Rutinitas kerja sering kali membuat seseorang berpindah dari satu mode ke mode lain tanpa jeda. Pagi hari langsung membuka laptop setelah bangun tidur, sementara sore atau malam masih memikirkan pekerjaan meski sudah meninggalkan meja kerja. Akibatnya, batas antara waktu produktif dan waktu personal terasa semakin tipis.
Padahal, transisi sederhana dapat membantu tubuh dan pikiran memahami bahwa satu aktivitas telah selesai dan aktivitas berikutnya akan dimulai. Tidak harus berupa ritual panjang atau kegiatan yang rumit. Beberapa kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten justru bisa membuat pergantian suasana terasa lebih tenang.
