Khotbah Jumat 20 Februari 2026 tentang Menyambut Ramadan

- Pembuka khotbah Jumat dengan doa dan pujian kepada Allah SWT serta Nabi Muhammad SAW.
- Isi khotbah yang mengingatkan umat Islam akan pentingnya persiapan menyambut bulan Ramadan dengan tulus dan sungguh-sungguh.
- Penutup khotbah dengan doa agar umat Islam diberi kekuatan untuk menjalani Ramadan dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Ramadan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan ini jadi momen baik untuk memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperbanyak amal ibadah. Oleh karena itu, menyambut datangnya Ramadan, kita perlu persiapan fisik, spiritual, dan mental agar setiap ibadah bernilai maksimal di sisi Allah SWT.
Melalui khotbah Jumat tentang Ramadan, khatib berperan penting dalam mengingatkan jamaah akan makna dan keutamaan bulan suci ini. Khotbah jadi sarana dakwah efektif untuk menanamkan semangat taubat, memperkuat niat beribadah, serta mengajak umat memanfaatkan Ramadan sebagai waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Artikel ini akan menyajikan contoh khotbah Jumat yang dapat dijadikan referensi menyambut Ramadan dengan penuh kesadaran dan kesiapan iman.
1. Pembuka

Assalamualaikum warrahmatulahi wa barakatuh,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesehatan kepada kita semua. Selawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikut hingga akhir zaman. Pada kesempatan yang mulia ini, marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
2. Isi

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, alhamdulillah kita sudah dipertemukan dengan bulan yang sangat agung, yaitu bulan Ramadan. Bulan yang di dalamnya Allah SWT mewajibkan puasa bagi orang-orang yang beriman, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Ramadan adalah bulan pendidikan ruhani, bulan pengendalian hawa nafsu, serta bulan untuk memperbanyak amal kebaikan. Oleh karena itu, menyambut Ramadan hendaknya dilakukan dengan persiapan yang sungguh-sungguh. Kita persiapkan diri dengan membersihkan hati melalui taubat yang tulus, memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, serta melatih diri untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, salat, sedekah, dan amal salih lainnya. Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa memberikan perubahan positif dalam diri kita, baik dari segi akhlak, ibadah, maupun kepedulian sosial.
3. Penutup

Marilah kita berdoa agar Allah SWT memberi kekuatan untuk menjalani bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Semoga Ramadan tahun ini menjadi sarana bagi kita untuk meraih ampunan, rahmat, dan ridha Allah SWT, serta menjadikan kita hamba-hamba yang lebih bertakwa. Amin ya Rabbal ‘alamin.
Wassalammualaikum warrahmatulahi wa barakatuh.
Demikian contoh khotbah Jumat tentang menyambut bulan Ramadan yang dapat dijadikan referensi bagi para khatib maupun pengurus masjid. Dengan penyampaian yang penuh hikmah dan pesan yang menyentuh, khotbah ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran jamaah untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadan secara lahir dan batin, sehingga bulan suci tersebut benar-benar menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan bertakwa.


















