Ledakan emosi pada penyandang autisme sering kali disalahpahami sebagai tantrum biasa. Padahal, kondisi ini lebih kompleks dan biasanya terjadi karena mereka merasa kewalahan baik dari segi sensorik, emosi, atau situasi yang tidak terduga. Di momen seperti ini, reaksi kita sebagai orang terdekat sangat berpengaruh.
Mendampingi dengan empati menjadi kunci utama. Bukan untuk langsung menghentikan ledakan emosi, tapi membantu mereka kembali merasa aman dan tenang. Dengan pendekatan yang tepat, situasi yang awalnya terasa intens bisa lebih mudah dihadapi bersama. Simak cara-caranay di bawah ini, yuk!
