Macetnya jalanan kota besar tiap pagi dan sore sering kali bikin kamu stres dan lelah di perjalanan. Belum lagi drama mengejar kereta, berdesakan di angkutan umum, atau melihat argo ojek online yang mendadak melejit pas jam sibuk. Rutinitas kaum komuter urban ini rasanya sukses menguras energi bahkan sebelum kita sempat membuka laptop di kubikel kantor.
Kalau dibiarkan terus-menerus, tingkat burnout kamu bisa meroket dan bikin kesehatan mental jadi taruhannya. Kamu bakal gampang uring-uringan, kehilangan fokus kerja, hingga kelelahan parah. Nah, pas banget dengan momentum Hari Bersepeda Sedunia (World Bicycle Day) yang jatuh setiap tanggal 3 Juni, tren bike to work hadir sebagai penyelamat waras terpopuler saat ini. Mengganti kendaraan bermotor dengan kayuhan pedal ternyata bukan cuma soal gaya hidup hijau, tapi juga taktik bertahan hidup di tengah kerasnya jalanan kota, lho. Yuk, simak lima alasan kenapa tren bike to work bisa jadi kunci kewarasan kamu berikut ini!
