Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bukan Cuma Koleksi, Kenapa Stamp Hunting Bikin Kita Ingin Balik Lagi?
ilustrasi stempel di paspor (unsplash.com/agusdietrich)

Berburu stempel bisa menjadi salah satu alasan kecil untuk menjelajahi suatu tempat lebih jauh lagi. Awalnya, kita mungkin hanya ingin berkunjung, namun akhirnya kita ikut mencari meja stempel, memeriksa sudut ruangan, sampai bertanya kepada petugas tentang lokasi berikutnya. Aktivitas yang dikenal sebagai stamp hunting ini membuat perjalanan terasa seperti berburu harta karun. 

Di Jepang, kegiatan mengumpulkan stempel dari stasiun kereta dan tempat wisata dikenal sebagai stamp rally. Aktivitas serupa juga bisa ditemukan di berbagai acara, pameran, hingga destinasi wisata yang menyediakan stempel khusus. Setiap lokasi biasanya menawarkan desain berbeda yang membuat koleksi terasa lebih personal. Ada kepuasan tersendiri saat menemukan stempel yang dicari dan melihat halaman buku perlahan terisi. Lantas, kenapa kegiatan ini bisa membuat kita ingin kembali berburu stempel?

1. Ada rasa penasaran untuk menemukan sesuatu yang baru

ilustrasi stempel tradisional (unsplash.com/David Nitschke)

Saat berburu stempel, perjalanan tidak selalu berhenti di tempat yang ada pada daftar kunjungan kita. Ada beberapa tempat yang sengaja kita lewati, mendatangi sudut stasiun, sampai bertanya kepada petugas demi menemukan lokasi stempel yang belum terlihat. Ada rasa penasaran yang membuat perjalanan terasa seperti petualangan kecil. 

Menurut Christian Jarrett, ahli saraf kognitif dan penulis sains, menjelaskan, “Kamu bisa menikmati proses berburu saat mencari benda berikutnya dalam daftar incaran, lalu merasakan kesenangan ketika berhasil menambahkannya ke koleksi yang bisa kamu tunjukkan kepada orang lain,” dikutip dari BBC Science Focus Magazine.

Karena itu, stamp hunting bisa mengubah cara kita menikmati suatu tempat. Kita jadi lebih memperhatikan detail kecil yang mungkin terlewat saat berkunjung biasa. Ada rasa penasaran untuk menjelajahi sudut lain, sekaligus kesempatan menemukan hal baru di sepanjang perjalanan.

2. Koleksi yang bertambah memberi kepuasan tersendiri

ilustrasi mengoleksi (pexels.com/Melalaka)

Ada sensasi yang menyenangkan ketika melihat halaman buku koleksi yang semula kosong perlahan terisi. Setiap stempel memiliki desain, bentuk, dan cerita tempatnya sendiri. Kita bisa memilih untuk mengumpulkan semua stempelnya atau hanya memburu desain yang sesuai dengan selera. 

Menurut Dr. Shirley M. Mueller, “Orang mengoleksi sesuatu karena kegiatan itu memberi mereka kegembiraan dan kesenangan, yang sebenarnya juga menjadi pendorong bagi kita dalam melakukan berbagai hal,” dikutip dari ARENI Global.

Hal serupa bisa dirasakan ketika kita mengumpulkan stempel. Setiap kali menemukan desain baru dan menambahkannya ke buku koleksi, ada sedikit kepuasan karena usaha pencarian tersebut membuahkan hasil. Kita juga gak harus menyelesaikan semua koleksinya dalam satu waktu. Selalu ada kesempatan untuk menambah stempel lainnya pada kunjungan berikutnya.

3. Setiap stempel menyimpan kenangan tentang suatu tempat

Ilustrasi stempel (Pexels.com/Anna Tarazevich)

Ketika mengunjungi suatu tempat, foto bisa merekam perjalanan kita, tetapi stempel bisa menawarkan bentuk kenangan yang berbeda. Desainnya sering menampilkan ciri khas lokasi, seperti bangunan, karakter, atau ikon daerah. Ketika melihatnya kembali, kita bisa teringat pada perjalanan menuju tempat tersebut, orang yang menemani, atau kejadian kecil yang berlangsung saat itu. 

Dalam laman Psychology Today, Marty Nemko, Ph.D., penulis dan konsultan karier serta pengembangan diri, menuliskan bahwa mengoleksi perangko mendorong munculnya nostalgia. Banyak orang senang mengenang masa lalu, termasuk melalui gambar-gambar hiburan yang terdapat pada perangko. 

Stempel yang terlihat biasa saja mungkin mengingatkan kita pada perjalanan yang ternyata berkesan. Bahkan, koleksi yang belum lengkap bisa menjadi alasan untuk kembali ke tempat yang sama.

Kegiatan stamp hunting bukan cuma ingin memenuhi halaman buku dengan gambar dan tinta. Ada rasa penasaran, kepuasan saat koleksinya bertambah, dan kenangan yang ikut tersimpan di dalamnya. Melalui stamp hunting, kita jadi menikmati tempat dengan lebih teliti. Kalau suatu saat kamu sengaja mampir ke suatu tempat demi sebuah stempel, kamu bukan sekadar mencari koleksi baru. Bisa jadi, kamu juga sedang mencari cara lain untuk membuat perjalanan terasa lebih berkesan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article