ilustrasi perempuan menatap keluar jendela (freepik.com/benzoix)
Melatih bahagia lewat teori ini gak harus dimulai dari hal besar. Justru, langkah kecil sering kali lebih mudah dilakukan. Saat merasa lelah, kesal, atau overthinking, coba berhenti sebentar sebelum bereaksi. Tarik napas perlahan dua sampai tiga kali agar pikiran gak langsung dikuasai emosi.
Setelah itu, lakukan satu hal sederhana yang bisa membuat suasana hati sedikit lebih baik. Misalnya berjalan sebentar, membalas pesan teman, merapikan meja kerja, mendengarkan lagu yang menenangkan, atau menulis satu hal yang bisa disyukuri hari itu. Hal kecil seperti ini bisa menjadi pemantik untuk membangun energi positif berikutnya.
Namun, penting juga untuk memahami bahwa emosi negatif tetap akan hadir, meskipun kita sedang belajar membangun emosi positif. Dikutip dari Verywell Mind, Arlin Cuncic, MA, menjelaskan, “Tujuannya bukan untuk menghilangkan emosi negatif, melainkan mengembangkan alat atau cara yang lebih baik untuk mengelola dan menghadapinya ketika emosi itu muncul”.
Secara keseluruhan, teori Broaden & Build mengingatkan bahwa bahagia bisa dilatih dari kebiasaan kecil yang membantu pikiran lebih terbuka dan tenang. Bukan berarti kita harus selalu positif, karena emosi negatif tetap wajar hadir dan perlu dikelola dengan sehat. Dalam kondisi tertentu, seperti depresi, bantuan profesional melalui terapi atau pengobatan juga bisa diperlukan sebelum fokus membangun emosi positif.