Melihat kabar baik dari orang lain kini menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ada yang baru mendapat pekerjaan, berhasil membeli rumah, menyelesaikan pendidikan, hingga membagikan pencapaian kecil yang membuat banyak orang ikut senang. Di sisi lain, tidak sedikit orang yang tanpa sadar mulai menyusun target baru hanya karena merasa tertinggal setelah melihat pencapaian tersebut.
Memiliki target tentu bukan hal yang keliru. Namun ketika target muncul semata-mata karena ingin mengejar langkah orang lain, proses yang dijalani sering terasa jauh lebih berat. Sebelum menjadikan pencapaian orang lain sebagai tolok ukur, ada baiknya memahami beberapa dampak yang kerap muncul tanpa disadari.
