Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bukan Asal Teguk, Ini 5 Cara Mindful Drinking Pakai Jamu
ilustrasi mindful drinking (pexels.com/www.kaboompics.com)
  • Artikel mengajak pembaca mengenal konsep mindful drinking dengan jamu, bertepatan dengan Hari Jamu Nasional, untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental secara alami.
  • Ditekankan pentingnya menikmati setiap proses minum jamu dengan kesadaran penuh—menggunakan panca indra, menjauh dari distraksi digital, serta merasakan efek hangat yang menenangkan tubuh.
  • Ritual ditutup dengan rasa syukur pada diri sendiri dan alam, sebagai bentuk apresiasi terhadap proses alami serta afirmasi positif untuk kesehatan dan ketenangan batin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat kamu lagi santai di rumah sambil minum teh, pikiran kamu sedang melayang ke mana-mana. Entah memikirkan cicilan, deadline tugas kuliah yang menumpuk, atau sekadar overthinking soal masa depan yang masih gak jelas. Kebiasaan minum tanpa kesadaran ini lama-lama bikin kamu kehilangan momen untuk benar-benar menikmati apa yang masuk ke dalam tubuh.Kalau kebiasaan konsumsi minuman manis atau berkafein secara ugal-ugalan ini terus kamu pelihara, tubuhmu pasti bakal kasih sinyal protes. 

Kamu mungkin mulai gampang kena brain fog, asam lambung naik, sampai jam tidur yang makin berantakan. Nah, pas banget pada 27 Mei bertepatan dengan Hari Jamu Nasional, saatnya kamu kenalan sama konsep mindful drinking pakai ramuan lokal warisan leluhur. Dengan mengubah cara minum jamu jadi lebih berkesadaran, kamu gak cuma menjaga kesehatan fisik, tapi juga memberikan ruang buat kesehatan mentalmu agar lebih grounded, lho.

1. Pilih jamu sesuai dengan kebutuhan tubuhmu saat ini

ilustrasi jamu beras kencur (commons.wikimedia.org/Mallory Cessair)

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah belajar mendengarkan apa yang sebenarnya sedang dirasakan oleh tubuh. Jangan cuma ikut-ikutan tren memesan minuman herbal tanpa tahu fungsi utamanya untuk kondisi fisikmu sekarang, ya. Ingat, setiap varian ramuan tradisional itu punya "karakter" dan khasiat tersendiri yang sudah dirancang khusus oleh nenek moyang. Kalau kamu tahu apa yang tubuhmu butuhkan, proses penyembuhan dan ketenangan itu bakal bekerja jauh lebih maksimal.

Contohnya, nih, kalau seharian kamu sudah lelah menghadapi revisi dari dosen atau tekanan pekerjaan, segelas beras kencur bisa jadi opsi terbaik untuk meredakan pegal-pegal. Sementara itu, kalau kamu lagi merasa cemas atau menjelang datang bulan buat para cewek, kunyit asam bisa jadi penyelamat untuk menenangkan perut yang melilit. Gak perlu gengsi minum jamu di era modern ini, karena sekarang sudah banyak kafe lokal yang mengemasnya dengan sangat estetik, kok. Anggap saja ini adalah bentuk self-care paling murah dan autentik yang bisa kamu berikan untuk dirimu sendiri.

2. Gunakan panca indra untuk menikmati setiap sesapan

ilustrasi mindful drinking (pexels.com/Fvno Fotografía)

Mindful drinking itu esensinya adalah mengaktifkan seluruh panca indra yang kamu miliki saat berinteraksi dengan minuman di depanmu. Sebelum jamu itu menyentuh bibir, cobalah untuk memperhatikan warnanya yang kuning keemasan atau cokelat pekat yang khas. Rasakan juga kehangatan atau dinginnya gelas yang sedang kamu genggam dengan kedua telapak tanganmu. Proses sederhana ini secara ilmiah bisa membantu otakmu untuk menurunkan hormon kortisol penyebab stres berat, lho.

Setelah itu, dekatkan gelas ke hidung dan hirup aroma rempah yang menguar kuat, seperti wangi khas sinom atau temulawak yang menenangkan. Saat kamu mulai menyesapnya secara perlahan, biarkan lidahmu mengecap perpaduan rasa manis, asam, dan sedikit getir yang unik. Gak usah buru-buru langsung ditelan, ya. Nikmatilah setiap detiknya, karena dari rasa getir itulah kamu belajar kalau hal-hal yang menyehatkan itu butuh proses yang gak selalu manis.


