Comscore Tracker

Gak Muluk-muluk, 5 Hal Sederhana Ini Bikin Anak Rumahan Bahagia

Anak rumahan anti boros pengeluaran, nih!

Menjadi anak rumahan sering kali membuatmu dipandang sebelah mata. Selain dianggap kurang pergaulan, anak rumahan juga sering dicap pemalu dan pendiam. Alasan mereka lebih sering menghabiskan waktunya di rumah karena tidak memang menyukai keramaian. Namun, bukan berarti anak rumahan tidak pernah hangout atau jalan-jalan di luar.

Memahami anak rumahan pastinya gampang-gampang susah. Apalagi sifat mereka yang terkadang tertutup dan sukar mengutarakan apa yang dirasakan terutama pada orang baru. Namun yang perlu kamu tahu, lima hal sederhana ini ternyata bikin anak rumahan bahagia. Kira-kira apa saja, ya?

1. Teman yang peduli dan pengertian

Gak Muluk-muluk, 5 Hal Sederhana Ini Bikin Anak Rumahan Bahagiailustrasi sahabat pengertian (Pexels.com/Liza Summer)

Anak rumahan bisa menjadi sangat moody. Terkadang, saat diundang untuk mengikuti acara tertentu, mereka akan langsung bersemangat menghadirinya. Namun bisa jadi di keesokan harinya, mereka malah gak jadi hadir karena perubahan suasana hati anak rumahan yang sering kali berubah-ubah.

Nah, saat beginilah anak rumahan membutuhkan teman yang pengertian. Teman yang bisa mengerti bahwa sering kali anak rumahan memiliki banyak alasan mengapa dia jarang keluar. Entah karena larangan orangtua atau kendala lainnya.

2. Tempat tenang hanya untuk diri mereka sendiri

Gak Muluk-muluk, 5 Hal Sederhana Ini Bikin Anak Rumahan Bahagiailustrasi sendirian di kamar (Pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Anak rumahan yang kebanyakan introver sangat menginginkan tempat tenang dimana mereka bisa menyendiri. Mereka betah duduk berjam-jam atau bahkan berdiam diri di kamar seharian. Kalau udah gini sih, biasanya laptop dan buku yang menemani mereka.

Keadaan rumah yang hening yang nyaman sudah menjadi surga tersendiri bagi mereka. Hal ini bukan berarti mereka tidak suka ditemani, hanya saja anak rumahan lebih suka menghabiskan waktu untuk menyendiri. Ada saatnya anak rumahan pergi keluar dan hangout bareng teman-temannya.

Baca Juga: 5 Zodiak Paling Penyendiri, Ada Cancer Si Anak Rumahan

3. Obrolan yang sesuai minat mereka

Gak Muluk-muluk, 5 Hal Sederhana Ini Bikin Anak Rumahan Bahagiailustrasi mengobrol secara daring (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Bisa dibilang anak rumahan cenderung membenci basa-basi, apalagi percakapan yang dangkal dan tak berarti. Akan tetapi, ketika mereka menemui orang yang klop dan nyaman diajak bicara, anak rumahan bisa-bisa susah berhenti mengoceh. Apalagi jika percakapan mereka ini menarik minatnya.

Anak rumahan paling suka ketika bertemu orang yang sealiran dengan mereka. Misal sama-sama menyukai musik dan film yang sama. Tak sedikit dari mereka yang tergabung dalam fandom tertentu, seperti penggemar budaya pop, idol KPop, atau artis dan film Hollywood. 

4. Teman yang membuat mereka merasa nyaman

Gak Muluk-muluk, 5 Hal Sederhana Ini Bikin Anak Rumahan Bahagiailustrasi sahabat (Pexels.com/Koolshooters)

Anak rumahan lebih banyak menghabiskan waktunya di kediamannya, tapi bukan berarti mereka tidak bersosialisasi. Anak rumahan cenderung berhati-hati dalam berteman. Mereka cukup tertutup pada orang baru. Butuh waktu sedikit lama bagi anak rumahan untuk merasa nyaman dengan teman baru.

Ketika mereka sudah nyaman berteman dengan seseorang, biasanya anak rumahan akan mengundangnya untuk mampir ke rumah. Mereka pun tidak sering melakukan ini pada orang banyak. Apabila temanmu yang merupakan anak rumahan mengajakmu pergi ke rumahnya dapat diartikan bahwa dia sudah sepenuhnya mempercayaimu.

5. Waktu untuk menenangkan diri

Gak Muluk-muluk, 5 Hal Sederhana Ini Bikin Anak Rumahan Bahagiailustrasi berdiam diri di rumah (Pexels.com/Eren Li)

Akhir pekan merupakan waktu yang tepat bagi mereka untuk menyendiri. Biasanya mereka akan berdiam diri di rumah setelah lelah melakukan aktivitas padat yang melelahkan hati dan fisik. Apa pun kegiatan yang menurut mereka menyenangkan pasti akan dilakukan di rumah saja.

Anak rumahan kurang tertarik menghabiskan waktu libur mereka dengan pergi keluar atau sekadar nongkrong di kafe. Bisa dibilang, mereka menjadi langganan menolak ajakan keluar teman-temannya. Well, namanya juga anak rumahan bukan anak tongkrongan.

Tidak ada yang salah menjadi anak rumahan selagi kamu merasa nyaman. Daripada harus memaksa berubah menjadi orang lain yang malah membuat diri sendiri tersiksa. Apalagi situasi pandemik sekarang yang membuat anak rumahan lebih diuntungkan.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Rasa Khawatir Milenial tentang Masa Depan

Emma Kaes Photo Verified Writer Emma Kaes

Welcome to my alter ego

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya