Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hobi Pelihara Burung Bikin Candu, Bonusnya Baik buat Kesehatan Mentalmu!

Hobi Pelihara Burung Bikin Candu, Bonusnya Baik buat Kesehatan Mentalmu!
Ilustrasi hobi burung (pexels.com/Photo by Efrem Efre)

Hobi memelihara atau menikmati burung sering dianggap sederhana, padahal di balik itu ada ketenangan yang sulit dijelaskan. Suara kicauan burung di pagi hari bisa menjadi ‘terapi’ alami yang membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres setelah rutinitas yang padat.

Aktivitas ini juga mengajak kamu untuk lebih dekat dengan alam, sesuatu yang sering terlupakan di tengah kesibukan sehari-hari. Lalu kenapa hobi memelihara burung baik buat kesehatan mental?

1. Kicauan tenang, pikiran senang

ilustrasi burung layang-layang lumbung (pixabay.com/sharkolot)
ilustrasi burung layang-layang lumbung (pixabay.com/sharkolot)

Suara kicauan burung punya efek menenangkan yang alami. Ritme suara yang lembut dan berulang bisa membantu pikiran kamu jadi lebih rileks, apalagi saat pagi hari atau ketika suasana sedang sepi. Banyak orang merasa stresnya berkurang hanya dengan duduk santai sambil mendengarkan burung berkicau.

Selain itu, kicauan burung juga bisa membantu mengalihkan fokus dari hal-hal yang membuat cemas. Saat kamu mulai menikmati suaranya, pikiran perlahan jadi lebih ringan. Ini seperti terapi sederhana yang bisa kamu rasakan setiap hari tanpa harus pergi ke mana-mana.

Bahkan ada tahun 2013 yang menjelaskan bahwa kicauan burung bisa meningkatkan rentang perhatian dan membantu kita pulih dari stres. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Psychology ini mewawancarai dua puluh peserta dan menemukan bahwa kicauan burung adalah jenis suara alam yang paling sering mereka kaitkan dengan pemulihan stres dan pemulihan perhatian. Para responden menceritakan bahwa kicauan burung mengingatkan mereka pada lanskap alam yang menenangkan secara keseluruhan, dan juga menyenangkan dan merdu untuk didengarkan.

2. Suaranya merdu, hati terpandu

ilustrasi burung kaktus wren (pixabay.com/Francisco Corado Rivera)
ilustrasi burung kaktus wren (pixabay.com/Francisco Corado Rivera)

Kicauan burung yang merdu bisa membantu mengatur emosi kamu jadi lebih stabil. Ketika hati sedang gelisah, suara alam seperti ini mampu memberi rasa nyaman dan membantu menenangkan perasaan yang tidak menentu. Perlahan, suasana hati jadi lebih terarah dan tidak mudah meledak.

Selain itu, mendengarkan suara burung secara rutin bisa meningkatkan mood kamu. Hal-hal kecil seperti ini seringkali berdampak besar, karena membantu kamu merasa lebih damai dan tidak mudah terbawa suasana negatif.

"Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2024 menunjukkan bahwa setengah jam mengamati burung bisa membuat kita lebih bahagia, lebih sehat, dan membantu menumbuhkan hubungan yang lebih dalam dengan alam," jelas Jolanta Burke, seorang dosen senior Centre for Positive Health Sciences, RCSI University of Medicine and Health Sciences dikutip dari laman The Conversation.

 

3. Irama alam, redakan tekanan

ilustrasi burung berkicau (pexels.com/Siegfried Poepperl)
ilustrasi burung berkicau (pexels.com/Siegfried Poepperl)

Kicauan burung adalah bagian dari suara alam yang terbukti bisa menurunkan tingkat stres. Irama yang alami membuat tubuh lebih santai dan membantu menurunkan ketegangan setelah aktivitas yang melelahkan. Ini sangat cocok buat kamu yang butuh 'healing' tanpa ribet.

Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam BioScience mengukur berbagai karakteristik alam di lingkungan perkotaan. Mereka menemukan bahwa tutupan vegetasi dan kelimpahan burung di sore hari berkorelasi positif dengan prevalensi depresi, kecemasan, dan tingkat stres yang rendah.

Temuan tersebut sangat jelas, sehingga para peneliti bisa memberikan angka pada jumlah minimum tutupan vegetasi yang dibutuhkan untuk mengurangi setiap masalah kesehatan mental. Hasilnya 20 persen untuk depresi, 30 persen untuk kecemasan, dan 20 persen untuk stres.

Tidak hanya itu, suara burung juga bisa membantu mengurangi tekanan mental. Ketika kamu mendengarnya secara rutin, tubuh akan terbiasa merespons dengan rasa tenang, sehingga kamu jadi lebih tahan terhadap stres sehari-hari.

4. Kicauan rutin, emosi lebih teratur

ilustrasi memelihara burung (pexels.com/munkhbayar dambajav)
ilustrasi memelihara burung (pexels.com/munkhbayar dambajav)

Mendengarkan kicauan burung setiap hari bisa menciptakan rutinitas yang menenangkan. Rutinitas ini penting untuk kesehatan mental karena membantu kamu merasa lebih teratur dan tidak mudah cemas. Bahkan, hanya dengan beberapa menit saja, efeknya sudah bisa terasa.

"Mendengarkan kicau burung sepanjang hari berdampak positif pada kesejahteraan kita. Bahkan mendengar kicau burung di dalam ruangan, melalui jendela yang terbuka, dapat meningkatkan kondisi emosional kita, meskipun hanya dalam jangka pendek," terang Burke.

Selain itu, kicauan burung juga bisa membantu kamu mengelola emosi dengan lebih baik. Saat emosi mulai naik, suara burung bisa jadi 'pengingat' untuk kembali tenang dan tidak terburu-buru dalam bereaksi.

5. Nada alam, jiwa lebih dalam

Ilustrasi hobi burung (pexels.com/Photo by Efrem Efre)
Ilustrasi hobi burung (pexels.com/Photo by Efrem Efre)

Kicauan burung bukan sekadar suara, tapi juga bisa membuat kamu lebih terhubung dengan diri sendiri. Saat kamu benar-benar mendengarkan, ada rasa damai yang muncul dan membuat kamu lebih sadar akan kondisi perasaanmu sendiri.

Di sisi lain, suara burung juga membantu kamu menikmati momen sederhana. Hal ini penting untuk kesehatan mental karena membuat kamu tidak terus-menerus memikirkan hal berat. Dengan begitu, hidup terasa lebih ringan dan jiwa pun jadi lebih tenang.

"Mengamati burung juga bisa terasa mengagumkan sekaligus menyenangkan. Penelitian menunjukkan bahwa merasakan kekaguman terhadap alam dapat mengubah kesejahteraan manusia secara positif," kata Burke.

Pada akhirnya, hobi pelihara burung bukan hanya soal kesenangan semata, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental. Interaksi rutin dengan burung dapat menciptakan rasa nyaman, mengurangi rasa kesepian, dan memberikan kebahagiaan kecil yang berarti dalam kehidupan sehari-hari.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us