Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Tips Agar Retail Therapy Gak Menguras Dompet
ilustrasi belanja online (pexels.com/Andrea Piacquadio)
  • Menentukan anggaran belanja yang tidak mengganggu kebutuhan lain
  • Membuat daftar barang yang benar-benar dibutuhkan atau diinginkan sebelum berbelanja
  • Mencari diskon, promosi, atau penjualan khusus sebelum berbelanja
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Retail therapy memang bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk meredakan stres atau memperbaiki suasana hati, namun tanpa perencanaan yang baik, kebiasaan ini bisa berujung pada pengeluaran yang berlebihan dan penyesalan di kemudian hari.

Agar belanja tetap menjadi pengalaman yang menyenangkan tanpa merusak anggaran, penting untuk menerapkan strategi yang bijak dalam berbelanja. Artikel ini akan membahas tujuh tips praktis yang dapat membantumu menikmati retail therapy tanpa harus khawatir dompet terkuras, sehingga kamu bisa berbelanja dengan hati yang lebih tenang dan terhindar dari pemborosan.

1. Tetapkan anggaran sebelum berbelanja

ilustrasi menyisihkan uang (pexels.com/Karolina Grabowska)

Setiap orang punya cara masing-masing untuk menyenangkan dirinya sendiri. Seperti keinginan untuk berbelanja membuat seseorang harus memperhitungkan keuangannya. Tentukan jumlah uang yang bisa kamu keluarkan tanpa mengganggu kebutuhan lain. Berpegang teguh pada anggaran ini akan membantumu menikmati retail therapy tanpa rasa bersalah.

2. Buat daftar belanja yang spesifik

ilustrasi menulis (pexels.com/George Milton)

Meskipun berbelanja adalah cara untuk membahagiakan diri namun, tetap harus diperhitungkan dengan matang saat ingin menyenangkan diri sendiri. Sebelum pergi berbelanja, buatlah daftar barang yang benar-benar kamu butuhkan atau inginkan. Daftar ini akan membantumu tetap fokus dan menghindari pembelian impulsif.

3. Manfaatkan diskon dan promo

ilustrasi belanja (pexels.com/MART PRODUCTION)

Siasat untuk menjaga keuanganmu agar tetap stabil dalam berbelanja, jangan malu untuk berburu diskon. Cari tahu tentang diskon, promosi, atau penjualan khusus sebelum berbelanja. Dengan memanfaatkan penawaran ini, kamu bisa mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga lebih terjangkau.

4. Batasi waktu berbelanja

ilustrasi jam tangan (pexels.com/energepic.com)

Jika retail therapy ini tidak dikontrol akan merugikan diri sendiri. Salah satu cara untuk mengendalikannya, yakni dengan membatasi waktu berbelanja. Tetapkan batas waktu untuk berbelanja agar kamu tidak terlalu lama berada di toko atau situs belanja online. Semakin lama kamu berbelanja, semakin besar kemungkinanmu tergoda untuk membeli barang yang tidak diperlukan.

5. Gunakan uang tunai

ilustrasi uang (pexels.com/Alexander)

Berbelanja dengan uang tunai, daripada kartu kredit atau debit, dapat membantumu lebih sadar akan jumlah uang yang dikeluarkan. Ini juga bisa mencegah pengeluaran berlebihan. Upayakan menyediakan uang tunai secukupnya saat berbelanja. 

6. Pertimbangkan alternatif lain untuk menghilangkan stres

ilustrasi olahraga (pexels.com/Li Sun)

Sebelum memutuskan untuk berbelanja, pikirkan cara lain untuk meredakan stres, seperti berolahraga, meditasi, atau berbicara dengan teman. Jika cara-cara ini efektif, kamu mungkin tidak perlu berbelanja sebanyak yang kamu pikirkan. Hanya kebutuhan kecil yang mungkin kamu inginkan. 

7. Evaluasi pembelian setelahnya

ilustrasi merenung (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Setelah berbelanja, evaluasi apa yang kamu beli dan bagaimana perasaan kamu tentang pembelian tersebut. Jika merasa menyesal atau tidak puas, gunakan pengalaman ini untuk mengatur strategi berbelanja yang lebih baik di masa mendatang. Mungkin saja waktu itu hanya nafsu sesaat.

Upaya retail therapy bagi sebagian orang sangat menyenangkan. Namun, hal tersebut harus dibatasi jika tidak ingin menguras isi dompet. Jadi, mau belanja pun sebenarnya gak masalah selama kondisi finansialmu gak terganggu ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article