Ilustrasi memberi anotasi pada buku (pexels.com/@furkanfdemir)
Ketika seseorang menggunakan jasa joki baca buku, sebenarnya apa yang sedang mereka cari? Apakah hanya sebuah ringkasan buku, waktu yang lebih efisien, atau sekadar kepuasan karena bisa mengatakan sudah membaca sebuah karya?
Bagi IL, ide membuka jasa ini berangkat dari kesadaran bahwa tidak semua orang punya cukup waktu untuk membaca buku atau memahami suatu tulisan seperti jurnal. Hadirnya jasa joki baca buku bisa membantu orang-orang yang memang butuh bantuan untuk menangkap poin-poin bacaan. Tapi di sisi lain, IL melihat ada kemungkinan seseorang butuh untuk menampilkan citra diri yang baik.
“Akhirnya aku punya ide 'Gimana kalau aku buka juga, buat orang yang dalam tanda kutip haus validasi terlihat intelektual atau buat orang sebenarnya butuh rangkuman buku atau jurnal atau artikel, tapi gak punya banyak waktu',” ujar IL.
Meski begitu, fenomena ini tidak serta merta diterima oleh banyak orang. Ada warganet yang pro maupun kontra terhadap jasa ini. Sementara menurut Amel, jasa ini adalah win win solution. Di mana ada target dan pasarnya, karena belum pernah ada di Indonesia.
Amel mengaku, “Ini menarik banget. Di satu sisi orang-orang yang ingin cepat dapat poin dari sebuah buku dengan tetap bisa menikmati setiap lembar bukunya, bisa dapat solusi dari jasa ini”.
Sama halnya dengan apa yang dikatakan oleh Salsanasyah. Menurutnya, ada saja tipe orang yang enggan melanjutkan membaca buku-buku tebal. Tapi ketika ada resume atau sudut pandang yang menarik, akan sangat mungkin memunculkan ketertarikan konsumen untuk membaca buku secara keseluruhan.
“Jika anotasi pemberi jasa nya menarik dan konsumen suka, pasti konsumen akan tertarik membaca bukunya dan tidak hanya sekadar sebagai ajang adu-aduan intelektualitas,” ungkap Salsanasyah.
Fenomena ini bisa menjadi hal yang positif untuk menarik ketertarikan orang membaca buku. Tapi jika hanya berhenti pada keinginan untuk terlihat sudah membaca tanpa benar-benar memahami isi buku, justru berpotensi menggeser esensi dari aktivitas membaca itu sendiri.