5 Ide Self-Care Sederhana Menjelang Buka Puasa untuk Redakan Stres

- Artikel membahas lima ide self-care sederhana menjelang buka puasa untuk membantu meredakan stres dan menjaga keseimbangan emosi setelah seharian beraktivitas.
- Kegiatan yang disarankan meliputi skincare mindful, stretching ringan, mendengarkan podcast inspiratif, journaling singkat, hingga menyiapkan menu buka dengan penuh kesadaran.
- Tujuannya agar waktu ngabuburit menjadi momen me time yang menenangkan, membuat tubuh dan pikiran lebih segar sebelum menyambut waktu berbuka.
Menjelang buka puasa, energi biasanya mulai turun drastis. Fokus gampang buyar, emosi lebih sensitif, dan kerjaan terasa dua kali lebih berat dari biasanya. Kondisi ini wajar banget, apalagi kalau sejak pagi kamu sudah berkutat dengan deadline dan meeting.
Daripada cuma rebahan sambil nunggu azan, coba manfaatkan waktu ini untuk self care sore hari yang lebih mindful. Kamu gak perlu effort besar atau alat khusus. Cukup aktivitas ringan yang bikin badan dan pikiran lebih lega. Yuk simak lima ide yang bisa jadi rutinitas ngabuburit sehat sekaligus me time jelang buka.
1. Lakukan skincare routine dengan lebih mindful

Setelah seharian beraktivitas, wajah biasanya terasa kusam dan berminyak. Kamu mungkin terbiasa cuci muka cepat lalu lanjut rebahan. Kali ini, coba lakukan skincare routine dengan tempo lebih pelan. Anggap saja ini sesi recharge sebelum berbuka.
Saat membersihkan wajah, rasakan sensasi air dan tekstur sabun di kulit. Pijat ringan wajahmu agar otot yang tegang ikut rileks. Pakai sheet mask sambil duduk tenang tanpa memegang ponsel. Self care seperti ini terlihat sederhana, tapi efeknya bikin kamu merasa lebih segar dan dihargai.
2. Stretching ringan untuk melepas tegang

Duduk terlalu lama saat puasa bisa bikin punggung dan bahu terasa kaku. Belum lagi kalau kamu harus menghadapi tekanan pekerjaan yang bikin kepala berat. Stretching ringan selama lima sampai sepuluh menit bisa jadi cara meredakan stres kerja saat puasa. Tubuh yang lebih rileks membantu pikiran ikut tenang.
Kamu gak perlu gerakan rumit seperti di kelas yoga. Cukup putar bahu, tarik tangan ke atas, dan tekuk badan perlahan. Fokus pada napas agar oksigen masuk lebih maksimal. Setelahnya, badan terasa lebih ringan dan kamu lebih siap menyambut waktu berbuka.
3. Mendengarkan podcast inspiratif sambil rebahan

Menjelang magrib, konsentrasi biasanya sudah menurun. Daripada memaksakan diri produktif, coba ganti aktivitas dengan mendengarkan podcast inspiratif. Pilih topik ringan yang relevan dengan kehidupanmu. Cara ini bisa jadi rutinitas ngabuburit sehat yang tetap memberi asupan positif.
Rebahkan tubuh di sofa atau kasur dengan posisi nyaman. Pejamkan mata dan biarkan suara dari podcast mengalir tanpa distraksi. Kadang, mendengar cerita orang lain membuat kamu merasa tidak sendirian. Stres yang menumpuk sejak pagi pun terasa lebih mudah dilepaskan.
4. Journaling singkat untuk merapikan pikiran

Puasa sering membuat emosi lebih sensitif dari biasanya. Hal kecil bisa terasa lebih mengganggu karena energi menurun. Menulis jurnal singkat menjelang buka bisa membantu merapikan isi kepala. Ini salah satu bentuk me time jelang buka yang jarang disadari manfaatnya.
Ambil buku catatan dan tulis tiga hal yang kamu rasakan hari ini. Tidak perlu rapi atau puitis, yang penting jujur. Kamu juga bisa menuliskan satu hal yang patut disyukuri. Dengan begitu, beban pikiran terasa lebih ringan dan hati lebih siap menyambut magrib.
5. Menyiapkan menu buka dengan penuh kesadaran

Biasanya, kamu mungkin menyiapkan makanan sambil terburu-buru. Padahal, proses ini bisa jadi momen self care sore hari saat puasa yang menyenangkan. Memotong buah atau menuang minuman bisa terasa menenangkan jika dilakukan dengan sadar. Aktivitas sederhana ini membantu kamu kembali hadir di momen sekarang.
Nikmati aroma makanan dan warna yang terlihat di meja. Rasakan gerakan tanganmu saat menyusun hidangan. Tanpa sadar, kamu sedang melatih diri untuk lebih mindful. Saat azan berkumandang, kamu pun merasa lebih siap secara fisik dan mental.
Menjelang buka bukan cuma soal menunggu waktu makan. Dua jam sebelum magrib bisa jadi ruang kecil untuk mengisi ulang energi. Kamu berhak punya jeda di tengah padatnya hari dan tekanan pekerjaan. Mulai sekarang, manfaatkan waktu itu sebagai cara meredakan stres kerja saat puasa yang lebih sehat, yuk!


![[QUIZ] Jika Hujan Bisa Menyampaikan Rindu, Kepada Siapakah Perasaan Itu Tertuju?](https://image.idntimes.com/post/20251212/pexels-yankrukov-6616332_3f3bbb5a-3c40-4017-a3cd-c413c7d8d6c0.jpg)














![[QUIZ] Buka Amplop Ini dan Temukan Pesan Terbaik untukmu](https://image.idntimes.com/post/20250501/top-view-arrangement-with-stationery-elements-grapefruit-23-2148851521-5325d04a68d88ac3db35f4d98aa13a53-94e6053ba8d5e4e68e493f3366f2d52e.jpg)

