AI sekarang bukan cuma dipakai buat cari ide, bikin rangkuman, atau bantu kerja. Muncul tren baru bernama AI companion, yaitu chatbot yang dirancang untuk jadi teman ngobrol, mendengar cerita, bahkan merespons dengan cara yang terasa personal. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Julian De Freitas dan tim, yang diterbitkan dalam Journal of Consumer Research pada 2026, AI companion berbeda dari AI biasa karena fokusnya bukan hanya menyelesaikan tugas, tapi juga membangun interaksi yang terasa lebih emosional.
Menariknya, makin banyak orang mulai menggunakan AI untuk membicarakan hal-hal yang biasanya hanya diceritakan kepada teman dekat. Mulai dari masalah kerja, hubungan, sampai sekadar cerita tentang hari yang melelahkan. Jadi, sebenarnya apa saja yang bisa dilakukan dengan AI companion?
