi sesuai kesepakatan. Makanya, jika sekiranya kamu gak yakin bisa menepati jangan pernah berani bilang janji, ya. Karena sekalinya seseorang 'tertipu' janji manismu, selamanya doi bakal mengira kamu, tuh orangnya gak bisa dipercaya. Kecuali kamu bisa memberikan alasan yang masuk akal dan jujur.

Daripada berjanji, lebih baik kamu bilang akan berusaha semaksimal mungkin. Jadi ketika apa yang diharapkan gak bisa terwujud, orang yang bersangkutan tidak akan terlalu kecewa. Karena melihat sendiri kamu sudah berupaya sekuat tenaga.

5. Berikan bantuan pada orang yang memerlukannya, jangan terlalu pelit

ilustrasi membantu teman (pexels.com/Gary Barnes)
ilustrasi membantu teman (pexels.com/Gary Barnes)

Mulailah peka pada lingkungan di sekitarmu. Sekiranya ada anggota keluarga, tetangga atau teman yang butuh bantuan jangan sungkan-sungkan mengulurkan tangan. Dari hal sepele saja dulu. Misalnya, membantu mengerjakan sebagian pekerjaan rumah atau memberi tumpangan pada teman saat pulang kuliah.

Memang terkesan simpel, kamu pun gak merasa melakukan hal berat, kok. Tapi efeknya bisa luar biasa bagi orang lain, lho. Siapa tahu pertolongan yang kamu berikan itu memang sedang benar-benar dibutuhkan. Pasti mereka sangat berterima kasih atas kebaikanmu ini. 

6. Menghindari aktivitas bergosip, apalagi membahas keburukan orang lain

ilustrasi ngobrol bareng (pexels.com/ELEVATE)
ilustrasi ngobrol bareng (pexels.com/ELEVATE)

Bagi sebagian orang membicarakan orang lain dari belakang itu menyenangkan. Tetapi jangan sampai kamu melakukan hal serupa, ya. Karena itu bisa menjadi penilaian tersendiri bagimu. Sebab biasanya, orang yang doyan bergosip, akan selalu cari-cari bahan gunjingan tiap kali kumpul bareng teman-temannya.

Sekalinya kamu membuka mulut untuk membicarakan keburukan orang lain, di saat itu juga orang di sekelilingmu bakal mulai ilfeel. Mereka juga takut dekat-dekat denganmu, karena nanti bisa jadi bahan pergunjingan selanjutnya. Makanya, jangan doyan bergosip, ya biar punya lingkar pertemanan yang sehat.

7. Tak lupa gunakan kata tolong, maaf dan terima kasih di saat yang tepat

ilustrasi persahabatan (pexels.com/Keira Burton)
ilustrasi persahabatan (pexels.com/Keira Burton)

Terakhir dan tidak kalah pentingnya adalah biasakan untuk selalu menggunakan kata tolong, maaf dan terima kasih dengan benar. Tentunya kamu tahu kapan harus mengucapkan ketiga kata tersebut, dong. Meskipun terlihat sepele, tapi dengan terbiasa mengucapkannya di situasi yang tepat, itu akan menambah nilai plus pada dirimu, lho.

Orang bakal menganggap kamu sebagai pribadi yang tahu sopan santun. Gak heran kalau pelan tapi pasti teman-temanmu akan semakin bertambah.

Ternyata untuk bisa diterima banyak orang tidaklah rumit seperti yang dibayangkan, ya. Kamu gak perlu lagi minder sama teman yang terkenal humble dan pandai bersosialisasi. Karena dengan ketujuh cara tadi, kamu juga bisa disenangi banyak orang, kok. Gimana, tertarik mempraktikkannya mulai sekarang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us