Comscore Tracker

5 Sebab Banyaknya Pilihan dalam Hidupmu Bukan Jaminan Kebahagiaan

#IDNTimesLife Malah jadi bingung pilih yang mana

Hidup dengan keleluasaan untuk memilih adalah kebalikan dari hidup dengan keterbatasan. Oleh karena itu, salah satu syarat untukmu dapat memiliki banyak pilihan dalam hidup ialah kamu atau keluargamu berkecukupan bahkan berlebih secara materi.

Bukankah hidup seperti itu menjadi mimpi semua orang? Namun nyatanya, banyaknya pilihan yang dapat kamu ambil tanpa perlu memusingkan urusan biaya, gak selalu membuatmu bahagia.

Ini bukan berarti kamu gak bisa bersyukur. Hanya saja, di balik indahnya hidupmu menurut kebanyakan orang, tersembunyi lima fakta berikut ini.

1. Makin banyak pilihan, keinginan juga ikut banyak

5 Sebab Banyaknya Pilihan dalam Hidupmu Bukan Jaminan Kebahagiaanilustrasi bingung memilih (unsplash.com/jcosens)

Ketika kamu dihadapkan dengan begitu banyak pilihan, pikiran dewasamu akan menganalisisnya satu per satu. Kamu menimbang potensi keuntungan dan risiko dari setiap pilihan yang ada.

Tentu saja, hal itu memang harus kamu lakukan, sebab jika asal memilih dapat membawamu pada penyesalan. Namun ada akibat buruknya yang barangkali kurang kamu sadari.

Kamu menjadi gak puas dengan semua pilihan yang tersaji, gak peduli sebanyak apa pun itu. Kamu menginginkan pilihan lain yang sama sekali gak ada risikonya. Sesuatu yang mustahil, bukan?

2. Kamu jadi gak bisa bilang, "jalani saja apa yang ada"

5 Sebab Banyaknya Pilihan dalam Hidupmu Bukan Jaminan Kebahagiaanilustrasi tidak bersemangat (unsplash.com/etienneblg)

Kalimat seperti di atas lazim diucapkan oleh mereka yang terbiasa hidup dalam keterbatasan. Mereka gak pernah punya banyak pilihan. Bahkan hidup kerap kali terasa tak lebih dari pemaksaan yang terus berulang.

Sekilas, kalimat itu tampak sebagai kepasrahan yang mungkin tidak kamu sukai. Juga, terasa mengerikan bagimu, karena kalimat itu menandakan seseorang suka atau tidak suka harus menempuh satu-satunya jalan yang terbentang.

Akan tetapi, pada kalimat yang sama, ada makna-makna positif yang kamu lewatkan. Yaitu, penerimaan akan jalan yang terlihat pertama kali. Tanpa perlu diwarnai kebingungan untuk memilih, hidup mereka justru dapat bergerak lebih cepat. 

3. Sebenarnya, kamu belum mengenal diri sendiri dengan baik

5 Sebab Banyaknya Pilihan dalam Hidupmu Bukan Jaminan Kebahagiaanilustrasi merenung di pantai (unsplash.com/teapowered)

Tanpa kemampuan mengenal diri sendiri dengan baik, sebanyak apa pun pilihan yang ada, gak akan mampu membawa hidupmu ke mana pun. Kamu tidak dapat memprediksi, mana pilihan yang sesuai untukmu.

Kamu bahkan tidak tahu, apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidupmu. Akibatnya, kamu selalu hanya mencoba-coba. Kamu memilih A lalu merasa itu tidak cocok untukmu dan kamu ganti ke pilihan B. Selalu seperti itu.

Kamu membuang terlalu banyak waktu. Belum lagi jika kamu kelelahan di tengah jalan, kemudian berkata dalam hati, "Udahlah, aku udah males ngapa-ngapain. Terserah saja masa depanku mau seperti apa."

Baca Juga: 5 Petunjuk buatmu yang Masih Bingung Soal Pilihan Hidup

4. Kamu terlalu takut jika salah memilih

5 Sebab Banyaknya Pilihan dalam Hidupmu Bukan Jaminan Kebahagiaanilustrasi seorang pria (unsplash.com/chrisjoelcampbell)

Bandingkan dirimu dengan mereka yang tidak pernah punya banyak pilihan dalam hidup. Bila hanya ada satu jalan di hadapan, mereka jadi gak pernah terpikirkan tentang jalan yang lain.

Bahkan kalaupun mereka memiliki dua atau tiga pilihan, mereka gak sepusing kamu yang punya pilihan lebih banyak lagi. Jika salah memilih, mereka masih punya waktu untuk mencoba pilihan yang tersisa.

Sedang kamu, mana mungkin akan sempat mencoba sisa pilihan yang sebanyak itu? Beban psikismu ketika hendak mengambil keputusan menjadi jauh lebih besar.

5. Pilihan dalam hidupmu memang banyak, tetapi semuanya dibuat oleh orang lain

5 Sebab Banyaknya Pilihan dalam Hidupmu Bukan Jaminan Kebahagiaanilustrasi sedih (unsplash.com/blickwechsel)

Dengan kondisi begini, keinginanmu menjadi belum tentu terwakili dalam pilihan-pilihan itu. Misal, orangtua membebaskanmu memilih perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

Untuk jurusannya, kamu juga punya lebih dari satu pilihan seperti hukum, bisnis, dan kedokteran. Setelah lulus, kamu tinggal bilang pada orangtua ingin bekerja di mana atau bergabung di perusahaan keluarga. Mereka yang akan mengurusnya untukmu.

Bagi orang lain, banyaknya pilihan seperti ini terasa sebagai kemewahan. Akan tetapi, tidak bagimu, sebab kamu hanya ingin bermain musik atau melukis di sepanjang sisa hidupmu. Sayangnya, kedua hal itu menjadi gagasan terburuk untuk orangtuamu.

Ternyata, urusan pilihan hidup saja bisa seruwet ini, kan? Jika kamu punya banyak pilihan, dengarkan kata hatimu dan putuskanlah dengan bijaksana.

Nah, bila kamu termasuk yang gak pernah punya banyak pilihan dalam hidup, kamu jadi gak perlu iri lagi pada teman-temanmu. Semua orang ternyata tetap memiliki masalah masing-masing.

Kalaupun cuma ada satu jalan untukmu, jalani dengan ikhlas. Hasilnya pasti akan baik dan suatu saat nanti kamu bakal memiliki lebih banyak pilihan dalam hidupmu.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Menghargai Pilihan Hidup Orang Lain

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya