Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Menghemat Air Bersih di Rumah saat Kemarau, Stok Tetap Aman
ilustrasi membilas tangan di pancuran (magnific.com/jcomp)
  • Musim kemarau dapat menipiskan pasokan air bersih, sehingga rumah tangga perlu menerapkan kebiasaan hemat air tanpa mengurangi kebutuhan sehari-hari.
  • Penghematan bisa dilakukan dengan mandi memakai shower singkat, mencuci piring menggunakan wadah, serta menyiram tanaman melalui botol berlubang agar air keluar perlahan.
  • Efisiensi air juga dapat diterapkan lewat toilet dual flush atau botol dalam tangki, serta menampung air buangan AC untuk menyiram tanaman dan membersihkan area rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musim kemarau sering membuat pasokan air bersih menipis di berbagai daerah. Sumur dan saluran air bisa mengering lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini membuat banyak rumah tangga mulai khawatir kehabisan air.

Menghemat air bukan berarti harus hidup serba kekurangan atau kesulitan. Ada banyak cara sederhana yang bisa diterapkan setiap hari tanpa ribet. Simak lima langkah berikut agar stok air di rumah tetap aman selama kemarau panjang!

1. Mandi dengan shower lebih hemat dibanding berendam

mandi dengan shower (magnific.com/user18526052)

Mandi dengan shower menghemat pemakaian air dibandingkan berendam di bak. Berendam membutuhkan air jauh lebih banyak untuk mengisi bak sampai penuh. Shower dengan pancuran hemat air hanya memakai sebagian kecil dari jumlah tersebut.

Gunakan shower dengan kepala pancuran yang dirancang hemat air. Waktu mandi juga sebaiknya tidak terlalu lama agar air tidak terbuang. Kebiasaan ini menghemat air dalam jumlah besar setiap harinya.

2. Mencuci piring dengan air dalam wadah menghemat pemakaian air bersih

wadah untuk mencuci piring (magnific.com/wirestock)

Mencuci piring dengan air dalam wadah menghemat pemakaian air bersih di rumah. Jangan biarkan keran mengalir terus selama proses mencuci piring. Tampung air di baskom lalu gunakan untuk membilas secara bertahap.

Air dalam wadah juga bisa dipakai ulang untuk keperluan lain. Setelah mencuci piring, airnya masih bisa untuk menyiram tanaman. Kebiasaan sederhana ini mengurangi pemborosan air setiap hari.

3. Menyiram tanaman dengan botol berlubang menghemat persediaan air

menyemprot tanaman dengan botol spray (magnific.com/magnific)

Menyiram tanaman dengan botol berlubang menghemat persediaan air rumah saat kemarau. Air keluar perlahan dari lubang kecil sehingga meresap optimal ke tanah. Cara ini mencegah air terbuang percuma karena mengalir deras.

Botol bekas air mineral bisa dilubangi kecil-kecil di bagian tutupnya. Isi botol dengan air lalu balikkan atau tekan perlahan di atas tanah. Tanaman tetap terairi dengan baik meski air yang dipakai sedikit.

4. Toilet dual flush menghemat volume air yang dipakai setiap flush

ilustrasi dual flush toilet (magnific.com/magnific)

Toilet dual flush menghemat volume air yang dipakai setiap kali flush. Tombolnya bisa dipilih sesuai kebutuhan, kecil untuk cair dan besar untuk padat. Pemakaian air jadi lebih efisien tanpa mengurangi fungsi kebersihan. Jika belum punya, bisa juga memasukkan botol berisi air ke dalam tangki. Cara ini mengurangi volume air yang tersimpan dan dipakai setiap flush. Penghematan ini terasa besar dalam jangka panjang untuk seluruh keluarga.

5. Mengumpulkan air AC menghemat pemakaian air bersih di rumah

ilustrasi tetesan air ac (magnific.com/8photo)

Mengumpulkan air AC menghemat pemakaian air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Air buangan AC masih bisa dipakai untuk menyiram tanaman atau mengepel lantai. Tampung tetesan airnya dengan ember atau wadah di bawah pipa pembuangan. Air AC tidak mengandung sabun atau bahan kimia berbahaya. Gunakan langsung untuk membersihkan teras, halaman, atau menyiram tanaman hias. Kebiasaan ini memanfaatkan air yang biasanya terbuang begitu saja.

Hemat air itu soal kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten. Mulai dari mandi shower sampai memanfaatkan air AC. Kalau dilakukan rutin, stok air rumah tetap aman sepanjang kemarau.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article