Ramadan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga. Ia adalah bulan pembentukan karakter, penjernihan hati, dan momen terbaik untuk memulai hijrah bukan hanya secara simbolis, tetapi secara konsisten dan berkelanjutan. Banyak orang merasa lebih religius selama Ramadan, namun tantangannya adalah menjaga semangat itu tetap hidup setelah bulan suci berakhir.
Agar Ramadan benar-benar menjadi titik balik yang nyata, dibutuhkan strategi yang sadar dan terencana. Berikut lima cara yang bisa kamu lakukan agar hijrah di bulan Ramadan tidak berhenti sebagai euforia sesaat, tetapi menjadi perubahan yang menetap dalam hidup.
