5 Cara biar Energi Terjaga meski Terjebak Macet Bekasi Berjam-jam

- Kemacetan parah melanda wilayah Bekasi sejak awal Mei 2026 akibat proyek perbaikan jalan yang belum rampung, membuat warga terjebak berjam-jam di perjalanan.
- Artikel menawarkan cara menjaga energi dan emosi saat macet, seperti bernapas dalam-dalam, mengucapkan afirmasi positif, serta mensyukuri hal-hal kecil di sekitar.
- Dianjurkan juga mendengarkan musik atau podcast menenangkan dan melakukan peregangan ringan agar tubuh tetap rileks serta pikiran lebih mindful selama perjalanan.
Kemacetan parah kembali terjadi di wilayah Bekasi. Kepadatan kendaraan tampak mengular sejak Senin (4/5/2026). Bahkan, orang yang berbondong-bondong berangkat setelah subuh pada Selasa (5/5/2026) pun tetap terjebak macet, yang diduga berasal dari penyempitan jalan akibat proyek perbaikan jalan yang tak kunjung rampung.
Matahari belum juga menampakkan kehadirannya tapi deru mesin bercampur klakson sudah terdengar bersahutan. Barisan kendaraan mengular panjang, menanti pergerakan tipis yang cukup menguji kesabaran. Bagi sebagian orang, situasi ini gak bisa terhindarkan. Daripada hari semakin buruk dengan mood yang tak menentu, lebih baik atur energi dan emosi agar tidak memaksakan diri melawan keadaan.
Di tengah kemacetan dan kelelahan itu, kita punya opsi untuk mengendalikan energi dengan melakukan hal-hal sederhana. Ini panduan untukmu yang harus berhadapan dengan kemacetan sehari-hari.
1. Bernapas dalam-dalam

Terjebak di tengah kemacetan mungkin akan membuatmu mudah tersulut emosi. Ikutan gak sabar, menggerutu, dan bisa berimpas buruk ke orang lain. Di saat-saat seperti ini, kemacetan bukanlah hal yang bisa dilawan dengan mudah, Untuk itu, kamu perlu mengendalikan diri terlebih dulu.
Dilansir Calm, dari artikel yang sudah di-review oleh Dr. Chris Mosunic, PhD, RD, MBA, mulailah dengan menarik napas panjang-panjang. Tarik napas lewat hidung, tahan beberapa detik, lalu hembuskan melalui mulut. Caramu mengatur napas bisa memengaruhi kemampuan dirimu untuk bisa relaks dan gak stres, lho.
2. Ucapkan berbagai afirmasi positif

Jangan meremehkan afirmasi positif, lho. Meski kesannya simpel, afirmasi positif yang kamu ucapkan itu merupakan bentuk manifestasi dan cara untuk menjaga fokus. Ketika kamu berhasil mengatur emosi agar tidak frustasi atau marah selama perjalanan, maka akan membuatmu lebih tenang sehingga perjalanan pun terasa lebih aman.
David J Bredehoft Ph.D dalam Psychology Today mengatakan bahwa afirmasi adalah pernyataan singkat yang diucapkan dengan lantang atau dalam hati secara teratur. Afirmasi diri membantu individu mencapai pengendalian diri dengan merefleksikan nilai-nilai yang membimbing hidup mereka. Kamu bisa mengatakan, "hari ini akan menyenangkan", "perjalanan ini akan lancar", "aku tenang".
3. Perhatikan hal-hal yang bisa disyukuri

Di tengah kemacetan, ada banyak hal yang mungkin selama ini tidak terlihat. Kemacetan membuat banyak orang berpikir negatif, kesal, frustasi, marah, dan gak sabar. Padahal setiap hari akan selalu ada hal-hal baik yang mengelilingi hidupmu
Ketika mengendari motor atau mobil dan terjebak kemacetan, mungkin kamu bisa melatih diri untuk berpikir positif. Bersyukurlah bahwa kamu masih sehat, punya kendaraan, punya uang untuk membayar taksi atau ojek online, dan lain sebagainya. Dengan begitu, mindset-mu akan teralihkan dari stres menjadi lebih bersyukur.
4. Coba dengarkan musik atau podcast yang menenangkan

Dilansir Calm, salah satu cara menghadapi kemacetan itu dengan mendengarkan musik yang relaks dan menenangkan. Sambil menunggu, kamu bisa mendengarkan lagu-lagu yang disukai. Kamu juga bisa memilih playlist musik-musik instrumental yang memberikan efek soothing.
Selain musik, kamu juga bisa mendengarkan podcast dan radio. Intinya, carilah aktivitas yang bisa membantu meredam emosimu sepanjang perjalanan. Mendengarkan musik juga membantumu lebih mindful sepanjang perjalanan.
5. Buat dirimu senyaman mungkin dengan stretching

Kalau terlalu lama berdiam di dalam mobil atau duduk di atas jok motor, pasti akan membuat badanmu cepat lelah. Kamu bisa melakukan peregangan simpel. Misalnya mengatur posisi duduk lalu menggerakkan tangan, leher, atau pundak.
Kemacetan juga mengajarkanmu lebih mindful dan benar-benar merasakan seluruh indera. Kamu bisa fokus melihat hal-hal di sekitarmu, mendengar suara-suara klakson bersahutan, meraba baju, menyentuh jok mobil. Dengan ebgitu, fokusmu akan berpindah dari kemacetan ke hal-hal yang membuatmu lebih aware
Itu dia beberapa hal kecil yang bisa kamu lakukan sambil menghadapi kemacetan. Ini cuma cara kecil yang akan membantu meregulasi emosimu ketika berhadapan dengan kemacetan sehari-hari.

![[QUIZ] Dari Kemiripan Sifat kamu dengan Kak Ros, Seberapa Galak Dirimu?](https://image.idntimes.com/post/20250526/1000002766-b8bac0077b69de900bb7fa0a9fedbf01-ca3fd2f9f3b2ca0d182d18d818be3511.jpg)
















