ŁŁŲ§ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ Ų§ŁŲµŁŁŁŁ°ŁŲ©Ł ŁŁŲ§Ł°ŲŖŁŁŲ§ Ų§ŁŲ²ŁŁŁŁ°ŁŲ©Ł Ū ŁŁŁ ŁŲ§ ŲŖŁŁŁŲÆŁŁŁ ŁŁŁŲ§ ŁŁŲ§ŁŁŁŁŁŲ³ŁŁŁŁ Ł Ł ŁŁŁŁ Ų®ŁŁŁŲ±Ł ŲŖŁŲ¬ŁŲÆŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŲÆŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ Ū Ų§ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ ŲØŁŁ ŁŲ§ ŲŖŁŲ¹ŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁ ŲØŁŲµŁŁŁŲ±Ł
wa aqÄ«muį¹£-į¹£alÄta wa Ätuz-zakÄh, wa mÄ tuqaddimỄ li`anfusikum min khairin tajidỄhu 'indallÄh, innallÄha bimÄ ta'malỄna baṣīr
āDan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.ā (QS. Al-Baqarah: 110)
Kumpulan Ayat Al Quran tentang Zakat, Lengkap dengan Artinya

1. Surat Al-Baqarah ayat 110

ilustrasi menghitung zakat (pexels.com/Tima Miroshnichenko) Pada surat Al-Baqarah ayat 110 ini, Allah SWT memberikan perintah kepada orang-orang beriman untuk melaksanakan salat dan menyempurnakan rukun-rukunnya. Selain itu, Allah SWT memerintahkan umatNya untukĀ berzakat kepada orang kurang mampu atau yang memiliki hak untuk menerima zakat tersebut.
Seluruh kebaikan yang dilakukan akan diberikan balasan oleh Allah SWT di akhirat nanti. Tidak ada satupun amalan dari orang-orang tersebut yang tidak dilihat oleh Allah SWT, dan segala amalan yang dilakukan oleh mereka akan dibalas.
2. Surat Az-Zariyat ayat 19

Ilustrasi Zakat (IDN Times/Aditya Pratama) ŁŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁ ŁŁŁŲ§ŁŁŁŁŁ Ł ŲŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ³ŁŁŲ§Ū¤ŁŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁ ŁŲŁŲ±ŁŁŁŁ Ł
wa fÄ« amwÄlihim įø„aqqul lis-sÄ`ili wal-maįø„rỄm
"Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta."
Melalui surat Az-Zariat ayat 19 ini, dijelaskan bahwa orang yang bertakwa selalu taat untuk melaksanakan ajaran Allah SWT. Sehingga, mereka menyadari bahwa pada harta yang mereka miliki terdapat hak orang lain yang wajib dikembalikan.Ā
Baik berupa zakat ataupun sedekah untuk dibagikan kepada orang miskin yang meminta bantuan, dan orang miskin yang tidak meminta bantuan kepada orang lain dengan mengulurkan tangan mereka.
3. Surat At-Taubah ayat 103

ilustrasi beras zakat fitrah (freepik.com/lifeforstock) Ų®ŁŲ°Ł Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁ ŁŁŁŲ§ŁŁŁŁŁ Ł ŲµŁŲÆŁŁŁŲ©Ł ŲŖŁŲ·ŁŁŁŁŲ±ŁŁŁŁ Ł ŁŁŲŖŁŲ²ŁŁŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŲØŁŁŁŲ§ ŁŁŲµŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁŁ ŁŪ Ų§ŁŁŁŁ ŲµŁŁŁ°ŁŲŖŁŁŁ Ų³ŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁ ŁŪ ŁŁŲ§ŁŁŁŁ°ŁŁ Ų³ŁŁ ŁŁŁŲ¹Ł Ų¹ŁŁŁŁŁŁ Ł
Khudz min amwaalihim shadaqatan tuthahhiruhum watuzakkiihim bihaa washalli āalaihim inna shalaataka sakanun lahum wallahu samiiāun āaliimun
"Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS. At-Taubah: 103)
Dalam surat At-Taubah ayat 103 ini dijelaskan tentang zakat fitri yang merupakan ibadah dengan keutamaan untuk mensucikan harta benda, serta membersihkan jiwa dari hal-hal buruk.
4. Surat At Taubah Ayat 34

ilustrasi menyisihkan zakat dan sedekah (freepik.com/jcomp) Ū ŁŁ°ŁŲ§ŁŁŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁŁŁ Ų§Ł°Ł ŁŁŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŁ ŁŁŲ«ŁŁŁŲ±ŁŲ§ Ł ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŲ§ŁŲŁŲØŁŲ§Ų±Ł ŁŁŲ§ŁŲ±ŁŁŁŁŲØŁŲ§ŁŁ ŁŁŁŁŲ£ŁŁŁŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁ ŁŁŁŲ§ŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲ§Ų³Ł ŲØŁŲ§ŁŁŲØŁŲ§Ų·ŁŁŁ ŁŁŁŁŲµŁŲÆŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ Ų³ŁŲØŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ ŪŁŁŲ§ŁŁŁŲ°ŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŲ²ŁŁŁŁŁ Ų§ŁŲ°ŁŁŁŁŲØŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŁŲ¶ŁŁŲ©Ł ŁŁŁŁŲ§ ŁŁŁŁŁŁŁŁŁŁŁŁŁŁŲ§ ŁŁŁŁ Ų³ŁŲØŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ°ŁŁ ŪŁŁŲØŁŲ“ŁŁŲ±ŁŁŁŁ Ł ŲØŁŲ¹ŁŲ°ŁŲ§ŲØŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŁŪ
yÄ ayyuhallażīna ÄmanÅ« inna kaṔīram minal-aįø„bÄri war-ruhbÄni laya`kulỄna amwÄlan-nÄsi bil-bÄį¹ili wa yaį¹£uddỄna 'an sabÄ«lillÄh, wallażīna yaknizỄnaż-żahaba wal-fiįøįøata wa lÄ yunfiqỄnahÄ fÄ« sabÄ«lillÄhi fa basyir-hum bi'ażÄbin alÄ«m
"Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya banyak dari orang-orang alim dan rahib-rahib mereka benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil, dan (mereka) menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka berikanlah kabar gembira kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih." (QS. At-Taubah: 34)
Surat At Taubah ayat 34 ini menjelaskan tentang perilaku penimbunan harta. Penimbunan harta yang dimaksud di sini yaitu harta benda yang disimpan setalah mencapai syarat untuk ditunaikannya zakat, tetapi harta tersebut tidak ditunaikan untuk berzakat.
5. Kesimpulan

ilustrasi membayar zakat (pexels.com/Tima Miroshnichenko) Zakat dalam bahasa Arab berasal dari kata Zakah yang memiliki arti bersih, suci, subur, berkat, dan berkembang. Zakat sendiri merupakan rukun ke empat dari rukun Islam.
Istilah zakat menurut terminologi syariat Islam adalah sebagian dari jumlah harta yang sudah ditentukan, di mana harta yang dimaksud sudah mencapai batasan yang wajid dizakatkan atau syarat nisab yang diwajibkan untuk dikeluarkan. Zakat ini nantinya akan diberikan untuk orang-orang yang memiliki hak untuk menerimanya dengan beberapa syarat.
Demikian penjelasan mengenai ayat Al-Quran tentang zakat serta pengertiannya. Semoga dengan membacanya membuat diri semakin memahami tentang betapa pentingnya menunaikan zakat.






