3. Matikan gawai dan singkirkan semua distraksi sejenak

ilustrasi mematikan gawai (pexels.com/Miriam Alonso)

Kamu gak akan pernah bisa merasakan ketenangan kalau minum jamu sambil jempolmu sibuk scrolling video di TikTok atau membalas pesan kerjaan. Distraksi digital seperti ini bikin otak terus berada dalam mode fight or flight yang melelahkan. Efeknya, kamu gak bakal sadar kalau minuman di gelasmu sudah habis, padahal manfaat ketenangannya belum sempat terserap oleh jiwa. Jadi, taruh dulu smartphone kesayanganmu dalam mode hening selama beberapa menit saja.

Coba, deh, cari sudut ruangan yang paling nyaman, dekat jendela rumah, atau di bawah pohon yang rindang. Duduklah dengan posisi tegak tapi tetap santai, lalu fokuskan seluruh perhatianmu hanya pada gelas jamu yang ada di tangan. Kalau tiba-tiba pikiranmu melayang,itu wajar sebagai manusia. Cukup sadari pikiran itu, lalu pelan-pelan kembalikan lagi fokusmu pada kehangatan cairan jamu yang sedang mengalir di tenggorokan, ya.


4. Rasakan efek hangat yang menjalar di dalam tubuh

ilustrasi jamu kunir asam (pexels.com/Abner Velázquez)

Setelah jamu kamu minum seluruhnya, jangan langsung beralih ke aktivitas berat lainnya yang bikin pusing. Berikan jeda waktu sekitar satu atau dua menit untuk merasakan bagaimana ramuan herbal tersebut bereaksi di dalam tubuhmu. Jamu yang diolah secara organik biasanya langsung memberikan efek instan berupa rasa hangat yang nyaman di area dada dan perut. Sensasi fisik inilah yang dinamakan sebagai proses koneksi antara pikiran dan raga yang sesungguhnya, guys.

Komponen aktif seperti kurkumin dalam kunyit atau gingerol dalam jahe sedang bekerja keras untuk meredakan inflamasi di dalam jaringan tubuhmu. Bayangkan saja zat-zat baik tersebut sedang menemani tubuhmu yang lelah agar lebih rileks setelah seharian dipaksa bekerja keras tanpa henti. Sentuhan rasa hangat ini dijamin bakal bikin kamu merasa lebih nyaman, dan merasa aman dengan dirimu sendiri.

5. Sampaikan rasa terima kasih pada diri sendiri dan alam

ilustrasi berterima kasih pada diri sendiri (pexels.com/Fernando Capetillo)

Untuk menutup ritual mindful drinking ini, sempatkanlah untuk bersyukur atas apa yang sudah kamu konsumsi hari itu. Pikirkan bagaimana tanaman obat tersebut tumbuh di tanah yang subur, dirawat oleh para petani lokal, hingga diracik dengan penuh cinta. Menghargai proses panjang di balik segelas jamu akan membuatmu lebih menghargai kehidupan yang sedang kamu jalani sekarang, lho. 

Ucapkan juga terima kasih kepada dirimu sendiri karena sudah memilih opsi minuman yang sehat dan baik untuk investasi masa depan. Bilang ke diri sendiri, "Terima kasih ya sudah bertahan dan berjuang sejauh ini, kamu hebat banget." Gak usah merasa aneh atau geli melakukan hal ini, karena afirmasi positif itu sangat kuat efeknya untuk psikologis kamu, kok. Lagipula, kalau bukan kamu sendiri yang menyayangi tubuh dan mental kamu, lalu siapa lagi yang mau peduli?

Memulai kebiasaan mindful drinking dengan memanfaatkan jamu lokal terbukti menjadi cara seru untuk mencintai diri sendiri secara utuh, lho. Yuk, jadikan momentum Hari Jamu Nasional tahun ini sebagai langkah awal untuk hidup yang lebih berkesadaran dan sehat. Selamat mencoba, dan semoga harimu makin penuh energi positif!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Topics

Editorial Team

Related Article