5 Perubahan Kecil di Pagi Hari yang Bisa Bikin Puasa Lebih Ringan

- Artikel membahas lima kebiasaan kecil di pagi hari yang bisa membuat ibadah puasa terasa lebih ringan dan tubuh lebih siap menjalani aktivitas seharian.
- Beberapa tips utamanya meliputi menjaga asupan air saat sahur, menghindari makanan berminyak atau pedas, serta tidak langsung tidur setelah makan sahur.
- Dianjurkan juga mendapatkan sinar matahari pagi dan rutin melakukan ibadah sunnah agar tubuh tetap segar, fokus, dan tenang selama berpuasa.
Bagi beberapa orang, ibadah puasa memang sering kali terasa berat bukan karena tubuh kita tidak kuat atau lemah, tapi karena cara kita memulai pagi memang kurang tepat sejak awal. Padahal, ada beberapa kebiasaan kecil yang bisa dilakukan sejak bangun tidur sampai setelah sahur yang bisa membuat tubuh terasa jauh lebih siap untuk melakukan ibadah puasa.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu melakukan perubahan yang besar atau rumit untuk membuat puasa terasa lebih ringan. Cukup dengan memperbaiki rutinitas di pagi hari, kamu bisa lebih fokus, lebih tenang, dan pastinya tubuhmu juga terasa lebih ringan saat berpuasa. Yuk, simak lima perubahan kecil di pagi hari yang dibagikan dalam artikel ini, ya!
1. Penuhi dan jaga asupan air saat momen sahur

Memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat sahur adalah sebuah langkah kecil yang jika dilakukan dengan konsisten atau teratur akan berdampak baik bagi tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Ini dikarenakan air putih berperan besar dalam menjaga fungsi organ, sirkulasi darah, dan kestabilan energi.
Pastikan minum sekitar 2–3 gelas air putih saat sahur untuk membantu tubuh mempersiapkan diri menghadapi belasan jam tanpa asupan cairan. Agar perutmu tak terasa kembung dan begah, kamu sebaiknya minum secara bertahap. Misalnya satu gelas setelah bangun tidur, satu gelas saat selesai makan, dan satu gelas lagi sebelum imsak. Cara ini akan membuat penyerapan cairan lebih optimal.
2. Hindari sahur dengan menu makanan yang berminyak atau bercita rasa pedas

Makanan yang berminyak atau memiliki cita rasa yang terlalu pedas memang sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur. Hal ini dikarenakan makanan berminyak cenderung memperlambat sistem pencernaan, menyebabkan perut terasa berat, dan membuat rasa haus datang lebih cepat.
Sementara itu, makanan yang terlalu pedas juga dapat memicu gas berlebih dan membuat perut terasa mulas. Efek yang buruk ini tentunya akan mengganggu ibadah puasa ramadanmu. Agar tubuhmu terasa jauh lebih ringan dan nyaman saat puasa, pastikan untuk mengonsumsi makanan yang memberi rasa kenyang lebih lama dan bisa memberi energi yang konstan seperti telur, tempe, ayam, daging, aneka sayuran, karbohidrat kompleks, dan kurma.
3. Jangan langsung tidur lagi setelah selesai makan sahur

Hindari langsung kembali ke kamar dan tidur lagi setelah makan sahur. Kebiasaan ini kurang baik karena pada saat itu tubuh masih aktif mencerna makanan dan membutuhkan waktu untuk memprosesnya dengan sempurna. Jika langsung berbaring, pencernaan bisa melambat dan membuat tubuh terasa lebih lemas, tidak nyaman, atau bahkan bisa memicu asam lambung naik.
Kebiasaan tersebut dapat membuat tubuhmu terasa kurang segar dan tidak bertenaga saat memulai aktivitas di pagi hari seperti bekerja. Cobalah untuk melakukan aktivitas kecil untuk mengubah kebiasaan buruk tersebut seperti olahraga ringan, journaling, atau membaca buku favortimu.
4. Dapatkan paparan cahaya matahari pagi secara langsung

Setelah melaksanakan shalat subuh, kamu bisa membuka jendela di setiap rumah untuk mendapatkan akses sinar matahari pagi. Cahaya pagi dari matahari bisa meningkatkan mood, energi, dan fokus, sehingga tubuhmu akan terasa lebih ringan meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Jika kamu tinggal di pedesaan, kamu bisa berjalan-jalan ringan di sekitar rumah selama beberapa menit. Pastikan untuk berjalan pada jam 5-9 pagi, karena hanya pada rentang waktu ini sinar matahari memberi manfaat yang baik bagi tubuh. Dengan perubahan kecil ini setiap pagi di bulan ramadan, tubuhmu akan terasa lebih ringan dan pikiranmu pun akan terasa lebih jernih.
5. Mulai rutinkan untuk melakukan ibadah sunnah di pagi hari

Selain berjalan ringan di pagi hari dan tidak lagi tidur setelah sahur, mulai membiasakan untuk melakukan ibadah sunnah di pagi hari juga dapat membantu menciptakan ketenangan batin dan memperkuat kesiapaan mental selama menjalankan ibadah puasa.
Kamu bisa melakukan beberapa jenis ibadah seperti membaca dzikir pagi, kemudian dilanjut shalat dhuha, dan ditutup dengan membaca beberapa lembar al-qur'an. Kebiasaan kecil di pagi hari ini bisa membantu menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan meningkatkan rasa syukur kita kepada sang pencipta saat memulai hari.
Dengan beberapa perubahan kecil di atas, kamu tetap bisa membuat tubuhmu terasa lebih ringan dan nyaman selama menjalani ibadah puasa. Rutinitas pagi yang dilakukan secara konsisten meskipun bentuknya sederhana, tidak hanya membuat tubuh lebih ringan, tapi juga bisa meningkatkan fokus dan mood seharian.


















