Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Beda Downgrade Lifestyle dan Frugal Living? Ini Penjelasannya
ilustrasi orang menerapkan gaya hidup frugal living (pexels.com/cottonbro studio)
  • Downgrade lifestyle berarti sengaja menurunkan standar hidup, seperti memilih opsi lebih terjangkau agar pengeluaran terkendali.

  • Frugal living berfokus pada penggunaan uang secara hemat dan efisien, memastikan pengeluaran bermanfaat.

  • Perbedaan utamanya terletak pada fokus: downgrade lifestyle mengubah standar hidup, sedangkan frugal living mengoptimalkan cara berbelanja.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Apa beda downgrade lifestyle dan frugal living? Sekilas, keduanya terlihat mirip karena sama-sama mengajak untuk lebih bijak mengatur pengeluaran. Padahal, downgrade lifestyle berfokus pada menurunkan standar gaya hidup, sedangkan frugal living menekankan cara menggunakan uang secara hemat dan efisien tanpa pemborosan.

Di tengah tren flexing dan gaya hidup konsumtif, gak sedikit orang yang merasa perlu mengikuti standar hidup tertentu. Mulai dari nongkrong di kafe kekinian, membeli barang bermerek, hingga berlangganan berbagai layanan digital. Nah, biar gak salah kaprah, yuk, kenali perbedaan downgrade lifestyle dan frugal living, lengkap dengan contoh penerapannya!

1. Apa itu downgrade lifestyle?

ilustrasi pasangan downgrade lifestyle (pexels.com/Mikhail Nilov)

Downgrade lifestyle adalah keputusan untuk menurunkan standar gaya hidup yang sebelumnya dijalani agar pengeluaran lebih terkendali. Perubahan gaya hidup ini bisa kamu lakukan dengan memilih barang yang lebih terjangkau, mengurangi aktivitas konsumtif, atau menyesuaikan kebiasaan belanja dengan kondisi keuangan.

Menariknya, The Humble Penny menyoroti pentingnya mempertimbangkan biaya gaya hidup dalam jangka panjang. Pasalnya, pengeluaran untuk rumah, kendaraan, liburan, hingga tagihan rutin gak hanya membutuhkan uang, tetapi juga waktu yang dihabiskan untuk memperoleh penghasilan itu sendiri.

Artinya, menurunkan standar gaya hidup bukan selalu berarti kondisi keuangan sedang memburuk, ya. Kamu bisa melakukannya secara sadar untuk mengurangi beban pengeluaran, menghindari utang, atau memiliki dana lebih untuk menabung dan mempersiapkan masa depan.

2. Apa Itu frugal living?

ilustrasi frugal living (freepik.com/ shurkin_son)

Berbeda dengan downgrade lifestyle, frugal living justru menyoroti pentingnya pola hidup hemat yang berfokus pada penggunaan uang secara bijak dan efisien. Tujuannya, kamu dapat memastikan setiap pengeluaran per bulannya bermanfaat sesuai dengan kebutuhan.

Menurut Collins Dictionary, istilah frugal sendiri merujuk pada kebiasaan untuk hidup hemat dan gak mengeluarkan uang secara berlebihan. Konsep ini juga dijelaskan oleh dosen Ilmu Ekonomi Syariah IPB, yaitu Dr Laily Dwi Arsyianti.

Ia menjelaskan bahwa dari perspektif ekonomi syariah, frugal living berkaitan dengan qanaah, yaitu sikap merasa cukup, menghindari pemborosan, dan tidak berlebihan dalam memenuhi keinginan. Namun, kamu tetap bisa menikmati hiburan selama pengeluarannya sesuai dengan kemampuan finansial kamu, ya.

3. Apa beda downgrade lifestyle dan frugal living?

ilustrasi perbedaan downgrade lifestyle dan frugal living (vecteezy.com/Towfiqu ahamed barbhuiya)

Meskipun sama-sama bertujuan membantu mengelola keuangan, downgrade lifestyle dan frugal living memiliki fokus berbeda. Downgrade lifestyle lebih menekankan perubahan standar hidup, sedangkan frugal living berfokus pada kebiasaan mengatur uang secara efisien.

Misalnya, kamu terbiasa membeli milk tea atau matcha setiap pagi. Setelah mengevaluasi pengeluaranmu, akhirnya kamu memutuskan untuk membawa minum dari rumah. Nah, keputusan ini termasuk downgrade lifestyle.

Sementara itu, jika kamu mulai membandingkan harga bahan minuman, membeli bubuk matcha, dan menghitung biaya per sajian, kebiasaan tersebut merupakan penerapan frugal living. Sudah paham?

Itulah beda downgrade lifestyle dan frugal living. Keduanya memang sama-sama membantu kamu mengelola keuangan, tetapi memiliki fokus yang berbeda. Jadi, pilihlah cara yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi finansialmu, ya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article