Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Living Wall Jadi Solusi Rumah Mungil, Ini Cara Membuatnya

Living Wall Jadi Solusi Rumah Mungil, Ini Cara Membuatnya
Dekorasi living wall (generated image by ChatGPT/Maya Fahel)
Share Article

Punya rumah mungil bukan berarti harus mengorbankan kehadiran tanaman hijau. Kini, banyak orang mulai beralih ke living wall atau taman vertikal sebagai solusi untuk menghadirkan suasana asri tanpa memakan banyak tempat. Selain mempercantik rumah, living wall juga bisa membuat ruangan terasa lebih sejuk dan nyaman.

Menariknya, membuat living wall tidak harus mengeluarkan biaya mahal. Dengan memilih tanaman yang tepat dan menata dinding secara kreatif, kamu sudah bisa menciptakan sudut hijau yang estetik sekaligus fungsional. Yuk, simak cara membuat living wall di rumah!

1. Pilih dinding dan tanaman yang tepat

Dekorasi living wall
Dekorasi living wall (magnific.com/freepik)

Langkah pertama adalah menentukan lokasi living wall. Pilih dinding yang mendapatkan cahaya matahari sesuai kebutuhan tanaman, baik di area teras, balkon, halaman belakang, maupun di dalam rumah yang dekat jendela. Pastikan juga dinding cukup kuat untuk menahan rak atau pot yang akan dipasang.

Selanjutnya, pilih tanaman yang mudah dirawat seperti sirih gading, lili paris, pakis, philodendron, atau monstera mini. Tanaman-tanaman ini dikenal tahan di berbagai kondisi dan memiliki daun yang rimbun, sehingga living wall akan terlihat penuh dan segar meski ditempatkan di area yang terbatas.

Berikut beberapa rekomendasi tanaman yang cocok untuk living wall beserta cara merawatnya.

  • Sirih gading (Pothos)
    Cocok untuk pemula karena sangat mudah tumbuh dan memiliki daun yang menjuntai cantik. Siram 2–3 kali seminggu atau saat media tanam mulai mengering. Letakkan di area yang mendapat cahaya terang tidak langsung agar warna daunnya tetap cerah.
  • Lili paris (Spider plant)
    Memiliki daun panjang bergaris hijau-putih yang membuat living wall terlihat lebih segar. Tanaman ini cukup disiram 2 kali seminggu dan sebaiknya diletakkan di tempat yang terang, tetapi tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Pakis boston (Boston fern)
    Pakis memberikan kesan rimbun dan alami pada dinding. Tanaman ini menyukai udara yang lembap, sehingga media tanam sebaiknya tetap sedikit lembap. Semprot daunnya sesekali agar tetap segar, terutama saat cuaca panas.
  • Philodendron
    Tanaman ini memiliki daun hijau mengilap yang memberikan kesan elegan. Perawatannya cukup mudah, yaitu menyiram saat tanah mulai kering dan meletakkannya di tempat dengan cahaya terang tidak langsung. Hindari penyiraman berlebihan agar akar tidak membusuk.
  • Monstera minima (Rhaphidophora tetrasperma)
    Cocok untuk kamu yang menyukai tampilan tropis. Daunnya berlubang seperti monstera, tetapi ukurannya lebih kecil sehingga pas untuk living wall. Siram sekitar 2 kali seminggu dan pastikan media tanam memiliki drainase yang baik.
  • Tradescantia (Adam Hawa)
    Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau keunguan yang membuat living wall terlihat lebih berwarna. Perawatannya mudah, cukup siram saat tanah mulai mengering dan letakkan di tempat yang mendapat cahaya terang agar warna daunnya tetap cantik.

2. Gunakan rak atau panel vertikal agar lebih rapi

Dekorasi living wall
Dekorasi living wall (generated image by ChatGPT/Maya Fahel)

Agar tidak memakan banyak ruang, gunakan rak dinding, panel besi, palet kayu, atau pot gantung sebagai tempat meletakkan tanaman. Susun pot secara bertingkat sehingga dinding terlihat lebih hidup dan setiap tanaman tetap mendapatkan ruang untuk tumbuh dengan baik.

Supaya tampilannya semakin menarik, kombinasikan tanaman dengan ukuran daun dan warna yang berbeda. Misalnya, letakkan tanaman menjuntai di bagian atas, lalu padukan dengan tanaman berdaun lebar di bagian tengah dan tanaman kecil di bagian bawah. Susunan seperti ini membuat living wall terlihat lebih seimbang dan estetik.

3. Rawat secara rutin agar tetap hijau dan segar

Dekorasi living wall
Dekorasi living wall (generated image by ChatGPT/Maya Fahel)

Living wall tetap membutuhkan perawatan agar tanaman bisa tumbuh sehat. Siram tanaman sesuai kebutuhannya, terutama saat cuaca sedang panas. Jangan lupa memangkas daun yang mulai menguning atau kering agar tampilannya tetap rapi dan tanaman bisa tumbuh lebih optimal.

Selain itu, berikan pupuk secara berkala dan pastikan sistem drainase pot berjalan dengan baik agar air tidak menggenang. Dengan perawatan sederhana tetapi rutin, living wall akan selalu terlihat hijau, segar, dan menjadi dekorasi alami yang membuat rumah mungil terasa lebih nyaman.

Living wall bukan hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk menghadirkan suasana yang lebih segar di ruang terbatas. Dengan penataan yang tepat dan perawatan rutin, dinding kosong pun bisa berubah menjadi sudut hijau yang estetik dan menenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

5 Jenis Tanaman Japonica yang Memukau untuk Dekorasi Rumah

08 Jul 2026, 16:25 WIBLife
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More