"Semacam motif badang batang pohon yang ditebang dan hutan yang digunduli dengan ada gambar burung Phoenix terbang bebas," ujar Ernesto kepada IDN Times secara daring.
Apa Makna Corak Batik dari Kemeja Jokowi? Ada Pesan Tersirat

Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo tiba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026) mengenakan kemeja batik warna cokelat. Kemeja dengan kerah formal tersebut dikenakannya bersama peci hitam saat memasuki area pengadilan.
Kemeja batik yang dikenakan Jokowi kembali mengundang pertanyaan terkait makna dan filosofi di baliknya. Sebab, Jokowi kerap tampil menggunakan busana yang mengandung pesan tersirat. Kira-kira apakah motif batik dari kemeja yang dikenakan Jokowi pada hari ini?
1. Jokowi kenakan batik warna sogan

Presiden Ketujuh RI, Jokowi tunjukan ijazah aslinya dalam persidangan (Sidang Jokowi) di PN Jakarta Timur. (Dok. Istimewa) Jokowi mengenakan kemeja batik berwarna cokelat dengan motif geometris yang terdiri dari garis lengkung dan blok warna sogan. Warna sogan sendiri merupakan ciri khas batik klasik khas Yogyakarta dan Surakarta yang menggunakan ekstrak pewarna alami kulit atau batang kayu pohon soga. Hasilnya adalah warna cokelat kekuningan, cokelat tanah dan cokelat gelap.
Coraknya tampak abstrak dan memiliki interpretasi tersendiri terhadap objek yang menjadi inspirasi pola. Jika diperhatikan sekilas, motif tersebut menyerupai batang-batang pohon.
Menurut pengamatan Desainer Mode Indonesia, Ernesto Abram, batik yang dikenakan Jokowi termasuk batik kontemporer yang dikembangkan oleh masing-masing seniman, bukan batik klasik yang memiliki pakem tertentu. Berdasar pengamatannya, batik tersebut mengandung makna yang mendalam.
Ia menambahkan, motif tersebut kemungkinan menyimpan makna tersirat yang berkaitan dengan kondisi hutan dan alam saat ini. Bahkan, corak yang ditampilkan bisa menjadi bentuk sindiran terhadap kerusakan lingkungan yang tengah melanda sejumlah wilayah Indonesia. Pasalnya, menurut Ernesto, motif tersebut tidak ditemukan dalam pakem batik klasik.
"Bisa jadi kiasan sindiran terhadap keadaan hutan dan alam saat ini gak sih," tulisnya.
2. Makna busana yang filosofis, menahan amarah dan penuh wibawa

Presiden Ketujuh RI, Jokowi menemui massa yang menghadri persidangan terkait ijazah (Sidang Jokowi) di luar Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa) Pandangan lain disampaikan Ketua Bidang Pengkajian Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad, Hartanto. Dalam keterangan tertulis kepada IDN Times, Hartanto menyampaikan motif batik dalam kemeja yang dikenakan Jokowi adalah motif mega mendung produksi Solo.
"Motifnya batik mega mendung, aslinya motif batik Cirebon tapi itu produksi (bikinan) Solo," tulisnya kepada IDN Times.
3. Makna dan filosofi batik Mega Mendung

Presiden Ketujuh RI, Jokowi tunjukan ijazah aslinya kepada Roy Suryo dalam persidangan (Sidang Jokowi) di PN Jakarta Timur. (Dok. Istimewa) Mega mendung berasal dari kata mega yang memiliki arti awan dan mendung yang berarti kondisi langit agak gelap, biasanya sebagai penanda hujan turun. Filosofi batik mega mendung adalah awan yang megah melambangkan kewibawaan sedangkan awan tersebut tampak mendung.
Kondisi ini dimaknai sebagai sarana untuk menahan amarah. Dari filosofi tersebut, diharapkan siapa pun yang melihat atau menggunakan batik mega mendung bisa merasa berwibawa namun memiliki sifat sabar, tenang, dan adem seperti suasana mendung yang menyejukkan.






















