5 Ide Kegiatan Isra Mikraj 2026 di Sekolah, Bermakna!

- Pengajian dan tausiyah untuk pemahaman mendalam tentang salat lima waktu dan nilai keislaman siswa.
- Lomba keagamaan sebagai sarana menyalurkan bakat, meningkatkan motivasi belajar agama, dan melatih sportivitas.
- Pembacaan selawat, doa bersama, bakti sosial, dan penampilan seni Islami untuk memupuk rasa syukur, empati, dan kreativitas siswa.
Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momentum penting bagi umat Islam untuk merefleksikan nilai keimanan, ketaatan, dan akhlak mulia. Di lingkungan sekolah, peringatan Isra Mikraj tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana pembelajaran spiritual yang bermakna bagi peserta didik. Melalui berbagai kegiatan edukatif dan religius, siswa diajak untuk memahami makna peristiwa agung tersebut serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam rangka memperingati Isra Mikraj tahun 2026, sekolah dapat menyelenggarakan beragam kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Kegiatan-kegiatan ini dirancang agar mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ajaran Islam, meningkatkan karakter religius, serta mempererat kebersamaan antarwarga sekolah.
1. Pengajian

Kegiatan pengajian dan tausiyah menjadi agenda utama dalam peringatan Isra Mikraj di sekolah. Acara ini biasanya menghadirkan ustaz atau tokoh agama untuk menyampaikan ceramah tentang sejarah Isra Mikraj, khususnya perjalanan Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu. Melalui tausiyah tersebut, siswa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya salat sebagai tiang agama.
Selain menambah wawasan keislaman, kegiatan ini juga bertujuan membentuk sikap religius siswa. Dengan mendengarkan ceramah secara langsung, diharapkan siswa mampu mengambil hikmah dan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta ketaatan dalam menjalankan ibadah, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
2. Lomba keagamaan

Untuk menumbuhkan semangat belajar agama, sekolah dapat mengadakan berbagai lomba keagamaan, seperti lomba adzan, tilawah Al-Qur’an, pidato Islami, atau hafalan surat pendek. Lomba-lomba ini menjadi sarana bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka di bidang keagamaan secara positif dan kompetitif.
Melalui lomba keagamaan, siswa tidak hanya belajar tampil percaya diri di depan umum, tetapi juga semakin termotivasi untuk mendalami ajaran Islam. Kegiatan ini sekaligus melatih sportivitas dan kebersamaan, karena siswa belajar untuk menghargai usaha dan prestasi teman-temannya.
3. Pembacaan selawat dan doa bersama

Pembacaan selawat dan doa bersama menjadi kegiatan yang sarat makna spiritual dalam peringatan Isra Mikraj. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan sebelum atau sesudah acara inti sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana khidmat yang tercipta mampu menenangkan hati dan menumbuhkan rasa syukur dalam diri siswa.
Doa bersama juga menjadi momen refleksi bagi seluruh warga sekolah. Melalui doa, siswa diajak untuk memohon kebaikan, kelancaran belajar, serta keselamatan bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa. Kebiasaan ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang religius dan memiliki kepedulian sosial.
4. Kegiatan bakti sosial

Sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Isra Mikraj, sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan bakti sosial, seperti penggalangan dana, pembagian sembako, atau santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Kegiatan ini mengajarkan siswa tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.
Melalui bakti sosial, siswa belajar bahwa peringatan hari besar Islam tidak hanya sebatas acara seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata. Nilai empati, kepedulian, dan solidaritas sosial yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat membentuk pribadi siswa yang berakhlak mulia.
5. Penampilan seni Islami

Penampilan seni Islami seperti marawis, hadrah, nasyid, atau drama religi juga dapat menjadi bagian dari peringatan Isra Mikraj di sekolah. Kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui seni yang bernuansa Islami dan edukatif.
Selain menghibur, penampilan seni Islami memiliki nilai dakwah yang kuat. Pesan moral dan keislaman yang disampaikan melalui seni lebih mudah diterima oleh siswa, sehingga kegiatan ini menjadi media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Peringatan Isra Mikraj di lingkungan sekolah merupakan langkah nyata dalam menanamkan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Dengan perencanaan dan pelaksanaan yang baik, kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga yang membekas dalam diri siswa dan membimbing mereka menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.



















