TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Cara Alihkan Rasa Sedih saat Anggota Keluarga Meninggal, Doakan!

Sedih itu manusiawi, tapi jangan berlarut-larut

ilustrasi orang sedih (instagram.com/Pexels)

Salah satu hal paling gak diinginkan dalam kehidupan adalah ketika ada salah satu anggota keluarga berpulang. Seolah ingin waktu diulang kembali, kehilangan salah satu keluarga biasanya menorehkan kesedihan mendalam bagi anggota keluarga yang lain. 

Jangan berlarut-larut, berikut ini beberapa tips sederhana mengalihkan rasa sedih saat kehilangan anggota keluarga. Ikhlaskan, ya?

1. Sadari dengan keyakinan teguh bahwa kita juga kelak akan "menyusul" meninggalkan dunia yang fana ini

ilustrasi orang sedih (pixabay.com/IamFOSNA)

Agar rasa sedih karena kehilangan keluarga tidak berlarut-larut, segera sadari bahwa kita juga kelak akan mengalami hal sama. Hanya soal waktu, cepat atau lambat, kita juga pada akhirnya akan kembali ke hadapan Yang Maha Kuasa. 

Karena urusan jodoh, rezeki, dan maut merupakan hak prerogatif Tuhan, kita juga perlu berlapang dada menerima takdir-Nya. Kesadaran bahwa kita tidak selamanya hidup di dunia akan membuat kita merasa lebih ikhlas saat anggota keluarga berpulang. 

Baca Juga: Gempa Guncang Jayapura, 4 Orang Meninggal Dunia

2. Ingat selalu kebaikan-kebaikannya selama dia hidup di dunia dan teladani sikap positifnya

ilustrasi orang akrab (pixabay.com/cherylholt)

Jika rasa sedih masih terus terasa, ingat kembali kebaikan-kebaikan mendiang selama hidupnya. Fokuskan pikiran kepada sifat-sifat positif yang dimiliki agar kita bisa lebih legawa dengan "kepergiannya". 

Selain itu, kita juga bisa meneladani hal-hal baik yang pernah dilakukannya saat ia masih ada di dunia. Suka berbagi, sering menolong, dan lidah yang tak pernah menyakiti hati orang adalah beberapa contoh bentuk kebaikan yang wajib kita tiru. 

3. Lihat orang lain yang juga pernah mengalami kehilangan anggota keluarga yang disayangi

ilustrasi orang sedih (pixabay.com/rubberduck1951)

Rasa sedih yang dirasakan saat salah satu anggota keluarga yang meninggal sudah pasti pernah dan akan dirasakan juga oleh orang lain. Jika orang masih bisa ikhlas dan kuat menerima takdir, kita juga harus bisa bersikap lebih ikhlas dengan segala ketentuan-Nya. 

Terlebih jika kita masih bisa merawat mendiang, di sana akan hadir keikhlasan dan rasa lapang dada saat ia berpulang. Coba lihat di sana ada puluhan ribu warga Turki yang meninggal, pembunuhan dengan kloset, kekejaman geng motor, dan beberapa kasus kriminal lain yang bikin elus dada. Keluarga mereka bahkan tak sempat melihat mendiang menjelang akhir hayatnya. 

Saat kita bersedih kehilangan anggota keluarga, di luar sana ada banyak orang lain yang jauh lebih sedih dengan duka yang dialaminya. 

4. Rawat peninggalannya dan sayangi anak-anaknya dengan sepenuh hati

ilustrasi menghibur anak (pixabay.com/JRAQUILES)

Salah satu cara mengalihkan kesedihan atas kepergian mendiang bisa juga dilakukan dengan cara merawat peninggalannya. Tanaman, hewan peliharaan, dan barang-barang pribadi mesti kita rawat dengan baik agar tidak lekas usang ditelan masa. 

Jika mendiang sudah memiliki buah hati, sayangi anaknya dengan penuh perhatian. Berikan kasih sayang dengan sepenuh hati sebagaimana mendiang memberikan perhatian kepada anaknya saat masih hidup.  

Baca Juga: Dua Korban Tenggelam di Situ Rawagede Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia

Verified Writer

Iip Afifullah

Someone

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya