Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Piala Dunia 2026 di 3 Negara? Ini Beberapa Alasannya
Ilustrasi Piala Dunia (unsplash.com/Photo by Fauzan Saari)
  • Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko karena jumlah peserta meningkat menjadi 48 tim dengan total 104 pertandingan.

  • Tiga negara tuan rumah dipilih karena memiliki infrastruktur olahraga dan transportasi yang sudah siap, serta pengalaman menyelenggarakan event internasional berskala besar.

  • Turnamen ini diharapkan memperluas akses penonton, meningkatkan dampak ekonomi kawasan Amerika Utara, sekaligus menjadi simbol kolaborasi budaya dan kerja sama antarnegara.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu turnamen paling bersejarah dalam dunia sepak bola. Untuk pertama kalinya, ajang sepak bola terbesar di dunia ini digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 ini juga menjadi edisi pertama dengan format 48 peserta dan total 104 pertandingan.

Banyak penggemar sepak bola penasaran kenapa Piala Dunia 2026 di tiga negara? Keputusan ini berkaitan dengan bertambahnya jumlah peserta, kesiapan infrastruktur, hingga faktor ekonomi dan akses penonton yang lebih luas. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Jumlah peserta dan pertandingan bertambah drastis

Alasan utama Piala Dunia 2026 digelar di tiga negara adalah karena format turnamennya berubah. Jika sebelumnya hanya diikuti 32 tim, mulai 2026 jumlah peserta meningkat menjadi 48 negara. Perubahan ini membuat total pertandingan melonjak dari 64 laga menjadi 104 laga sehingga FIFA membutuhkan lebih banyak stadion, fasilitas latihan, hotel, transportasi, dan area pendukung lainnya untuk menunjang jalannya turnamen.

Dengan skala sebesar itu, akan sangat berat jika seluruh pertandingan hanya ditangani satu negara. Karena itulah, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dipilih untuk berbagi tanggung jawab sebagai tuan rumah. Pertandingan juga akan tersebar di 16 kota berbeda agar jadwal lebih mudah diatur sekaligus membantu mengurangi beban logistik selama turnamen berlangsung.

2. Infrastruktur ketiga negara sudah sangat siap

Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memiliki stadion besar berstandar internasional yang sudah siap digunakan untuk ajang sebesar Piala Dunia. Sebagian besar stadion tersebut bahkan rutin dipakai untuk kompetisi olahraga besar sehingga FIFA tidak perlu membangun banyak stadion baru dari nol seperti yang terjadi di beberapa edisi sebelumnya.

Selain stadion, ketiga negara juga punya infrastruktur pendukung yang lengkap, mulai dari bandara internasional, hotel, jalan raya, hingga transportasi publik yang memadai. Pengalaman menjadi tuan rumah event olahraga dunia juga menjadi nilai tambah, terutama bagi Amerika Serikat dan Meksiko yang sebelumnya pernah menggelar Piala Dunia.

3. Agar akses penonton lebih mudah

ilustrasi Piala Dunia (pexels.com/Waseem Lazkani)

Dengan pertandingan yang tersebar di tiga negara dan 16 kota tuan rumah, penggemar sepak bola punya lebih banyak pilihan lokasi untuk menonton langsung pertandingan. Fans di kawasan Amerika Utara juga tidak perlu bepergian terlalu jauh karena lokasi pertandingan tersebar di berbagai wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Keuntungan ini juga dirasakan wisatawan dari Amerika Tengah dan kawasan Karibia yang lebih mudah datang ke pertandingan dibandingkan harus bepergian ke benua lain. Selain mempermudah akses penonton, penyebaran lokasi pertandingan juga membantu mengurangi penumpukan massa di satu kota sehingga tiket, hotel, dan fasilitas umum bisa lebih merata.

4. Memberikan dampak ekonomi yang sangat besar

Piala Dunia 2026 diprediksi akan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi tiga negara tuan rumah. FIFA memperkirakan turnamen ini dapat menarik sekitar 6,5 juta pengunjung dan menghasilkan kontribusi ekonomi hingga puluhan miliar dolar dari sektor pariwisata, hiburan, transportasi, dan bisnis lainnya.

Selama turnamen berlangsung, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, hingga tempat wisata diperkirakan akan dipadati pengunjung. Selain meningkatkan pemasukan bisnis lokal, ajang ini juga membuka banyak lapangan kerja baru di bidang hospitality, media, keamanan, konstruksi, dan transportasi.

5. Menjadi simbol kerja sama tiga negara

Piala Dunia 2026 juga dianggap sebagai simbol kerja sama antara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Saat proses bidding pada 2018, ketiga negara memilih mengajukan proposal bersama untuk menunjukkan kolaborasi kawasan Amerika Utara melalui ajang olahraga terbesar di dunia.

Selain itu, FIFA memang kembali memperbolehkan sistem joint bid atau tuan rumah gabungan untuk Piala Dunia 2026. Proposal gabungan tiga negara ini akhirnya memenangkan voting FIFA karena dinilai memiliki kesiapan infrastruktur, kekuatan ekonomi, dan kemampuan logistik yang sangat baik untuk menyelenggarakan turnamen berskala besar.

6. Menawarkan pengalaman budaya yang lebih beragam

Piala Dunia 2026 juga akan menghadirkan pengalaman budaya yang berbeda dibandingkan edisi sebelumnya. Berkat digelar di tiga negara sekaligus, para penggemar sepak bola bisa menikmati perpaduan budaya Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dalam satu turnamen.

Fans tidak hanya datang untuk menonton pertandingan, tetapi juga bisa mencoba berbagai kuliner khas, mengunjungi tempat wisata terkenal, hingga merasakan atmosfer kota-kota besar di Amerika Utara. Perpaduan budaya ini membuat Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu turnamen paling unik dan meriah dalam sejarah sepak bola.

7. Potensi komersial dan hak siar sangat besar

FIFA juga melihat kawasan Amerika Utara sebagai pasar yang sangat menguntungkan untuk industri olahraga dan hiburan. Amerika Serikat memiliki pasar media dan hak siar terbesar di dunia sehingga Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menghasilkan pendapatan besar dari sponsor, iklan, hingga penayangan pertandingan di televisi dan platform digital.

Selain itu, kerja sama tiga negara membuat jangkauan promosi turnamen menjadi lebih luas. Banyak perusahaan global tertarik berinvestasi karena turnamen ini akan menjangkau jutaan penonton dari berbagai negara, baik yang datang langsung ke stadion maupun yang menonton secara online dan televisi.

Itulah penjelasan kenapa Piala Dunia 2026 di tiga negara yang berkaitan dengan format baru, infrastruktur, hingga pengalaman fans yang lebih luas. Dengan konsep seperti ini, turnamen 2026 diprediksi bakal mencetak sejarah baru. Sudah siap menyambut euforianya?

FAQ seputar kenapa Piala Dunia 2026 di 3 negara

Kenapa Piala Dunia 2026 digelar di 3 negara?

Karena jumlah peserta bertambah menjadi 48 tim dan total pertandingan meningkat menjadi 104 laga, sehingga membutuhkan lebih banyak stadion dan infrastruktur.

Negara mana saja yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026?

Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kenapa FIFA memilih Amerika Utara sebagai tuan rumah?

Karena kawasan Amerika Utara memiliki stadion modern, infrastruktur lengkap, serta potensi ekonomi dan pasar sepak bola yang besar.

Editorial Team

Related Article