Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Menyimpan Buku di Ruangan Lembap biar Gak Berjamur

ilustrasi buku
ilustrasi buku (unsplash.com/Pierre Bamin)
Intinya sih...
  • Buku di ruangan lembap akan lebih awet jika rak diberi jarak dari dinding. Ini memungkinkan udara mengalir di sekitarnya.
  • Sirkulasi udara yang baik, dibantu ventilasi, kipas, atau penyerap lembap, bisa menekan kelembapan penyebab jamur pada buku.
  • Perawatan rutin, seperti mengatur cahaya, suhu, dan jumlah buku sesuai kapasitas ruangan, membantu mencegah kerusakan jangka panjang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Buat kamu yang suka baca, punya koleksi buku di rumah itu rasanya menyenangkan banget. Namun, kalau kamarmu lembap, masalah bisa muncul, seperti halaman cepat berjamur, bau, dan rusak. Banyak orang akhirnya pasrah. Padahal, sebenarnya ada cara simpel biar buku tetap aman walau ruangan kurang ideal. Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan biar buku tetap awet di tempat lembap.

1. Atur rak buku sesuai kondisi ruangan

ilustrasi buku
ilustrasi buku (unsplash.com/Elijah Crouch)

Kebanyakan orang menata rak sekadar biar rapi tanpa memikirkan tentang udara di sekitarnya. Padahal, posisi rak punya pengaruh besar terhadap kondisi buku. Hindari menempelkan rak langsung ke dinding, apalagi kalau dinding di rumah kamu sering lembap. Beri sedikit jarak biar udara bisa mengalir dan jamur tidak gampang muncul.

Selain itu, jangan terlalu padat saat menyusun buku. Sisakan sedikit ruang agar sirkulasi udara di antara buku tetap berjalan. Buku yang terlalu rapat justru lebih cepat lembap dan sulit dibersihkan. Penataan yang baik bukan hanya terlihat rapi, melainkan juga membantu menjaga buku tetap kering dan awet.

2. Perhatikan sirkulasi udara di sekitar rak

ilustrasi rak buku
ilustrasi rak buku (unsplash.com/Kamil Kalkan)

Kelembapan ruangan sering meningkat karena udara tidak bergerak dengan baik. Jika memungkinkan, buka jendela setiap pagi agar udara segar masuk dan kelembapan berkurang. Untuk ruangan tanpa jendela, gunakan kipas kecil atau ventilasi tambahan agar sirkulasi udara tetap berjalan. Hindari menutup ruangan terlalu rapat sepanjang hari karena itu mempercepat pertumbuhan jamur.

Bahan penyerap lembap, seperti gel silika (silica gel) atau arang aktif, juga bisa membantu menjaga keseimbangan udara. Letakkan di beberapa titik sekitar rak buku untuk menahan kadar air berlebih di udara. Meski sederhana, kebiasaan ini cukup efektif mengurangi risiko buku berjamur. Dengan sirkulasi udara yang baik, kamu tidak perlu khawatir rak buku berubah jadi tempat lembap yang merusak koleksi.

3. Bersihkan buku secara berkala dengan cara yang tepat

ilustrasi buku
ilustrasi buku (pexels.com/Perfecto Capucine)

Debu yang menempel di buku bisa menjadi pemicu munculnya jamur jika dibiarkan terlalu lama. Coba biasakan untuk membersihkan rak dan permukaan buku setiap beberapa minggu sekali. Gunakan kain kering lembut atau kuas kecil agar debu terangkat tanpa merusak permukaan kertas. Jika menemukan bercak lembap, segera keringkan di tempat teduh agar tidak menyebar.

Membersihkan buku secara rutin tidak membutuhkan waktu lama, tapi hasilnya bisa terasa dalam jangka panjang. Selain mencegah jamur, kegiatan ini juga membuat buku terlihat terawat dan nyaman dibaca kapan pun. Banyak orang mengabaikan hal ini karena terlihat sepele, padahal justru di situlah perawatan paling dasar dimulai. Semakin rutin dilakukan, semakin kecil kemungkinan buku rusak karena kelembapan.

4. Perhatikan sumber cahaya dan suhu ruangan

ilustrasi rak buku
ilustrasi rak buku (unsplash.com/Lesly Juarez)

Cahaya dan suhu ruangan sering diabaikan, padahal keduanya berpengaruh terhadap kondisi buku. Ruangan yang terlalu gelap cenderung lembap, sementara suhu yang terlalu panas bisa membuat kertas menguning. Pilih pencahayaan yang cukup, misalnya lampu hangat yang menyala beberapa jam setiap hari. Hal ini membantu menjaga kelembapan tetap stabil tanpa merusak warna sampul buku.

Hindari meletakkan buku di tempat yang langsung terkena sinar Matahari. Meski tampak kering, panas berlebihan dapat merusak struktur kertas dan membuat lem pada punggung buku mudah rapuh. Jaga agar suhu ruangan tetap seimbang, seperti tidak terlalu panas atau dingin. Dengan begitu, kondisi buku akan lebih tahan lama.

5. Sesuaikan jumlah buku dengan kapasitas ruangan

ilustrasi rak buku
ilustrasi rak buku (unsplash.com/Pickawood)

Ruangan lembap dengan tumpukan buku yang terlalu banyak bisa memperparah kondisi kelembapan. Sebaiknya, sesuaikan jumlah buku dengan ukuran rak dan ruang penyimpanan yang kamu miliki. Jika ruang sudah penuh, pertimbangkan untuk memindahkan sebagian buku ke tempat lain yang lebih kering. Menyimpan buku secara berlebihan hanya membuat perawatan jadi lebih sulit.

Tidak semua buku harus disimpan di rak terbuka. Buku yang jarang dibaca bisa ditempatkan di kotak tertutup dengan penyerap lembap di dalamnya. Dengan begitu, kamu tetap bisa menjaga kondisinya tanpa membuat ruangan terasa sumpek. Menyimpan buku sesuai kapasitas juga membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman dan terorganisasi.

Menjaga buku di ruangan lembap memang butuh perhatian, tapi tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan kebiasaan sederhana dan penataan yang tepat, koleksi buku bisa tetap terawat dalam jangka panjang. Jadi, sudah siap mengecek ulang rak bukumu hari ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Life

See More

Kenapa Buku yang Jarang Dibaca Cepat Rusak?

30 Nov 2025, 16:44 WIBLife