Pernah berniat mencari satu foto di galeri, tetapi malah menghabiskan waktu karena harus melewati ribuan tangkapan layar, video, dan file yang sebenarnya sudah tidak dibutuhkan? Atau, baru membuka ponsel beberapa menit, perhatian langsung terpecah oleh notifikasi yang datang tanpa henti? Tanpa disadari, ruang digital yang semakin "penuh" juga bisa membuat pikiran terasa ikut sesak.
Karena itulah, belakangan semakin banyak orang mulai mencoba digital declutter. Kebiasaan ini bukan sekadar menghapus file atau mengosongkan memori ponsel, melainkan menata kembali kehidupan digital agar terasa lebih sederhana, minim distraksi, dan lebih nyaman digunakan.
Di tengah aktivitas yang hampir semuanya bergantung pada layar, digital declutter menjadi salah satu cara untuk mengambil kembali kendali atas waktu dan perhatian. Lalu, apa yang membuat kebiasaan ini semakin banyak diminati?
