Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hindari, Ini 5 Bentuk Self-Love yang Salah Kaprah 

Hindari, Ini 5 Bentuk Self-Love yang Salah Kaprah
Pexels/giftpundits.com

Akhir-akhir ini kesadaran masyarakat akan pentingnya self-love alias mencintai diri sendiri semakin meningkat. Semakin banyak orang yang paham bahwa kita perlu menerima dan menyayangi diri sendiri. Dan hal itu memang benar. Untuk bisa bahagia, self-love adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki.

Tapi supaya benar-benar bahagia, tentu kita gak hanya harus memiliki self-love, tapi harus punya pemahaman yang benar pula soal itu. Jangan sampai kamu mencintai diri sendiri dengan cara yang salah, karena itu malah bisa merugikanmu. Misalnya, hindari 5 bentuk self-love yang salah kaprah berikut ini.

1. Cuek soal berat badan

Pexels/pixabay
Pexels/pixabay

Salah satu bentuk self-love adalah menyayangi tubuh sendiri, seperti apa pun bentuk tubuhmu dan berapa pun berat badanmu. Entah kurus atau gemuk, jangan sampai kamu minder apalagi benci pada tubuhmu sendiri. Tapi tentu, ada batasan yang masuk akal soal itu.

Kalau dari sisi medis bobot tubuhmu memang sangat kurang atau sangat berlebihan, bukan self-love namanya kalau kamu cuek saja dan tidak mau berubah. Kalau itu yang kamu lakukan, kamu malah bisa terkena penyakit kronis. Bahkan, akibatnya bisa fatal.

Kalau kamu memang mencintai diri sendiri, kamu harus merawat dan menjaga kesehatan tubuhmu, termasuk memperhatikan berat badanmu. Tidak perlu melakukan diet yang menyiksa, tapi berusahalah memperbaiki diri supaya kamu bisa punya kesehatan yang prima.

2. Gak mau capek fisik

Pexels/lisa fotios
Pexels/lisa fotios

Bentuk lain dari mencintai diri sendiri adalah tidak menyiksa diri dengan berbagai kegiatan yang melebihi kemampuan tubuh. Kalau tubuhmu terlalu lelah, tentu kesehatanmu pun bisa terganggu. Maka, orang yang mencintai diri sendiri pasti akan memberi batas yang wajar pada kegiatan sehari-harinya.

Tapi bukan berarti kamu harus menghindari semua jenis aktivitas fisik hanya karena gak mau capek. Sewaktu ingin pergi ke mana-mana misalnya, apakah kamu selalu memakai kendaraan bermotor, bahkan meski tujuanmu dekat sekalipun?

Hal seperti itu justru bisa merugikanmu lho, karena tubuhmu jadi kurang gerak dan gak sehat. Kalau kamu memang mencintai diri sendiri, jangan hindari berbagai aktivitas fisik hanya karena gak mau capek. Di balik rasa capek dari aktivitas fisik, pasti tubuhmu akan dapat manfaat dan jadi lebih sehat.

3. Gak mau mengembangkan diri

Pexels/jeshoots.com
Pexels/jeshoots.com

Orang yang mencintai diri sendiri juga paham bahwa dia harus menerima dirinya apa adanya, termasuk semua kekurangannya. Setiap orang punya bakat dan kemampuan yang berbeda-beda. Memiliki kekurangan di suatu bidang tidak berarti dirinya tidak berguna, dan ia tahu itu.

Tapi seseorang baru bisa disebut mencintai dirinya sendiri kalau dia mau terus mengembangkan dirinya. Karena sayang pada diri sendiri, tentu dia gak mau kalau hidupnya stagnan dan jalan di tempat. Maka, self-love harusnya diwujudkan dengan terus mengembangkan diri, bukan malah pasrah dan malas-malasan.

4. Mencari kesenangan hingga boros

Pexels/freestocks.org
Pexels/freestocks.org

Kenyamanan dan kesenangan batin juga sangat penting dalam mencintai diri sendiri. Bukan hanya fisik, mentalmu juga butuh dihibur dan disenangkan. Maka gak salah untuk menikmati me time dan melakukan hal-hal yang kamu suka. Jangan pelit pada diri sendiri!

Tapi menjadi boros itu sama buruknya dengan pelit. Kalau kamu berlebihan dalam mencari kesenangan untuk diri sendiri sampai memboroskan banyak uang, akhirnya kamu malah bisa dapat masalah keuangan. Kalau kamu memang sayang pada dirimu, tentu kamu gak mau kan itu terjadi? Makanya, senangkan diri dengan cara yang sewajarnya dan gak berlebihan ya.

5. Terlalu mudah meninggalkan teman atau pasangan

Pexels/vera arsic
Pexels/vera arsic

Aspek yang gak kalah penting dari mencintai diri sendiri adalah menyingkirkan orang-orang toksik dari hidupmu. Itu termasuk teman-teman atau bahkan pasangan lho. Kalau memang mereka memberi pengaruh buruk yang konstan pada hidupmu, jangan ragu untuk meninggalkan mereka dan mencari orang yang lebih baik. Kamu pantas mendapatkannya.

Tapi tentu hal ini pun gak boleh berlebihan. Jangan menjadi terlalu kritis pada orang lain dan langsung meninggalkan mereka hanya karena mereka beberapa kali melakukan kesalahan. Berbuat salah gak selalu berarti toksik kok. Bisa jadi teman atau pasanganmu sangat menyesal bersikap demikian, dan mereka ingin berubah.

Maka jangan terlalu gampang meninggalkan mereka. Beri waktu yang masuk akal bagi mereka untuk berubah, dan perhatikan apakah mereka memang sungguh-sungguh. Jangan sampai kamu meninggalkan orang yang sebenarnya tulus menyayangimu hanya karena kamu gak sabar menunggu mereka memperbaiki diri.

Itulah 5 sikap mencintai diri sendiri yang salah kaprah dan harus dihindari. Penting bagimu untuk menyayangi diri sendiri, tapi pastikan bahwa caranya juga tepat supaya kamu bisa benar-benar bahagia!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Peter Eduard
EditorPeter Eduard
Follow Us