Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Contoh Lomba Ramadan 2026 untuk Anak SD Tingkat RT, Asyik!

5 Contoh Lomba Ramadan 2026 untuk Anak SD Tingkat RT, Asyik!
Ilustrasi anak-anak (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
Intinya Sih
  • Ramadan di tingkat RT dimanfaatkan untuk mengadakan lomba anak SD yang bernuansa Islami, bertujuan menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, dan keberanian sejak dini.
  • Lima jenis lomba populer meliputi azan, hafalan surat pendek, mewarnai kaligrafi, ceramah cilik, serta cerdas cermat dengan konsep sederhana dan menyenangkan.
  • Kegiatan ini bukan sekadar mencari pemenang, tapi membangun kebersamaan warga dan menciptakan pengalaman berharga bagi anak-anak selama bulan Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ramadan selalu jadi momen yang hangat dan penuh kebersamaan, apalagi di lingkungan RT. Selain sebagai bulan ibadah, Ramadan juga bisa menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, dan keberanian anak-anak sejak dini. Mengadakan lomba untuk anak SD bukan hanya soal mencari pemenang, tapi juga membangun kenangan manis yang akan mereka ingat sampai besar nanti.

Di tingkat RT, lomba Ramadan biasanya dibuat sederhana, seru, dan tetap bernuansa Islami. Dengan konsep yang ringan dan menyenangkan, anak-anak bisa belajar sambil bermain tanpa merasa terbebani. Yuk, simak lima ide lomba Ramadan yang cocok untuk anak SD tingkat RT yang bisa jadi referensimu!

1. Lomba azan

Ilustrasi anak-anak
Ilustrasi anak-anak (pexels.com/ATUL Patel)

Lomba azan selalu menjadi favorit karena melatih keberanian sekaligus kemampuan vokal anak-anak. Peserta bisa dinilai dari kelancaran bacaan, ketepatan tajwid, serta keindahan suara. Untuk anak SD, panitia bisa membagi kategori kelas rendah dan kelas tinggi agar penilaian lebih adil dan sesuai kemampuan usia.

Selain melatih mental tampil di depan umum, lomba ini juga menanamkan kecintaan terhadap syiar Islam sejak kecil. Anak-anak jadi lebih percaya diri ketika diminta azan di musala atau masjid. Bahkan, bisa jadi dari lomba kecil tingkat RT ini muncul calon muazin hebat di masa depan.

2. Lomba hafalan surat pendek

Ilustrasi orang mengaji
Ilustrasi orang mengaji (pexels.com/Michael Burrows)

Lomba hafalan surat pendek sangat cocok untuk menguji sekaligus memotivasi anak dalam menghafal Al-Qur’an. Panitia bisa menentukan pilihan surat dari Juz 30, misalnya surat An-Nas hingga Al-Adiyat, sesuai jenjang kelas. Penilaian meliputi kelancaran, makhraj huruf, dan tajwid dasar.

Selain meningkatkan hafalan, lomba ini juga membantu anak lebih dekat dengan Al-Qur’an. Dengan suasana kompetisi yang sehat dan suportif, anak-anak biasanya jadi lebih semangat berlatih di rumah. Orangtua pun bisa ikut terlibat mendampingi latihan, sehingga tercipta momen kebersamaan keluarga.

3. Lomba mewarnai kaligrafi

ilustrasi anak mewarnai
ilustrasi anak mewarnai (pexels.com/Eren Li)

Untuk anak kelas 1–3 SD, lomba mewarnai kaligrafi bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Panitia cukup menyiapkan lembar gambar kaligrafi bertema Ramadan, seperti lafaz Allah, Muhammad, atau ucapan Marhaban Ya Ramadan. Penilaian bisa berdasarkan kerapian, perpaduan warna, dan kreativitas.

Lomba ini melatih motorik halus serta rasa seni anak-anak. Selain itu, mereka juga jadi lebih mengenal huruf-huruf Arab dalam suasana yang santai. Hasil karya bisa dipajang di balai RT atau musala agar anak-anak merasa bangga dengan hasil usahanya.

4. Lomba ceramah

ilustrasi anak muslim
ilustrasi anak muslim (pexels.com/Akela Photography)

Lomba ceramah cilik sangat baik untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum sejak dini. Tema bisa dibuat sederhana, seperti keutamaan puasa, pentingnya salat, atau berbagi di bulan Ramadan. Durasi cukup 3–5 menit agar anak tidak terlalu tegang.

Melalui lomba ini, anak belajar menyusun kalimat, memahami isi materi, dan tampil percaya diri. Bagi anak yang biasanya pemalu, ini bisa menjadi pengalaman berharga untuk mengatasi rasa grogi. Dengan dukungan tepuk tangan warga, suasana pun akan terasa hangat dan penuh semangat.

5. Lomba cerdas cermat

ilustrasi muslim
ilustrasi muslim (pexels.com/Alena Darmel)

Lomba cerdas cermat bisa dibuat dalam bentuk kelompok agar lebih seru. Pertanyaannya seputar pengetahuan dasar Islam, kisah nabi, rukun Islam, rukun iman, dan seputar Ramadan. Sistem poin sederhana dan babak rebutan biasanya membuat suasana makin meriah.

Selain melatih pengetahuan agama, lomba ini juga mengajarkan kerja sama tim dan sportivitas. Anak-anak belajar berdiskusi cepat dan saling mendukung. Dengan format yang interaktif, lomba ini cocok menjadi acara puncak yang paling ditunggu-tunggu.

Dengan perencanaan yang sederhana namun matang, lomba Ramadan tingkat RT bisa menjadi kegiatan yang berkesan dan penuh makna. Yang terpenting bukanlah hadiah besar, melainkan pengalaman, keberanian, dan kebersamaan yang tumbuh dalam diri anak-anak. Ramadan pun terasa lebih hidup dan penuh keceriaan di lingkungan kita.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Latest in Life

See More