Comscore Tracker

5 Alasan Pentingnya Menertawakan Diri Sendiri, Bikin Jauh dari Stres

#IDNTimesLife Bikin diri sendiri jadi happy!

Manusia memiliki berbagai macam emosi seperti senang, menangis atau bahagia. Semua adalah wajar karena itu bagian dari ekspresi sehari-hari. Misalnya aja saat melihat sesuatu yang lucu, otomatis membuatmu tertawa terbahak-bahak, atau saat mengalami kejadian memalukan, kamu merasa lucu pada diri sendiri. 

Ternyata, tertawa untuk diri sendiri memiliki banyak manfaat. Perasaanmu bisa lebih lepas dan jauh dari stres. Berikut ini beberapa alasan penting sekali menertawakan diri sendiri, jangan batasi dirimu ya. 

1. Tertawa akan memberikan rasa lega dan rileks untuk pikiranmu

5 Alasan Pentingnya Menertawakan Diri Sendiri, Bikin Jauh dari Strespexels.com/Olga

Masalah adalah sesuatu yang gak bisa dihindari. Tapi gak berarti kita gak punya cara untuk mengontrolnya. Kamu punya pilihan, apakah ingin terjebak dalam kesedihan atau melepaskannya supaya lega. Sebab itu, kadang kita harus ’gila’ supaya gak stres.

Menertawakan diri sendiri akan memicu rasa lega dan bikin pikiran rileks. Bukannya pasrah, tapi belajar untuk menerima. Kalau tertawa bikin kamu lebih merasa lebih baik, lakukan saja.

2. Ada kalanya, kamu gak perlu terlalu serius. Tertawa akan memicu rasa bahagia untuk diri sendiri

5 Alasan Pentingnya Menertawakan Diri Sendiri, Bikin Jauh dari Strespexels.com/Sebastian Voortman

Gak semua hal harus selalu dibawa serius. Santai sejenak, supaya kamu gak lupa caranya bernapas. Setidaknya dengan tertawa, kamu bisa menciptakan rasa bahagia. Menertawakan diri sendiri bukan untuk merendahkan apalagi melemahkan.

Misalnya, kamu masih terjebak masalah finansial di usia 25, sementara temanmu sudah jadi manajer di usia yang sama. Gak apa-apa, bukan salahmu kalau memang belum waktunya. Semesta punya rahasia sendiri kapan masa kamu akan tiba. 

3. Bahkan ketika ekspektasimu jauh dari realita, jangan lupa tertawa untuk menguatkan dirimu lagi

5 Alasan Pentingnya Menertawakan Diri Sendiri, Bikin Jauh dari Strespexels.com/Pixabay

Gak semua keinginan bisa kita raih, kadang harus belajar merelakan untuk menemukan yang baru. Jika ekspektasimu berbanding jauh dengan kenyataan, gak perlu kecil hati atau menyalahkan dirmu jadi sosok yang gak berguna.

Jika bisa, tertawakan saja kegagalanmu. Toh, kamu hanya manusia biasa yang sejatinya sudah bekerja keras, tapi jika kenyataan berkehendak lain, kamu bisa apa? Temukan kekuatanmu dengan tidak membenci diri sendiri. Jika dengan tertawa bisa mengganti tangisanmu, mengapa tidak?

Baca Juga: Jangan Bohongi Diri Sendiri, 5 Bahaya jika Sering Pura-pura Bahagia

4. Jangan menekan diri terlalu dalam. Ketika kamu tertawa, kamu bisa menemukan sedikit "waras" yang tersisa

5 Alasan Pentingnya Menertawakan Diri Sendiri, Bikin Jauh dari Strespexels.com/JESSICA TICOZZELLI

Jika hati sedang sedih, kamu bisa terjebak pada pikiran negatif. Sebab itu, jangan menekan dirimu terlalu dalam sampai merasa betul-betul putus asa. Temukan cara supaya kamu bisa bangkit lagi, misalnya dengan tertawa untuk diri sendiri. Jika hal itu bisa mengembalikan kewarasanmu, rasanya sah-sah saja untuk dilakukan.

5. Banyak tertawa bisa mendapatkan kembali semangat untuk langkah yang baru

5 Alasan Pentingnya Menertawakan Diri Sendiri, Bikin Jauh dari Strespexels.com/Andrea Piacquadio

Menurut penelitian, tertawa baik untuk kesehatan karena melepas hormon kebahagiaan. Bahkan gak masalah jika objeknya adalah dirimu sendiri, misalnya tertawa untuk masalahmu atau apapun yang membebani pikiran.

Setelah puas tertawa, perasaan jadi lebih ringan. Kamu akan melupakan masa lalu dan siap untuk menatap masa depan.

Jangan menjebak dirimu dengan pikiran negatif. Selagi beban hidup bisa terasa berkurang dengan cara yang mudah, maka tertawalah banyak-banyak.

Baca Juga: 5 Ciri Pasangan dengan Pernikahan yang Bahagia, Gak Lebay Pamer Mesra!

Cappucinotea * Photo Verified Writer Cappucinotea *

Tohoshinki Enthusiast, Instagram: astri_meita

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya