Pernah merasa tidak lagi terlalu peduli terhadap hal-hal yang dulu mudah memengaruhi perasaanmu? Kamu tidak lagi bereaksi berlebihan terhadap masalah, mulai enggan menceritakan isi pikiran kepada orang lain, atau merasa hubungan dengan orang-orang terdekat perlahan menjadi lebih jauh. Sekilas, perubahan ini mungkin terlihat seperti tanda kedewasaan. Namun, dalam kondisi tertentu, hal tersebut juga bisa berkaitan dengan emotional detachment, yaitu keadaan ketika seseorang merasa terputus dari emosinya sendiri atau kesulitan terhubung secara emosional dengan orang lain.
Emotional detachment tidak selalu berarti sesuatu yang buruk. Menjaga jarak emosional terkadang membantu seseorang menghadapi tekanan, tetapi kondisi ini juga bisa muncul sebagai respons terhadap stres berkepanjangan atau pengalaman yang menyakitkan. Jika berlangsung lama, keterputusan emosional bahkan dapat membuat seseorang kesulitan menikmati hidup dan membangun kedekatan dengan orang lain. Lantas, seperti apa bentuk emotional detachment yang terkadang tidak disadari? Berikut beberapa di antaranya.
