Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Belajar Puasa dari Upin Ipin: Cara Seru Mengajak Anak Ramadan

Belajar Puasa dari Upin Ipin: Cara Seru Mengajak Anak Ramadan
cuplikan kartun Upin & Ipin (youtube.com/@lescopaque)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti pentingnya mengajarkan puasa pada anak dengan cara menyenangkan dan penuh makna, bukan sekadar menuntut mereka kuat seharian tanpa memahami esensi Ramadan.
  • Serial Upin & Ipin dijadikan contoh efektif karena menggambarkan pengalaman puasa anak secara jujur dan dekat dengan keseharian, membantu anak belajar nilai sabar serta kebaikan dengan lembut.
  • Orangtua diajak menciptakan suasana Ramadan yang hangat melalui kebersamaan sederhana seperti sahur, tarawih, dan berbuka bersama agar anak mengenang bulan suci sebagai momen penuh kasih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mengajak anak belajar puasa di bulan Ramadan bukan soal target harus kuat seharian, tapi tentang menanamkan rasa cinta dan makna di baliknya. Anak-anak perlu ditemani dengan sabar, diberi contoh, dan dibuat merasa bahwa puasa adalah pengalaman yang hangat, bukan tekanan.

Di sinilah peran cerita menjadi penting. Lewat tontonan seperti Upin & Ipin, anak bisa melihat bahwa belajar puasa itu wajar penuh tantangan, tapi juga menyenangkan. Kisah sederhana mereka sering kali justru lebih mudah masuk ke hati anak dibanding nasihat panjang orang dewasa.

1. Anak belajar puasa lewat cerita yang mereka rasakan

cuplikan kartun Upin & Ipin
cuplikan kartun Upin & Ipin (youtube.com/@lescopaque)

Upin dan Ipin digambarkan menjalani puasa pertama dengan segala rasa yang jujur: lapar, haus, lelah, dan tergoda jajanan. Cerita ini membuat anak merasa dimengerti karena apa yang mereka rasakan juga dialami tokoh favoritnya.

Orangtua bisa memanfaatkan momen ini dengan menemani anak menonton, lalu mengajak ngobrol santai. Bukan menggurui, tapi mendengarkan. Dari sini anak belajar bahwa puasa bukan soal kuat atau tidak, melainkan soal mencoba dan bertumbuh sedikit demi sedikit.

2. Menanamkan sabar dan nilai baik secara lembut

cuplikan Opah di kartun Upin & Ipin
cuplikan Opah di kartun Upin & Ipin (youtube.com/@lescopaque)

Puasa di Upin Ipin tidak hanya tentang menahan lapar, tapi juga menahan emosi. Anak-anak diajarkan untuk tidak mudah marah, tidak mengeluh, dan tetap berbuat baik meski sedang lelah. Nilai ini disampaikan lewat adegan sederhana yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Saat anak mulai rewel atau kelelahan, orangtua bisa mengingatkan dengan lembut, bukan membandingkan. Beri pujian kecil ketika anak berhasil menahan emosi atau bertahan hingga waktu tertentu. Dukungan seperti ini membuat anak merasa aman dan dihargai.

3. Menjadikan ramadan sebagai pengalaman yang hangat

cuplikan kartun Upin & Ipin
cuplikan kartun Upin & Ipin (youtube.com/@lescopaque)

Dalam ceritanya, Ramadan digambarkan penuh kebersamaan. Mulai dari sahur bersama, pergi tarawih, hingga menunggu waktu berbuka dengan rasa antusias. Anak melihat Ramadan sebagai momen yang dinanti, bukan ditakuti.

Orangtua bisa meniru suasana ini di rumah dengan hal-hal sederhana. Mengajak anak membantu menyiapkan buka puasa, memilih menu favoritnya, atau ikut tarawih sebentar sudah cukup memberi kesan mendalam. Anak akan mengingat Ramadan sebagai bulan penuh kasih, bukan sekadar menahan diri.

Belajar puasa dari Upin dan Ipin mengajarkan kita satu hal penting, yaitu anak tidak butuh tuntutan, mereka butuh teladan dan pendampingan. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh cinta, Ramadan bisa menjadi kenangan indah yang membentuk hati anak hingga dewasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Latest in Life

See More