TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Tanda Kamu Hanya Menjadikan Traveling Sebagai Ajang Pamer

Kamu telah melupakan tujuan traveling yang sebenarnya

pexels.com/Tommy Huang

Ada beberapa anggapan negatif soal traveling, seperti traveling itu cuma untuk menghambur-hamburkan uang, traveling hanya buang-buang waktu saja, bikin lelah tak berarti dan sebagai ajang untuk pamer. Benarkah hal tersebut?

Jawabannya bisa benar bisa tidak dan tergantung pada pandangan pribadi masing-masing. Terlepas dari hal tersebut, kita akan membahas salah satu anggapan negatif tentang traveling.

Berikut, ada 5 tanda kuat yang dapat menunjukkan kalau kamu hanya menjadikan traveling sebagai ajang pamer. Yuk kita simak!

1. Rajin mengunggah foto traveling di media sosial secara berlebihan

pexels.com/Giftpundits.com

Siapa sih yang tak ingin mengabadikan momen-momen seru dan mengasyikkan saat traveling? Biasanya nih, orang mengabadikan momen tersebut kemudian diunggah ke media sosial pribadi. 

Wajar-wajar saja sih. Tapi kalau kamu mengunggah foto saat traveling secara berlebihan alias 'nyampah' maka gak heran sih kalau orang menyebutmu pamer. Frekuensi update foto terlalu cepat, misalnya setiap 15 menit sekali upload 2-3 foto dan seterusnya. Duh, kalau gitu sih bukannya disebut rajin tapi malah disebut pengin eksis

Baca Juga: 5 Tips Memilih Destinasi Liburan Supaya Solo Travelingmu Tetap Aman

2. Kamu menjadi boros dan konsumtif

pexels.com/bruce mars

Gak masalah kok kalau kamu berbelanja ketika traveling. Tapi, yang menjadi masalah adalah saat keinginan belanjamu menjadi tidak terkendali alias boros dan konsumstif. Seringkali, barang-barang yang dibeli tidak dibutuhkan.

Bahkan juga membeli barang-barang branded  yang sebetulnya tidak diperlukan. Tanpa disadari, tujuannya mungkin hanya untuk pamer dan terlihat bergaya di media sosial. Jangan deh sampai dompetmu jadi kering kerontang setelah pulang dari traveling.

3. Menulis status di media sosial secara berlebihan, demi mendapat pengakuan orang lain

pexels.com/Giftpundits.com

Kalau kecepatan upload foto ke media sosial saja bisa secepat kilat, apalagi kalau cuma menulis status di medsos. Bisa-bisa setiap menit nih status kamu seputar traveling terpampang di dunia maya. Jangan dibiasakan ya guys, karena hal tersebut juga termasuk 'nyampah' lho di medsos.

Selain itu, takutnya kamu malah terlihat alay, lebay, dan cuma pengin pamer kepada orang lain melalui media sosial.

4. Merasa bangga dan puas bila ada orang yang 'iri' denganmu

pexels.com/bruce mars

Tak jarang setelah posting status dan foto di media sosial, kamu menerima berbagai macam komentar dari orang yang melihat dan membacanya. Mulai dari komentar yang sifatnya netral, positif, dan negatif. Nah, kadang-kadang ada saja orang-orang yang 'iri' denganmu setelah melihat postinganmu di medsos.

'Iri' di sini belum tentu benar-benar iri ya bisa saja orang tersebut hanya basa-basi saja. Tetapi, seseorang yang cuma pengin pamer saat traveling akan merasa bangga dan puas bila orang lain mengekspresikan rasa 'iri' mereka dalam kata-kata/kalimat. Misalnya dengan kalimat "Wah, kamu beruntung banget ya bisa ke sana.."

Baca Juga: Jangan Panik, Ini 5 Tips Traveling Tetap Nyaman Meski Sedang Haid

Verified Writer

Frederick K

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya