Comscore Tracker

5 Hal yang Selalu Dilakukan Pembuat Terobosan, Gak Mudah Puas

Mereka punya semangat tinggi untuk berinovasi 

Mampu membuat terobosan tidaklah mudah. Orang yang bisa melakukannya tidak sekadar menemukan cara lain untuk mencapai sesuatu. Cara tersebut harus lebih minim risiko dibandingkan metode lain yang sudah umum dilakukan orang.

Sering kali ia harus menghadapi pro dan kontra terkait terobosan yang dibuatnya. Sebaik apa pun terobosannya, gak semua orang akan langsung setuju. Namun, seorang pembuat terobosan tidak pernah berhenti memikirkan hal-hal baru yang lebih efektif dan efisien. Lima hal ini menjadi bagian dari kesehariannya.

1. Mencari ide merupakan tugas pentingnya

5 Hal yang Selalu Dilakukan Pembuat Terobosan, Gak Mudah Puasilustrasi bekerja (pexels.com/Gustavo Fring)

Orang yang suka membuat terobosan tentunya sosok yang kreatif. Ia tidak hanya mengikuti segala prosedur yang telah ada. Dia bukan pelestari aturan melainkan pembuat gebrakan. Itulah kenapa, ide menjadi sesuatu yang amat penting baginya.

Pikirannya akan selalu diliputi sejumlah pertanyaan, seperti, "Apakah tidak ada cara lain yang lebih mudah, cepat, dan hasilnya makin baik? Mengapa harus begini?". Pertanyaa tersebut cenderung menunjukkan ketidakpuasan pada semua yang selama ini sudah dilakukan atau dihasilkan. Inilah yang akan mengantarkannya menemukan ide-ide lain untuk perbaikan.

2. Mau belajar lebih banyak untuk mengatasi tantangan yang ada

5 Hal yang Selalu Dilakukan Pembuat Terobosan, Gak Mudah Puasilustrasi bekerja (pexels.com/ANTONI SHKRABA)

Terobosan tidak dibuat secara asal-asalan. Jika seseorang mencoba membuat terobosan tanpa banyak belajar, ia justru dapat menciptakan berbagai masalah baru. Dia bakal dikenal sebagai pengacau tatanan karena apa yang dilakukannya gagal memberikan manfaat yang lebih besar.

Oleh sebab itu, kemauan untuk terus belajar pasti ada dalam diri pembuat terobosan yang sejati. Ia tidak hanya sulit dipuaskan oleh hal-hal di luar dirinya, tetapi juga terus merasa ada yang masih perlu dipelajarinya.

Begitu ada sesuatu yang mengganggu pikirannya tetapi ia tak tahu jawabannya, dia akan mencarinya sampai ditemukan. Makin banyak ia belajar, makin kecil risiko terobosannya gagal dan berbuah olok-olok orang. Dia tidak mau berusaha menghilangkan kekacauan kecil dengan menciptakan kekacauan yang lebih besar.

Baca Juga: 5 Cara Introver untuk Menjadi Seorang Pemimpin yang Baik dan Tegas

3. Cermat membandingkan usaha dengan hasil

5 Hal yang Selalu Dilakukan Pembuat Terobosan, Gak Mudah Puasilustrasi menghitung uang (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Terobosan selalu berkaitan dengan cara yang lebih efektif dan efisien. Jadi, bukan sekadar cara yang berbeda dari yang sudah ada. Perbandingan antara usaha dengan hasil menjadi perhatian utama pembuat terobosan.

Ia harus menciptakan cara yang lebih mudah, cepat, dan minim risiko untuk memperoleh hasil yang sama. Bahkan sebisa mungkin, hasilnya juga menjadi lebih besar atau lebih baik. Kalau kriteria keberhasilan di atas tak terpenuhi, berarti ia belum menciptakan terobosan dan harus berpikir lagi dari awal.

4. Sulit puas sebelum berhasil

5 Hal yang Selalu Dilakukan Pembuat Terobosan, Gak Mudah Puasilustrasi senang (pexels.com/Gustavo Fring)

Seperti dijelaskan dalam poin 3, pencari terobosan selalu siap memulai lagi pencariannya akan cara yang lebih efektif dan efisien. Ia tidak lelah oleh kegagalan. Dia lebih baik mengulang usahanya membuat terobosan sampai menemukan yang terbaik ketimbang gegabah mengemukakannya pada orang lain dan terobosan itu gagal saat diuji coba.

Rasa tidak mudah puas ini seimbang dengan sifatnya yang gak gampang putus asa. Sebab apabila keduanya tak beriringan, ia hanya akan sampai pada rasa frustrasi tanpa mencapai pencerahan tentang apa yang bisa dilakukan berikutnya.

5. Tidak suka dengan segala yang berbelit-belit dan menyulitkan orang

5 Hal yang Selalu Dilakukan Pembuat Terobosan, Gak Mudah Puasilustrasi bekerja (pexels.com/Thirdman)

Terobosan dibuat bukan tanpa tujuan. Salah satunya, menghilangkan segala proses yang berbelit-belit padahal masih bisa dibikin ringkas. Itu akan lebih baik buat semua orang supaya mereka tak menghabiskan banyak waktu dan energi untuk hal-hal yang bisa dibuat lebih simpel.

Tak heran apabila orang yang suka membuat terobosan kerap terlihat tidak sabar ketika harus berhadapan dengan segala yang berbelit-belit. Namun di sisi lain, tentu saja ia tak mampu ikut campur dalam segala hal meski punya banyak gagasan yang lebih baik buat menyederhanakan proses.

Terobosan selalu diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Namun, pembuat terobosan tidak hanya dituntut buat banyak akal, melainkan juga bijaksana. Ini untuk meminimalkan akibat buruk dari suatu terobosan.

Baca Juga: 5 Sikap yang Harus Dimiliki Pemimpin agar Bisa Membawa Perubahan  

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya