Cara ini perlu diterapkan seluruhnya, bukan untuk dipilih salah satu atau beberapa saja. Percayalah, kamu bisa.
1. Lebih fokuskan pikiranmu pada mereka yang menyayangimu, berusahalah untuk melepaskan pikiran dari mereka yang menghancurkanmu.
Di dunia ini pasti ada yang menyayangimu, setidaknya orang yang menunjukkan tabiat baik kepadamu. Fokuskan pikiranmu kepada mereka dan apa yang telah mereka lakukan untukmu. Pikirkan saat-saat bersama mereka dan apa jadinya saat itu jika gak ada kamu. Orang yang menghancurkanmu itu anggap saja memang membuat dirinya seakan dilahirkan ke dunia hanya untuk menjadi kerikil sandungan bagi kehidupan orang lain.
Kasihan ya mereka hidup hanya untuk seperti itu. Kamu adalah warna dan cahaya bagi mereka yang menyayangimu, jangan sia-siakan keberadaan mereka yang menyayangimu. Berceritalah pada mereka, sayangi mereka yang menyayangimu, karena kamu gak akan butuh usaha lebih toh mereka sudah menyayangimu. Kamu bisa.
2. Temukan orang kepercayaan yang bisa kamu luapkan semua perasaanmu dan kamu andalkan, gak harus keluarga kok.
Saya hanya beruntung memiliki orangtua dan kakak yang sangat supportive. Bukan berarti orang kepercayaanmu harus dari keluarga, karena di luar sana memang banyak keluarga yang gak supportive, bahkan menjadi sumber depresi. Toh ada juga orangtua yang membunuh anaknya sendiri kan?
Mereka semua tetap manusia dengan karakternya masing-masing. Jadi temukanlah manusia yang kamu rasa nyaman dan bisa dipercaya. Ada kok, pasti ada, tenang saja. Keluar lah dan terus berusaha mencari, kita ini manusia memang makhluk sosial, kita gak bisa menghadapi semuanya sendiri. Memang rasanya gak akan ada yang peduli, jika kamu gak cerita, manusiawi karena mereka belum mendengar apapun darimu.
Kamu juga pasti sering mendengar bahwa kamu perlu mendekatkan diri pada Tuhan agar semua ini gak terjadi, benar, tapi kehidupan ini ibarat segitiga. Selain hubungan vertikal ke atas dengan Tuhanmu, kamu perlu menemukan hubungan horizontal yang kuat dengan orang lain yang bisa dipercaya. Orang akan khilaf di waktu tertentu, itu manusiawi, itulah gunanya ada orang terpercaya untuk bisa merangkul dan saling mengingatkan.
Saya pun gak akan ada di sini menulis untukmu jika saya gak memiliki orang kepercayaan. Bahkan orang yang dimuliakan Tuhan seperti nabi pun membutuhkan sahabat untuk melalui hidup. Orang semulia nabi saja membutuhkannya, jadi kamu pasti bisa.
3. Jangan biarkan mereka yang menghancurkanmu itu menang.
Ya, memang kamu gak usah mempedulikan anggapan mereka yang menghancurkan dirimu. Namun bukan berarti kamu akan membiarkan mereka menang dengan semua anggapan itu. Kamu gak perlu membuktikan apapun pada mereka, buat apa, toh mereka sudah menjadi racun bagi hidupmu. Kamu cuma perlu gak membiarkan mereka merasa di atas angin, karena mereka merasa apa yang dipikirkan tentang dirimu itu benar, sampai akhirnya mereka dengan angkuhnya menjadi lebih kuat mempengaruhi lingkungan yang "rencananya" akan kamu tinggalkan. Kuatlah, kamu bisa.
4. Hidupmu adalah hidupmu, kebahagiaanmu adalah hakmu dan kamu sendiri yang paham apa yang akan buatmu bahagia.
Pikirkan dan buatlah daftar sebanyak mungkin tentang apa saja yang akan buatmu bahagia, apa saja yang bisa kamu lakukan untuk buatmu bahagia setulusnya, teman terdekat seperti apa yang ingin kamu miliki, makanan apa saja yang ingin kamu makan, tempat mana saja yang ingin kamu kunjungi, pengalaman apa saja yang ingin kamu alami, yang seluruhnya akan bikin kamu bahagia. Ada, pasti ada, teruslah mencoba.
Buat dari yang paling remeh dan sesederhana mungkin, sampai setinggi-tingginya bahkan yang bagi orang mustahil dan dari dalam hatimu juga berpikir itu angan-angan ketinggian. Tulis saja semua. Cobalah untuk memenuhi kebahagiaanmu itu mulai dari yang paling sederhana dan mudah. Kamulah kunci kebahagiaanmu sendiri. Kamu bisa.
5. Ingat baik-baik semua tujuan hidupmu, apapun itu, kamu harus memilikinya dan mengupayakannya.
Tanpa tujuan hidup memang kamu akan kesulitan melanjutkan hidup. Bayangkan dirimu sendiri ketika sudah tua nanti, akan jadi orang yang seperti apa, dengan siapa saja, melakukan apa saja? Susah terbayangkan karena saking depresinya kamu gak berpikir akan sampai tua? Kalau begitu coba bayangkan jika kamu meninggal.
Ingin diingat oleh orang sekitarmu sebagai sosok yang seperti apa? Seperti apa nama yang akan kamu tinggalkan untuk dunia ini? Bukan sosok seperti anggapan orang/mereka yang menghancurkanmu kan? Kamu sudah hidup sejauh ini, kamu hebat, jangan biarkan hidup yang sudah kamu jalani itu akhirnya sia-sia. Kamu bisa.
6. Hiduplah untuk melihat sebanyak-banyaknya senyum dan rasa terima kasih orang lain yang timbul karena perbuatan baikmu.
Untuk membebaskan pikiranmu dari beban pikiran dan masalah yang menumpuk, kamu perlu menjalankan hidupmu untuk orang lain, kamu perlu sebanyak mungkin bersedekah. Bersedekah itu gak melulu materi, bisa dalam bentuk bantuan atau bahkan karya seperti tulisan yang saya buat ini. Melihat senyum dan rasa terima kasih dari orang yang kamu bantu itu akan menjadi "obat" mujarab bagimu. Bahwa hidupmu berguna untuk orang lain.
Memang kamu sedang di masa butuh bantuan, tapi percayalah membantu orang lain di kondisi seperti itu akan membantu dirimu juga mendapatkan semangat hidup. Bayangkan dengan ketulusanmu, orang akan sangat berterimakasih padamu bahkan sampai menangis bersyukur karena bantuanmu. Itu akan membuatmu ingin melihat semakin banyak senyum dan rasa syukur orang lain, sehingga akhirnya kamu terus berbuat lebih untuk orang lain.
Oprah Winfrey diperkosa secara bergiliran dan disiksa sewaktu kecil, sampai ia hamil di usia 14 tahun dan keguguran karena penyiksaan berlebih. Semangatnya dalam membantu orang lain agar mampu melalui hal serupa ini lah yang membuatnya terus bisa menjalani hidup dan menjadi salah satu wanita paling sukses di dunia. Oprah juga manusia, kamu pasti bisa.
7. Tuhan itu sayang sama semua hamba-Nya, setiap manusia dilahirkan dengan tujuan khusus ke dunia ini. Apalagi untuk kamu yang mengalami hal gak biasa, itu artinya Tuhan akan menjadikanmu seseorang yang gak biasa-biasa saja.
Cobaan adalah tempaan yang bisa menjadi berkah lebih untukmu jika kamu berhasil melaluinya. Dengan kamu diberikan cobaan yang kamu rasa lebih berat dari orang kebanyakan, itu artinya Tuhan menyiapkan berkah yang lebih untukmu dibandingkan orang lain. Ya, memang benar, Tuhan gak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hamba-Nya, kamu pasti sering mendengarnya.
Kamu pasti mampu melaluinya, asal kamu melaksanakan semua 7 poin ini tanpa terkecuali. Itulah salah satu jalan dari Tuhan untuk membantumu melaluinya. Jangan pernah berhenti untuk berdoa memohon dikuatkan pada-Nya dengan tetap memahami 7 poin di atas. Kamu dipersiapkan oleh-Nya untuk menjadi sesuatu yang luar biasa. Kamu pasti bisa.
Mungkin kamu memang diperjalankan untuk membantu orang-orang yang mengalami masalah serupa, atau ini bisa menjadi bekal luar biasa agar kamu didengarkan oleh orang lain. Bayangkan saja jika seorang figur publik, motivator atau pengusaha sukses besar yang suka memberikan nasihat tapi mereka gak pernah merasakan sendiri apa yang mereka nasihatkan. Tentunya akan banyak orang yang menganggapnya munafik karena belum menghadapinya sendiri, sehingga ia menjadi kurang didengarkan. Namun kamu punya bekal itu dan itu adalah hadiah dari Tuhan.
Pesan-pesan dari Ibu saya itu membuat saya jatuh tersungkur lemas ke belakang dan mengurungkan niat saya untuk terjun. Saya pun akhirnya memegang teguh 7 poin di atas dan berjuang untuk bisa pulang ke kampung halaman untuk hidup bersama Ibu, Bapak dan kakak saya. Pada akhirnya saya tinggalkan kehidupan di Jakarta yang sebelumnya saya pikir bisa menjadi sumber penghasilan saya karena UMRnya termasuk tinggi dibandingkan kota lain. Ternyata kedamaian hati jauh lebih penting dan mencari rezeki bisa di mana saja.
Akhirnya saya berusaha mencari kerja dari rumah secara online dan mendapatkan pekerjaan terbaik yang pernah saya terima selama ini, yaitu sebagai penulis di sebuah perusahaan media yang dipenuhi rekan-rekan supportive. Sebuah perjuangan yang terbayarkan. Karenanya saya ingin menggunakan berkah dan kesempatan tersebut untuk berbagi denganmu yang harapannya bisa membantu. Amin.
Silakan sebarkan pesan ini, yang semoga bisa mampu membantu sebanyak mungkin orang melewati fasenya. Sekali lagi, kamu gak sendiri.
Jika kamu membutuhkan informasi dan konsultasi terkait hal seperti ini, kamu bisa menghubungi beberapa kontak di bawah ini:
- NGO Indonesia: Jangan Bunuh diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
- Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
- Kementrian Kesehatan Indonesia || telp: (021) 500454
Kamu gak sendiri, ya, kamu gak sendiri.
Dengan segala kehangatan dari teman yang bersedia berbagi semangat dan harapan,
You were born to love and to be loved.