Comscore Tracker

5 Komentar Jahat Saat Pasangan Seseorang Berpulang, Gak Berempati!

#IDNTimesLife Jangan sampai kamu begini

Kalau kamu sering mengira sumber stres terbesar adalah pekerjaan, masih belum tepat. Meski tumpukan pekerjaan bisa membuatmu capek fisik maupun psikis, tekanannya gak akan sekuat kalau kamu ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh pasanganmu.

Ya, kematian pasangan meninggalkan duka yang mendalam bagi siapa pun. Sangat berbeda dengan perpisahan akibat perceraian. Maka, kamu harus sangat berhati-hati bila hendak mengomentarinya. Jangan sampai kamu seperti gak punya hati dengan berkata ...

1. "Cepat-cepat cari penggantinya saja."

5 Komentar Jahat Saat Pasangan Seseorang Berpulang, Gak Berempati!Unsplash.com/extratypical

Kalau kamu sampai berkomentar seperti ini, kamu benar-benar keterlaluan. Ini bukan pertandingan olahraga yang pemainnya bisa diganti kapan pun pelatih merasa perlu. Apalagi seperti barang yang kalau rusak tinggal beli baru.

Ini tentang manusia dan seseorang tengah sangat berduka akibat kepergiannya. Apa pun dalihmu berkata begitu, sama sekali gak bisa dibenarkan. Bahkan tanah di makamnya masih basah, kok sudah menyuruh pasangannya cari pengganti. Jahat!

2. "Pasti menyesal, kan? Banyak yang belum bisa kamu berikan untuknya."

5 Komentar Jahat Saat Pasangan Seseorang Berpulang, Gak Berempati!Unsplash.com/sondhi_03

Gak usah kamu berkomentar seperti ini, perasaannya sudah gak keruan. Kamu gak perlu menambahi penderitaannya. Lagi pula, dia lebih paham apa saja yang sudah dan belum bisa diberikannya pada pasangannya selama hidupnya. Kamu gak usah sok tahu.

Jangan lupa, kamu mungkin juga sudah punya pasangan. Belum tentu kamu telah berhasil membahagiakan pasanganmu. Jadi, urus saja tanggung jawabmu pada pasanganmu, bukan tanggung jawab orang lain pada pasangannya.

3. "Wah, kamu jadi senang dong? Kan, dia sering jahat sama kamu."

5 Komentar Jahat Saat Pasangan Seseorang Berpulang, Gak Berempati!Unsplash.com/nichue

Bahkan meski kamu benar tentang perangai pasangannya yang gak baik, komentar seperti ini tetap gak pantas. Semasa dia masih hidup, saudara atau temanmu mungkin merasa menderita dan ingin berpisah saja darinya.

Namun apakah itu berarti dia mengharapkan kematiannya? Tentu saja gak, kan? Dia cuma gak ingin lagi terikat sebagai pasangannya, bukan mengharapkannya bernasib buruk.

Terlebih bila mereka telah lama bersama dan memiliki anak-anak. Kematiannya tetaplah menjadi pukulan berat. Ia punya tugas besar menjelaskannya pada anak-anak dan melanjutkan pengasuhan mereka seorang diri. Maka jangan bersikap seolah-olah sudah selayaknya dia bergembira.

Baca Juga: 5 Bahayanya Kalau Kamu Dekat dengan Orang yang Tak Memiliki Empati

4. "Dia meninggalkan warisan apa saja?"

5 Komentar Jahat Saat Pasangan Seseorang Berpulang, Gak Berempati!Unsplash.com/byrdman85

Buat apa juga kamu menanyakan soal harta yang ditinggalkan orang yang sudah meninggal? Mau sedikit atau banyak, toh, kamu bukan ahli warisnya. Selain cuma bikin kamu tampak kepo, kamu juga gak bakal kecipratan kok.

Di mana-mana, warisan itu urusan internal suatu keluarga. Terlalu privasi. Sebagai orang luar, kamu benar-benar gak boleh ikut campur. Ketimbang mengurusi warisan orang, lebih baik fokus bekerja biar kamu juga bisa mewariskan banyak hal yang bermanfaat buat keluargamu.

5. "Yuk, pergi senang-senang biar kamu gak sedih lagi."

5 Komentar Jahat Saat Pasangan Seseorang Berpulang, Gak Berempati!Unsplash.com/afonsocoutinhoo

Kemungkinan besar kamu hanya bermaksud baik. Kamu ingin menghiburnya biar dia gak sedih lagi. Namun sadarkah kamu kalau perkataan seperti ini malah bisa membuatnya merasa kesedihannya diremehkan?

Dia baru ditinggal belahan jiwanya. Jelas dia merasa gak ada sesuatu pun di dunia ini yang akan bisa mengobati kesedihannya. Apalagi sekadar kesenangan-kesenangan yang kamu tawarkan dan semua sudah bisa dibayangkannya.

Bukannya menerima ajakanmu, bisa jadi dia malah akan makin menarik diri darimu dan orang-orang. Dia merasa gak ada yang bisa mengerti perasaannya. Lebih baik menikmati kesedihannya sendiri saja.

Ya, berkomunikasi dengan orang yang tengah berduka memang butuh kehati-hatian. Jadilah lebih peka. Bahkan tutup mulut rapat-rapat masih jauh lebih baik daripada kamu salah berkomentar. 

Baca Juga: Peka Banget sama Sekitar, Ini 5 Tanda Kamu Memiliki Empati Tinggi!

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya